Javascript must be enabled to continue!
Peningkatan Produksi Tanaman Bangun-Bangun (Coleus amboinicus L.) Daerah Sumatera Barat Dengan Penggunaan Kompos Eceng Gondok
View through CrossRef
Tujuan penelitian adalah mempelajari potensi daun bangun-bangun yang ditanam di beberapa daerah Sumatera Barat, kandungan gizinya dan untuk mengetahui formulasi pupuk yang tepat untuk meningkatkan produksi tanaman bangun-bangun. Penelitian dilaksanakan selama 6 bulan di Laboratorium Peternakan Unand Padang, Laboratorium Peternakan dan Kebun Percobaan Politani Negeri Payakumbuh. Metode penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan lima perlakuan dan 4 ulangan. Adapun perlakuan pupuk kompos eceng gondoknya adalah A (Tanpa pupuk N (0%) + Kompos eceng gondok 100%), B (Pupuk N 25% + Kompos eceng gondok 75%), C (Pupuk N 50% + Kompos eceng gondok 50%), D (Pupuk N 75% + Kompos eceng gondok 25%) dan E (Pupuk N 100% + Tanpa Kompos (0%). Adapun parameter yang diukur adalah tinggi tanaman, jumlah cabang, bunga, laju tumbuh relatif, berat segar (gr/tanaman). Hasil penelitian yang didapatkan berupa data identifikasi tanaman bangun-bangun dan kandungan gizi daun bangun-bangun untuk daerah Padang, Padang Panjang dan Payakumbuh. Identifikasi tanaman daun bangun-bangun terdiri dari: keadaan lingkungan dan deskripsi tanaman. Kandungan gizi tanaman bangun-bangun protein kasar 19, 24 – 24, 98%; lemak kasar 4,21 – 5,98%, Serat kasar 9,08 -14,17%, Abu 11,34 -16,25%, Ca 1,992 – 2,133%, P 0,194 – 0,337 dan gross energi (GE) 3820 – 4070,01 kal/g. Dosis pupuk eceng gondok berpengaruh nyata (P<0.05) terhadap laju tumbuh relatif, berat segar (gr/tanaman), sedangkan terhadap tinggi tanaman, cabang primer, dan bunga tidak berpengaruh nyata (P>0.05). Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan 100% kompos eceng gondok dapat meningkatkan laju pertumbuhan relatif, bobot berangkasan segar (gr/tanaman) dan bobot berangkasan kering (gr/tanaman), sedangkan perbandingan pupuk kompos tidak berpengaruh secara nyata (P>0.05) terhadap tinggi tanaman dan jumlah cabang.
Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh
Title: Peningkatan Produksi Tanaman Bangun-Bangun (Coleus amboinicus L.) Daerah Sumatera Barat Dengan Penggunaan Kompos Eceng Gondok
Description:
Tujuan penelitian adalah mempelajari potensi daun bangun-bangun yang ditanam di beberapa daerah Sumatera Barat, kandungan gizinya dan untuk mengetahui formulasi pupuk yang tepat untuk meningkatkan produksi tanaman bangun-bangun.
Penelitian dilaksanakan selama 6 bulan di Laboratorium Peternakan Unand Padang, Laboratorium Peternakan dan Kebun Percobaan Politani Negeri Payakumbuh.
Metode penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan lima perlakuan dan 4 ulangan.
Adapun perlakuan pupuk kompos eceng gondoknya adalah A (Tanpa pupuk N (0%) + Kompos eceng gondok 100%), B (Pupuk N 25% + Kompos eceng gondok 75%), C (Pupuk N 50% + Kompos eceng gondok 50%), D (Pupuk N 75% + Kompos eceng gondok 25%) dan E (Pupuk N 100% + Tanpa Kompos (0%).
Adapun parameter yang diukur adalah tinggi tanaman, jumlah cabang, bunga, laju tumbuh relatif, berat segar (gr/tanaman).
Hasil penelitian yang didapatkan berupa data identifikasi tanaman bangun-bangun dan kandungan gizi daun bangun-bangun untuk daerah Padang, Padang Panjang dan Payakumbuh.
Identifikasi tanaman daun bangun-bangun terdiri dari: keadaan lingkungan dan deskripsi tanaman.
Kandungan gizi tanaman bangun-bangun protein kasar 19, 24 – 24, 98%; lemak kasar 4,21 – 5,98%, Serat kasar 9,08 -14,17%, Abu 11,34 -16,25%, Ca 1,992 – 2,133%, P 0,194 – 0,337 dan gross energi (GE) 3820 – 4070,01 kal/g.
Dosis pupuk eceng gondok berpengaruh nyata (P<0.
05) terhadap laju tumbuh relatif, berat segar (gr/tanaman), sedangkan terhadap tinggi tanaman, cabang primer, dan bunga tidak berpengaruh nyata (P>0.
05).
Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan 100% kompos eceng gondok dapat meningkatkan laju pertumbuhan relatif, bobot berangkasan segar (gr/tanaman) dan bobot berangkasan kering (gr/tanaman), sedangkan perbandingan pupuk kompos tidak berpengaruh secara nyata (P>0.
05) terhadap tinggi tanaman dan jumlah cabang.
Related Results
Pendampingan Pembuatan Kreasi Eceng Gondok pada Anggota Forum Komunikasi Disabilitas Kudus (FKDK)
Pendampingan Pembuatan Kreasi Eceng Gondok pada Anggota Forum Komunikasi Disabilitas Kudus (FKDK)
Forum Komunikasi Disabilitas Kudus (FKDK) merupakan suatu komunitas resmi penyandang disabilitas di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah yang sudah diakui pemerintah dan berdiri sejak Bula...
PEMANFAATAN ECENG GONDOK FERMENTASI TERHADAP KARKAS DAN NON KARKAS DOMBA LOKAL JANTAN LEPAS SAPIH
PEMANFAATAN ECENG GONDOK FERMENTASI TERHADAP KARKAS DAN NON KARKAS DOMBA LOKAL JANTAN LEPAS SAPIH
Eceng gondok merupakan salah satu limbah masyarakat yang dapat digunakan untuk memenuhikurangnya kebutuhan pakan hijauan ternak domba. Eceng gondok dapat dijadikan sebagai pakan te...
PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN SAWI (Brassica juncea L.) PADA BERBAGAI BOKASHI ECENG GONDOK
PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN SAWI (Brassica juncea L.) PADA BERBAGAI BOKASHI ECENG GONDOK
Penelitian bertujuan mengetahui pertumbuhan dan produksi tanaman sawi (Brassica juncea L.), pada berbagai bokashi eceng gondok. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan Rancanga...
Pelatihan Pemanfaatan Ekstrak dari Limbah Eceng Gondok pada Pembuatan Hand Sanitizer sebagai Antiseptik Alami
Pelatihan Pemanfaatan Ekstrak dari Limbah Eceng Gondok pada Pembuatan Hand Sanitizer sebagai Antiseptik Alami
Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan daun eceng gondok sebagai bahan pembuatan hand sanitizer atau gel antiseptik alami. Daun eceng gondok tidak akan menimbulkan...
Pengaruh Pupuk Kompos Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Beberapa Varietas Kedelai (Glycine max(L.) Merrill)
Pengaruh Pupuk Kompos Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Beberapa Varietas Kedelai (Glycine max(L.) Merrill)
Kebutuhan kedelai di Indonesia terus meningkat seiring dengan kesadaran masyarakat dalam mengonsumsi makanan bergizi. Salah satu upaya untuk meningkatkan hasil kedelai adalah denga...
ANALISA POTENSI ECENG GONDOK (Eichhornia crassipes ) DANAU LIMBOTO SEBAGAI PAKAN TERNAK
ANALISA POTENSI ECENG GONDOK (Eichhornia crassipes ) DANAU LIMBOTO SEBAGAI PAKAN TERNAK
ABSTRAK Pakan merupakan faktor penting yang menentukan keberhasilan usaha peternakan. Tinggi rendahnya nilai suatu bahan pakan ditentukan oleh kualitas dan kuantitas nutrien yang ...
Distribusi Spasial dan Temporal Eceng Gondok di Danau Rawa Pening
Distribusi Spasial dan Temporal Eceng Gondok di Danau Rawa Pening
Eceng gondok adalah gulma invasif yang apabila tidak dikelola maka pertumbuhannya akan menurunkan kualitas perairan, merusak ekosistem, dan dapat mempercepat proses pendangkalan di...

