Javascript must be enabled to continue!
SENSUALITAS DALAM KONTEN “YOUTUBE’S GOT TALENT” PADA CHANNEL SKINNYINDONESIAN24
View through CrossRef
Youtube merupakan salah satu media baru yang banyak diakses oleh masyarakat. Dalam perkembangannya, Youtube memungkinkan penontonnya menjadi, producer sekaligus consumer. Hal ini mengakibatkan bermunculannya content creator baru yang hanya berorientasi mencari keuntungan, salah satunya dengan membuat konten yang mengandung unsur sensual. Hal ini menuai kritikan dari content creator yang sudah lebih dahulu berkarya di Youtube, salah satunya adalah SkinnyIndonesian24. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana SkinnyIndonesian24 mengemas kritik sensualitas melalui konten “Youtube’s Got Talent”. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan dianalisis menggunakan CDA model Norman Fairclough. Pada tahap text, kritik sensualitas ditemukan pada anak kalimat, kombinasi anak kalimat, relasi, serta identitas pembuat konten yang berusaha ditampilkan. Pada tahap discourses analysis, teks diteliti dengan menilik si pembuat konten dan bagaimana upaya menampilkan sebuah realita pada konten tersebut. Pada tahap sociocultural practice, teks diteliti dengan melihat faktor eksternal yang mempengaruhi pemaknaan terhadap sesuatu di masyarakat. Kesimpulan yang dapat ditarik dalam penelitian ini adalah konten sensualitas dijadikan alat untuk menaikkan popularitas bagi beberapa content creator di Youtube. Realita dalam konten tersebut menggambarkan antusiasme netizen yang sesungguhnya dalam mengkonsumsi konten yang mengandung unsur sensualitas. Pengemasan konten sensualitas yang tidak bijak hanya berujung pada naiknya popularitas dan penurunan kualitas konten di Youtube.
Kata Kunci: Youtube ; Sensuality ; Content Creator ; Critical Discourses Analysis.
Universitas Negeri Surabaya
Title: SENSUALITAS DALAM KONTEN “YOUTUBE’S GOT TALENT” PADA CHANNEL SKINNYINDONESIAN24
Description:
Youtube merupakan salah satu media baru yang banyak diakses oleh masyarakat.
Dalam perkembangannya, Youtube memungkinkan penontonnya menjadi, producer sekaligus consumer.
Hal ini mengakibatkan bermunculannya content creator baru yang hanya berorientasi mencari keuntungan, salah satunya dengan membuat konten yang mengandung unsur sensual.
Hal ini menuai kritikan dari content creator yang sudah lebih dahulu berkarya di Youtube, salah satunya adalah SkinnyIndonesian24.
Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana SkinnyIndonesian24 mengemas kritik sensualitas melalui konten “Youtube’s Got Talent”.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan dianalisis menggunakan CDA model Norman Fairclough.
Pada tahap text, kritik sensualitas ditemukan pada anak kalimat, kombinasi anak kalimat, relasi, serta identitas pembuat konten yang berusaha ditampilkan.
Pada tahap discourses analysis, teks diteliti dengan menilik si pembuat konten dan bagaimana upaya menampilkan sebuah realita pada konten tersebut.
Pada tahap sociocultural practice, teks diteliti dengan melihat faktor eksternal yang mempengaruhi pemaknaan terhadap sesuatu di masyarakat.
Kesimpulan yang dapat ditarik dalam penelitian ini adalah konten sensualitas dijadikan alat untuk menaikkan popularitas bagi beberapa content creator di Youtube.
Realita dalam konten tersebut menggambarkan antusiasme netizen yang sesungguhnya dalam mengkonsumsi konten yang mengandung unsur sensualitas.
Pengemasan konten sensualitas yang tidak bijak hanya berujung pada naiknya popularitas dan penurunan kualitas konten di Youtube.
Kata Kunci: Youtube ; Sensuality ; Content Creator ; Critical Discourses Analysis.
Related Results
Talent management in Spanish SME hotel sector
Talent management in Spanish SME hotel sector
(English) Hospitality has a great role in economy of Spain as the second most visited country in the world. Human resources (HRs) are the most important resources in this industry....
IDENTITAS GENDER DAN SENSUALITAS TUBUH TANDHAK DALAM PANGGUNG PERTUNJUKAN LUDRUK LEROK ANYAR
IDENTITAS GENDER DAN SENSUALITAS TUBUH TANDHAK DALAM PANGGUNG PERTUNJUKAN LUDRUK LEROK ANYAR
Penelitian yang berjudul “Identitas Gender Dan Sensualitas Tubuh Tandhak Dalam Panggung Pertunjukan Ludruk Lerok Anyar“ ini menganalisis tentang tubuh para tandhak ludruk pada kel...
Chinese expatriate employee perceptions of talent management
Chinese expatriate employee perceptions of talent management
(English) In recent years, the global expansion of Chinese multinational corporations has led to an increasing reliance on expatriate assignments. Despite the growing strategic rol...
Motivasi Audiens terhadap Kecenderungan Menonton Channel YouTube Windah Basudara
Motivasi Audiens terhadap Kecenderungan Menonton Channel YouTube Windah Basudara
Abstract. YouTube is one of the Social Broadcasting Networks media whose usage in Indonesia is increasing to 80.57 million and is projected to continue to increase to 96.80 million...
Pengaruh Talent Management terhadap Kinerja Pegawai
Pengaruh Talent Management terhadap Kinerja Pegawai
Abstract.One of the factors suspected of influencing employee performance is talent management. Talent Management is a concept that starts from how to plan, acquire, develop, and m...
REPRESENTASI SENSUALITAS DALAM IKLAN OBAT KUAT DI LOKAPASAR INDONESIA
REPRESENTASI SENSUALITAS DALAM IKLAN OBAT KUAT DI LOKAPASAR INDONESIA
Artikel ini mengkaji iklan obat kuat pria di lokapasar yang menampilkan aspek sensualitas laki-laki dan perempuan. Tanda-tanda sensualitas dalam iklan dikaji menggunakan pendekatan...
Disorientation of Religious Sacred Values in Religious Content on Youtube
Disorientation of Religious Sacred Values in Religious Content on Youtube
Religious content on YouTube is increasingly popular and provides an opportunity for individuals and organizations to spread religious teachings and practices to a global audience....
En skvatmølle i Ljørring
En skvatmølle i Ljørring
A Horizontal Mill at Ljørring, Jutland.Horizontal water-mills have been in use in Jutland since the beginning of the Christian era 2). But the one here described shows so close a c...

