Javascript must be enabled to continue!
Gambaran status gizi akseptor Keluarga Berencana (KB) Implan di Wilayah Surabaya
View through CrossRef
Pendahuluan: Penggunaan jenis implan masih banyak digunakan di Indonesia. Namun, penggunaan kontrasepsi ini dapat menimbulkan efek negatif pada status gizi pengguna. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran status gizi akseptor KB Implan di Wilayah Surabaya. Metodologi: deskiptif analitik dengan desain cross sectional, 102 orang (sampel) yang didapat dengan teknik purposive sampling. Sampel penelitian adalah akseptor KB Implan di Wilayah Surabaya. Hasil: Hasil status gizi akseptor KB Implan di Wilayah Surabaya menunjukkan bahwa akseptor dengan status gizi kurang 3 akseptor (2,9%), status gizi normal 65 akseptor (65%), status gizi overweight 15 akspetor (14,7%), dan status gizi obesitas 19 akseptor (18,7%). Diskusi: Gambaran status gizi pada akseptor KB Implan di Wilayah Surabaya memiliki status gizi yang baik, namun perlu dikembangkan faktor-faktor yang mempengaruhi status gizi akseptor KB implan.
Universitas Islam Sultan Agung
Title: Gambaran status gizi akseptor Keluarga Berencana (KB) Implan di Wilayah Surabaya
Description:
Pendahuluan: Penggunaan jenis implan masih banyak digunakan di Indonesia.
Namun, penggunaan kontrasepsi ini dapat menimbulkan efek negatif pada status gizi pengguna.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran status gizi akseptor KB Implan di Wilayah Surabaya.
Metodologi: deskiptif analitik dengan desain cross sectional, 102 orang (sampel) yang didapat dengan teknik purposive sampling.
Sampel penelitian adalah akseptor KB Implan di Wilayah Surabaya.
Hasil: Hasil status gizi akseptor KB Implan di Wilayah Surabaya menunjukkan bahwa akseptor dengan status gizi kurang 3 akseptor (2,9%), status gizi normal 65 akseptor (65%), status gizi overweight 15 akspetor (14,7%), dan status gizi obesitas 19 akseptor (18,7%).
Diskusi: Gambaran status gizi pada akseptor KB Implan di Wilayah Surabaya memiliki status gizi yang baik, namun perlu dikembangkan faktor-faktor yang mempengaruhi status gizi akseptor KB implan.
Related Results
ANALISIS FAKTOR PENGARUH RENDAHNYA PENGGUNAAN METODE KONTRASEPSI JANGKA PANJANG IMPLANT DI PMB SRI MULYATI, S.Keb Tahun 2023
ANALISIS FAKTOR PENGARUH RENDAHNYA PENGGUNAAN METODE KONTRASEPSI JANGKA PANJANG IMPLANT DI PMB SRI MULYATI, S.Keb Tahun 2023
Menurut data Badan Pusat Statistik tahun 2021 pemakaian alat kontrasepsi di Indonesia, yaitu : suntikan 66,49 % akseptor, Pil 15,55 % akseptor, Implant 8,85 % akseptor, IUD 7,08 % ...
PENGARUH KARAKTERISTIK AKSEPTOR KB TERHADAP KETIDAKIKUTSERTAAN PEMILIHAN ALAT KONTRASEPSI IMPLAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS WONOKROMO
PENGARUH KARAKTERISTIK AKSEPTOR KB TERHADAP KETIDAKIKUTSERTAAN PEMILIHAN ALAT KONTRASEPSI IMPLAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS WONOKROMO
Di wilayah Wonokromo jumlah peserta KB aktif yakni, 4.099 akseptor KB. Terdiri dari IUD 754 akseptor, MOW/MOP 768 akseptor, implan 145 akseptor, suntik 1.220 akseptor, pil 29 aksep...
Hubungan Lama Pemakaian dengan Efek Samping KB Implan Wilayah Kerja Puskesmas Wanaraya
Hubungan Lama Pemakaian dengan Efek Samping KB Implan Wilayah Kerja Puskesmas Wanaraya
Salah satu kontrasepsi jangka panjang (MKJP) adalah implan yang digunakan selama 5 tahun dan bersifat seversible. Keuntungan dari kontrasepsi yang efektifitasnya tinggi, angka kega...
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP AKSEPTOR KB AKTIF TENTANG KONTRASEPSI IMPLAN DI DESA DOKO KECAMATAN NGASEM KABUPATEN KEDIRI
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP AKSEPTOR KB AKTIF TENTANG KONTRASEPSI IMPLAN DI DESA DOKO KECAMATAN NGASEM KABUPATEN KEDIRI
Kontrasepsi dibutuhkan untuk membatasi jumlah penduduk. Masyarakat banyak yang sudah mengetahui mengenai keluarga berencana, namun hanya beberapa orang saja yang tertarik untuk men...
Determinan Pengambilan Keputusan Menjadi Akseptor Kontrasepsi Implan
Determinan Pengambilan Keputusan Menjadi Akseptor Kontrasepsi Implan
Penelitian ini dilakukan karena angka akseptor KB khususnya kontrasepsi implan di Puskesmas Rijali Kota Ambon ini masih di bawah Standar Pelayanan Minimal (SPM) kesehatan ya...
PERBEDAAN PENGETAHUAN GIZI, BODY IMAGE, ASUPAN ENERGI DAN STATUS GIZI PADA MAHASISWI GIZI DAN NON GIZI UNIVERSITAS DIPONEGORO
PERBEDAAN PENGETAHUAN GIZI, BODY IMAGE, ASUPAN ENERGI DAN STATUS GIZI PADA MAHASISWI GIZI DAN NON GIZI UNIVERSITAS DIPONEGORO
Latar Belakang: Sebesar 8.7% penduduk usia >18 tahun mengalami gizi kurang. Hal ini menunjukkan bahwa permasalahan gizi di Indonesia masih menjadi masalah kesehatan utama. Pada...
GAMBARAN KEBIASAAN MEMBACA LABEL PANGAN BERDASARKAN STATUS GIZI MAHASISWA GIZI POLTEKKES KEMENKES BENGKULU TAHUN 2023
GAMBARAN KEBIASAAN MEMBACA LABEL PANGAN BERDASARKAN STATUS GIZI MAHASISWA GIZI POLTEKKES KEMENKES BENGKULU TAHUN 2023
ABSTRAK
Label gizi merupakan informasi yang ditujukan kepada masyarakat untuk memberikan informasi terkait manfaat dan kandungan gizi makanan dalam kemasan tersebut. Membac...
ASUHAN KEPERAWATAN HIPERTERMIA PADA An. K DENGAN DEMAM THYPOID DI RUANG PARIKESIT RST WIJAYAKUSUMA PURWOKERTO
ASUHAN KEPERAWATAN HIPERTERMIA PADA An. K DENGAN DEMAM THYPOID DI RUANG PARIKESIT RST WIJAYAKUSUMA PURWOKERTO
Puskesmas Haurpanggung pada tahun 2022 cakupan penggunaan MKJP untuk kontrasepsi implan sebanyak 405 orang (6,61%). Ketakutan akan rasa nyeri saat penyisipan Implant merupakan sumb...

