Javascript must be enabled to continue!
ETNOMATEMATIKA TARI CACI MANGGARAI: EKSPLORASI KONSEP GEOMETRI, SIMETRI, DAN TRANSFORMASI
View through CrossRef
Abstrak: Tari Caci merupakan seni pertunjukan tradisional masyarakat Manggarai yang mengandung berbagai nilai budaya serta potensi konsep matematika. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis konsep geometri, simetri, dan transformasi yang terdapat dalam Tari Caci melalui pendekatan etnomatematika. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi terhadap tiga narasumber dari komunitas masyarakat Manggarai di Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Hasil penelitian menunjukkan empat konsep matematika utama, yaitu geometri pada arena berbentuk lingkaran dan pola gerak penari, simetri rotasi dan refleksi pada posisi penari, transformasi geometri berupa translasi dan refleksi dalam pergerakan penari, serta konsep geometri pada motif kain Songke berupa pola belah ketupat berulang dan simetri bidang. Temuan ini menunjukkan bahwa Tari Caci memiliki potensi sebagai konteks pembelajaran matematika yang kontekstual sekaligus mendukung pelestarian budaya lokal.
Kata Kunci: etnomatematika, tari Caci, budaya Manggarai, kearifan lokal
Abstract : The Caci dance is a traditional performing art of the Manggarai people that embodies various cultural values and mathematical concepts. This study aims to identify and analyse the concepts of geometry, symmetry and transformation found in the Caci dance through an ethnomathematics approach. The study employed a qualitative descriptive method using observation, semi-structured interviews and documentation involving three informants from the Manggarai community in Kupang Regency, East Nusa Tenggara Province. The results of the study reveal four main mathematical concepts: geometry in the circular arena and the dancers’ movement patterns; rotational and reflective symmetry in the dancers’ positions; geometric transformations in the form of translations and reflections in the dancers’ movements; and geometric concepts in the Songke fabric motifs, specifically repeating rhombus patterns and plane symmetry. These findings suggest that the Caci Dance has the potential to serve as a context for contextual mathematics learning whilst also supporting the preservation of local culture
Keywords: ethnomathematics, Caci dance, Manggarai Culture, local wisdom
Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi
Title: ETNOMATEMATIKA TARI CACI MANGGARAI: EKSPLORASI KONSEP GEOMETRI, SIMETRI, DAN TRANSFORMASI
Description:
Abstrak: Tari Caci merupakan seni pertunjukan tradisional masyarakat Manggarai yang mengandung berbagai nilai budaya serta potensi konsep matematika.
Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis konsep geometri, simetri, dan transformasi yang terdapat dalam Tari Caci melalui pendekatan etnomatematika.
Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi terhadap tiga narasumber dari komunitas masyarakat Manggarai di Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Hasil penelitian menunjukkan empat konsep matematika utama, yaitu geometri pada arena berbentuk lingkaran dan pola gerak penari, simetri rotasi dan refleksi pada posisi penari, transformasi geometri berupa translasi dan refleksi dalam pergerakan penari, serta konsep geometri pada motif kain Songke berupa pola belah ketupat berulang dan simetri bidang.
Temuan ini menunjukkan bahwa Tari Caci memiliki potensi sebagai konteks pembelajaran matematika yang kontekstual sekaligus mendukung pelestarian budaya lokal.
Kata Kunci: etnomatematika, tari Caci, budaya Manggarai, kearifan lokal
Abstract : The Caci dance is a traditional performing art of the Manggarai people that embodies various cultural values and mathematical concepts.
This study aims to identify and analyse the concepts of geometry, symmetry and transformation found in the Caci dance through an ethnomathematics approach.
The study employed a qualitative descriptive method using observation, semi-structured interviews and documentation involving three informants from the Manggarai community in Kupang Regency, East Nusa Tenggara Province.
The results of the study reveal four main mathematical concepts: geometry in the circular arena and the dancers’ movement patterns; rotational and reflective symmetry in the dancers’ positions; geometric transformations in the form of translations and reflections in the dancers’ movements; and geometric concepts in the Songke fabric motifs, specifically repeating rhombus patterns and plane symmetry.
These findings suggest that the Caci Dance has the potential to serve as a context for contextual mathematics learning whilst also supporting the preservation of local culture
Keywords: ethnomathematics, Caci dance, Manggarai Culture, local wisdom .
Related Results
Keunikan Ragam Bahasa Tarian Caci Manggarai
Keunikan Ragam Bahasa Tarian Caci Manggarai
Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan keunikan suatu kebudayaan di Flores Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) tepatnya di Manggarai. Masyarakat Manggarai memiliki ciri khas bu...
KONSEP GARAPAN TARI TURAK DEWA MUSIRAWAS
KONSEP GARAPAN TARI TURAK DEWA MUSIRAWAS
Terbentuknya sebuah karya tari tidak terlepas pada konsep-konsep yang melatarbelakanginya. Konsep garapan tari tidak serta merta hadir dan dapat terwujud dengan mudah. Ada banyak p...
NILAI-NILAI KEMANUSIAAN DALAM LAGU ‘AKU RETANG BAO’ DI MANGGARAI NUSA TENGGARA TIMUR
NILAI-NILAI KEMANUSIAAN DALAM LAGU ‘AKU RETANG BAO’ DI MANGGARAI NUSA TENGGARA TIMUR
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan tinjauan nilai-nilai etika nyanyian tradisi nenggo pada pertunjukan tari caci di Manggarai NTT. Penelitian ini merupakan penelitian kua...
KONSEP GARAP TARI SAMBUT KAPO ILIM
KONSEP GARAP TARI SAMBUT KAPO ILIM
Abstrak: Karya tari yang berjudul “ Tari Sambut Kapo Ilim” merupakan karya yang terinsprirasi dari Tari Setabik yang berasal dari Musi Banyuasin. Terbentuknya sebuah karya tari ini...
PELESTARIAN TARI GALOMBANG DUO BALEH MELALUI PENCIPTAAN TARI TATAGOK
PELESTARIAN TARI GALOMBANG DUO BALEH MELALUI PENCIPTAAN TARI TATAGOK
The existence of the "Galombang Duo Baleh" Dance among the young generation of cultural heirs in Nagari Pitalah is in an alarming condition. It is clear that the lack of interest o...
KREATIVITAS WAHYU JATMIKO DALAM TARI BEDHAYA MEDANG KAMULAN DI SANGGAR KRIDHA RASA TUNGGAL KABUPATEN NGANJUK
KREATIVITAS WAHYU JATMIKO DALAM TARI BEDHAYA MEDANG KAMULAN DI SANGGAR KRIDHA RASA TUNGGAL KABUPATEN NGANJUK
Tari Bedhaya Medang Kamulan merupakan tari bedhaya peringatan kemenangan Mpu Sindok. Penelitian ini mengungkap masalah yang berkaitan dengan tari Bedhaya Medang Kamulan karya Wahyu...
INOVASI GERAK TARI JAIPONGAN DI KLINIK TARI GONDO ART PRODUCTION MENGGUNAKAN METODE KONSTRUKSI JAQUELINE SMITH
INOVASI GERAK TARI JAIPONGAN DI KLINIK TARI GONDO ART PRODUCTION MENGGUNAKAN METODE KONSTRUKSI JAQUELINE SMITH
Proses Inovasi Gerak Tari Jaipongan yang terjadi dikalangan generasi muda lebih digemari dari pada bentuk tari Jaipongan bentuk ketuk tilu. Hal menjadi permasalahan penting bagi pa...
Eksplorasi Etnomatematika Terhadap Konsep Geometri pada Rumah Joglo Pati
Eksplorasi Etnomatematika Terhadap Konsep Geometri pada Rumah Joglo Pati
Budaya dapat menentukan bagaimana cara pandang siswa dalam memahami sesuatu, termasuk dalam memahami suatu materi matematika. Apabila suatu materi matematika begitu jauh dari ke...

