Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Model Prediksi Penjadwalan Produksi Energi Terbarukan dengan Algoritma XGBoost dan Analisis Interpretatif Menggunakan SHAP

View through CrossRef
Penjadwalan produksi energi terbarukan adalah kegiatan untuk menyeimbangkan antara pasokan dan permintaan energi dalam siklus sistem energi berkelanjutan. Berbagai jenis energi terbarukan seperti hidro, angin, matahari, dan lainnya akan melalui pemodelan prediktif dari jadwal produksi menggunakan algoritma Extreme Gradient Boosting (XGBoost) yang dikombinasikan dengan pendekatan interpretabilitas model menggunakan SHapley Additive exPlanations (SHAP). Penelitian ini menggunakan data sekunder dengan parameter Tahun, Negara, Energi Surya, Energi Angin, Energi Hidro, Energi Terbarukan Lainnya, dan Total Energi Terbarukan. Pemodelan menunjukkan bahwa energi angin dan energi matahari memiliki prediksi produksi yang meningkat ketika nilai fitur tinggi dan energi angin memiliki efek negatif ketika nilai fitur rendah. Penelitian ini memiliki kontribusi yang signifikan terhadap faktor yang mempengaruhi penjadwalan dan juga berpeluang untuk penerapan sistem cerdas dalam pengambilan keputusan sektor energi. Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar untuk merumuskan strategi manajemen energi berkelanjutan yang memiliki potensi untuk mengintegrasikan kecerdasan buatan dan transparansi model dalam kebijakan energi terbarukan.
Title: Model Prediksi Penjadwalan Produksi Energi Terbarukan dengan Algoritma XGBoost dan Analisis Interpretatif Menggunakan SHAP
Description:
Penjadwalan produksi energi terbarukan adalah kegiatan untuk menyeimbangkan antara pasokan dan permintaan energi dalam siklus sistem energi berkelanjutan.
Berbagai jenis energi terbarukan seperti hidro, angin, matahari, dan lainnya akan melalui pemodelan prediktif dari jadwal produksi menggunakan algoritma Extreme Gradient Boosting (XGBoost) yang dikombinasikan dengan pendekatan interpretabilitas model menggunakan SHapley Additive exPlanations (SHAP).
Penelitian ini menggunakan data sekunder dengan parameter Tahun, Negara, Energi Surya, Energi Angin, Energi Hidro, Energi Terbarukan Lainnya, dan Total Energi Terbarukan.
Pemodelan menunjukkan bahwa energi angin dan energi matahari memiliki prediksi produksi yang meningkat ketika nilai fitur tinggi dan energi angin memiliki efek negatif ketika nilai fitur rendah.
Penelitian ini memiliki kontribusi yang signifikan terhadap faktor yang mempengaruhi penjadwalan dan juga berpeluang untuk penerapan sistem cerdas dalam pengambilan keputusan sektor energi.
Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar untuk merumuskan strategi manajemen energi berkelanjutan yang memiliki potensi untuk mengintegrasikan kecerdasan buatan dan transparansi model dalam kebijakan energi terbarukan.

Related Results

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Audit Energi pada Dua Produk Kaca Lembaran di sebuah Pabrik Kaca
Audit Energi pada Dua Produk Kaca Lembaran di sebuah Pabrik Kaca
Industri pembuatan kaca tersusun atas empat bagian primer, yaitu: kaca lembaran, kaca khusus, kaca fiber, dan kaca container. Pabrik X merupakan sebuah perusahaan besar penghasil k...
Sosialisasi Energi Terbarukan dan Pelatihan Perakitan Listrik Tenaga Surya pada Siswa Sekolah Alam Le Cendekia Gowa
Sosialisasi Energi Terbarukan dan Pelatihan Perakitan Listrik Tenaga Surya pada Siswa Sekolah Alam Le Cendekia Gowa
Energi  terbarukan  adalah  energi  yang  berasal  dari  sumber  energi terbarukan. Sumber energi terbarukan adalah sumber energi yang dapat digunakan tanpa batas waktu dan tidak a...
Perbandingan Kinerja Algoritma Naïve Bayes Dan C.45 Dalam Klasifikasi Spam Email
Perbandingan Kinerja Algoritma Naïve Bayes Dan C.45 Dalam Klasifikasi Spam Email
Antispam dengan algoritma tertentu yang dapat memisahkan antara spam-mail dengan non spam mail. Perbandingan kinerja antara algoritma naïve bayes, dan decision tree yang memakai al...
PEMODELAN SISTEM PENJADWALAN PERKULIAHAN MENGGUNAKAN ALGORITMA GENETIKA
PEMODELAN SISTEM PENJADWALAN PERKULIAHAN MENGGUNAKAN ALGORITMA GENETIKA
Penjadwalan perkuliahan merupakan kegiatan pembuatan jadwal kuliah pada perguruan tinggi. Jadwal kuliah tersebut akan dijadikan sebagai acuan kegiatan belajar mengajar selama satu ...
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
Analisis waktu standar produksi merupakan salah satu analisis metoda kuantitatif yang dilakukan untuk mengukur waktu produksi dan bertujuan agar dapat memiliki waktu standar sebaga...
Socialization of New and Renewable Energy for Community of Sawah Lebar Baru Sub-District, Ratu Agung District, Bengkulu City
Socialization of New and Renewable Energy for Community of Sawah Lebar Baru Sub-District, Ratu Agung District, Bengkulu City
Pertumbuhan ekonomi dan kemajuan teknologi akan menyebabkan tingginya penggunaan energi. Sebagian besar energi di dunia menggunakan sumber energi berbasis fosil, dimana penggunaann...
Kajian Pendahuluan Aspek Ketahanan Nasional dalam RUU Energi Terbarukan Indonesia dari Perspektif Akademik
Kajian Pendahuluan Aspek Ketahanan Nasional dalam RUU Energi Terbarukan Indonesia dari Perspektif Akademik
Ketahanan energi merupakan aspek fundamental dalam ketahanan nasional, terutama bagi Indonesia yang memiliki potensi besar dalam energi terbarukan. Penelitian ini menganalisis aspe...

Back to Top