Javascript must be enabled to continue!
PENGARUH MACAM NANGAN DAN PUPUK NITROGEN TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KAKAO (Theoroma cacao L.)
View through CrossRef
Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh macam naungan dan dosis pupuk nitrogen terhadap pertumbuhan bibit kakao (Theobroma cacao l.). Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok lengkap (RAKL) yang disusun secara factorial dengan dua faktor. Faktor pertama adalah naungan yang terdiri dari perlakuan tanpa naungan (S0), atap rumbia (S1), atap plastic (S2), dan atap gedeg (S3), sedangkan faktor kedua adalah pupuk nitrogen yang terdiri dari dosis 0 gram Urea/bibit (N0), dosis 2,5 gram Urea/bibit (N1), dosis 5 gram Urea/bibit (N2), dosis 7,5 gram Urea/bibit (N3), dosis 10 gram Urea/bibit (N4). Pengamatan meliputi tinggi tanaman, jumlah daun,ndiameter batang, berat basah tajuk, berat kering tajuk, berat basah akar, berat kering akar.
Perlakuan pemupukan berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi tanaman, diameter batang, berat basah akar, berat kering akar, tetapi berpengaru sangat nyata terhadap jumlah daun, berat basah tajuk dan berat kering tajuk. Perlakuan naungan berpengaruh sangat nyata terhadap semua parameter, yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, berat basah basah tajuk, berat kering tajuk, berat basah akar dan berat kering akar. Hasil penelitian pengaruh dosis pupuk nitrogrn dan macam naungan tidak terdapt interaksi terhadap pertumbuhan bibit kakao
Kata Kunci : Tanaman kakao, Pupuk nitrogen, Macam naungan
Universitas Muhammadiyah Bengkulu
Title: PENGARUH MACAM NANGAN DAN PUPUK NITROGEN TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KAKAO (Theoroma cacao L.)
Description:
Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh macam naungan dan dosis pupuk nitrogen terhadap pertumbuhan bibit kakao (Theobroma cacao l.
).
Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok lengkap (RAKL) yang disusun secara factorial dengan dua faktor.
Faktor pertama adalah naungan yang terdiri dari perlakuan tanpa naungan (S0), atap rumbia (S1), atap plastic (S2), dan atap gedeg (S3), sedangkan faktor kedua adalah pupuk nitrogen yang terdiri dari dosis 0 gram Urea/bibit (N0), dosis 2,5 gram Urea/bibit (N1), dosis 5 gram Urea/bibit (N2), dosis 7,5 gram Urea/bibit (N3), dosis 10 gram Urea/bibit (N4).
Pengamatan meliputi tinggi tanaman, jumlah daun,ndiameter batang, berat basah tajuk, berat kering tajuk, berat basah akar, berat kering akar.
Perlakuan pemupukan berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi tanaman, diameter batang, berat basah akar, berat kering akar, tetapi berpengaru sangat nyata terhadap jumlah daun, berat basah tajuk dan berat kering tajuk.
Perlakuan naungan berpengaruh sangat nyata terhadap semua parameter, yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, berat basah basah tajuk, berat kering tajuk, berat basah akar dan berat kering akar.
Hasil penelitian pengaruh dosis pupuk nitrogrn dan macam naungan tidak terdapt interaksi terhadap pertumbuhan bibit kakao
Kata Kunci : Tanaman kakao, Pupuk nitrogen, Macam naungan.
Related Results
PENGARUH PEMBERIAN FUNGI MIKORIZA ARBUSKULAR DAN KOMPOS KULIT BUAH KAKAO PADA PERTUMBUHAN BIBIT KAKAO (Theobroma cacao L.)
PENGARUH PEMBERIAN FUNGI MIKORIZA ARBUSKULAR DAN KOMPOS KULIT BUAH KAKAO PADA PERTUMBUHAN BIBIT KAKAO (Theobroma cacao L.)
Usaha pembibitan kakao yang dilakukan secara besar-besaran seringkali menghadapi masalah ketersediaan air penyiraman. Untuk mengatasi hal tersebut, pemberian Fungi Mikoriza Arbusku...
DAYA SAING EKSPOR KAKAO OLAHAN INDONESIA
DAYA SAING EKSPOR KAKAO OLAHAN INDONESIA
Indonesia merupakan penghasil kakao terbesar ketiga di dunia. Sebagian besar kakao diekspor keluar negeri. Maka pemerintah menerapkan peraturan yang membatasi ekspor kakao. Menurun...
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
PENGARUH PUPUK HAYATI DAN PUPUK KANDANG TERHADAP INTENSITAS PENYAKIT MOLER (Fusarium oxysporum) DAN PRODUKSI BAWANG MERAH BERPOLA TANAM ORGANIK
PENGARUH PUPUK HAYATI DAN PUPUK KANDANG TERHADAP INTENSITAS PENYAKIT MOLER (Fusarium oxysporum) DAN PRODUKSI BAWANG MERAH BERPOLA TANAM ORGANIK
Rendahnya produksi bawang merah di Indonesia disebabkan salah satunya oleh penyakit moler (Fusarium oxysporum). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk h...
DISERTASI (FERMENTASI BIJI KAKAO KERING TERKENDALI MENGGUNAKAN INOKULUM MIKROBIA)
DISERTASI (FERMENTASI BIJI KAKAO KERING TERKENDALI MENGGUNAKAN INOKULUM MIKROBIA)
Biji kakao kering ditingkat petani sebagian besar dihasilkan tanpa fermentasiyang mempunyai beberapa kelemahan diantaranya tidak menghasilkan prekursorflavour khas kakao. Upaya unt...
PENINGKATAN NILAI TAMBAH PRODUK KAKAO DI DESA SUNGAI LANGKA KABUPATEN PESAWARAN
PENINGKATAN NILAI TAMBAH PRODUK KAKAO DI DESA SUNGAI LANGKA KABUPATEN PESAWARAN
Agribisnis kakao di Kabupaten Pesawaran masih menghadapi berbagai masalah kompleks antara lain rendahnya produktivitas kakao, mutu produk masih rendah, dan belum adanya nilai tamba...
Analisis Pengaruh Produksi, Harga Dan Nilai Tukar Terhadap Ekspor Biji Kakao Indonesia Ke Belanda
Analisis Pengaruh Produksi, Harga Dan Nilai Tukar Terhadap Ekspor Biji Kakao Indonesia Ke Belanda
Indonesia adalah salah satu produsen biji kakao terbesar di dunia. Kakao menjadi salah satu komoditi unggulan Indonesia yang di ekspor ke pasar internasional. Belanda menjadi salah...
Budidaya Tanaman Kakao (Theobroma cacao L.)
Budidaya Tanaman Kakao (Theobroma cacao L.)
Tanaman kakao (Theobroma cacao L) adalah komoditas yang tumbuh luas di seluruh Indonesia dan sering berkembang di wilayah tropis. Senagai bagian penting dari ekonomi Indonesia, ka...

