Javascript must be enabled to continue!
Budidaya Tanaman Kakao (Theobroma cacao L.)
View through CrossRef
Tanaman kakao (Theobroma cacao L) adalah komoditas yang tumbuh luas di seluruh Indonesia dan sering berkembang di wilayah tropis. Senagai bagian penting dari ekonomi Indonesia, kakao adalah komoditas nasional utama dan merupakan sumber penerimaan valuta asing terbesar ketiga di subsector perkebunan, setelah minyak sawit dan karet. Industry kuliner, minuman, kosmetik, dan farmasi semuanya menggunakan kakao sebagai bahan mentah untuk membuat barang-barang seperti permen, bubuk kakao, dan lemak kakao. Tujuan dari pratikum ini adalah untuk mengetahui jenis-jenis tanaman kakao dan mengetahui budidaya tanaman kakao. Metode yang digunakan yaitu pencucian biji kakao, perendaman biji kakao, pembersian lingkungan, persiapan beberapa media, pengesian mini polibag, pengaturan jarak antar mini polibag, dan cara penanaman biji kakao. Hasil dari partaikum ini adalah Budidaya tanaman kakao dapat memberikan hasil yang optimal apabila dilakukan sesuai dengan kaidah teknis budidaya yang tepat, mulai dari pemilihan bibit unggul, persiapan lahan, penanaman, pemeliharaan, hingga panen dan pascapanen. Faktor lingkungan seperti kesesuaian lahan, ketersediaan air, intensitas cahaya, serta kondisi iklim sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan dan produktivitas tanaman kakao. Pemupukan yang berimbang, baik menggunakan pupuk organik maupun anorganik, terbukti mampu meningkatkan kesuburan tanah dan mendukung pertumbuhan vegetatif serta generatif tanaman kakao
Science, Technology, and Education Care
Title: Budidaya Tanaman Kakao (Theobroma cacao L.)
Description:
Tanaman kakao (Theobroma cacao L) adalah komoditas yang tumbuh luas di seluruh Indonesia dan sering berkembang di wilayah tropis.
Senagai bagian penting dari ekonomi Indonesia, kakao adalah komoditas nasional utama dan merupakan sumber penerimaan valuta asing terbesar ketiga di subsector perkebunan, setelah minyak sawit dan karet.
Industry kuliner, minuman, kosmetik, dan farmasi semuanya menggunakan kakao sebagai bahan mentah untuk membuat barang-barang seperti permen, bubuk kakao, dan lemak kakao.
Tujuan dari pratikum ini adalah untuk mengetahui jenis-jenis tanaman kakao dan mengetahui budidaya tanaman kakao.
Metode yang digunakan yaitu pencucian biji kakao, perendaman biji kakao, pembersian lingkungan, persiapan beberapa media, pengesian mini polibag, pengaturan jarak antar mini polibag, dan cara penanaman biji kakao.
Hasil dari partaikum ini adalah Budidaya tanaman kakao dapat memberikan hasil yang optimal apabila dilakukan sesuai dengan kaidah teknis budidaya yang tepat, mulai dari pemilihan bibit unggul, persiapan lahan, penanaman, pemeliharaan, hingga panen dan pascapanen.
Faktor lingkungan seperti kesesuaian lahan, ketersediaan air, intensitas cahaya, serta kondisi iklim sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan dan produktivitas tanaman kakao.
Pemupukan yang berimbang, baik menggunakan pupuk organik maupun anorganik, terbukti mampu meningkatkan kesuburan tanah dan mendukung pertumbuhan vegetatif serta generatif tanaman kakao.
Related Results
DAYA SAING EKSPOR KAKAO OLAHAN INDONESIA
DAYA SAING EKSPOR KAKAO OLAHAN INDONESIA
Indonesia merupakan penghasil kakao terbesar ketiga di dunia. Sebagian besar kakao diekspor keluar negeri. Maka pemerintah menerapkan peraturan yang membatasi ekspor kakao. Menurun...
TINGKAT SERANGAN PENYAKIT BUSUK BUAH KAKAO (Phytophthora palmivora L.) DAN KEHILANGAN HASIL TANAMAN KAKAO DI KECAMATAN DARUL IHSAN KABUPATEN ACEH TIMUR
TINGKAT SERANGAN PENYAKIT BUSUK BUAH KAKAO (Phytophthora palmivora L.) DAN KEHILANGAN HASIL TANAMAN KAKAO DI KECAMATAN DARUL IHSAN KABUPATEN ACEH TIMUR
Indonesia merupakan salah satu satu negara pembudidaya tanaman kakao paling luas di dunia dan termasuk negara penghasil kakao terbesar ketiga setelah Pantai Gading dan Ghana, yakn...
PENINGKATAN NILAI TAMBAH PRODUK KAKAO DI DESA SUNGAI LANGKA KABUPATEN PESAWARAN
PENINGKATAN NILAI TAMBAH PRODUK KAKAO DI DESA SUNGAI LANGKA KABUPATEN PESAWARAN
Agribisnis kakao di Kabupaten Pesawaran masih menghadapi berbagai masalah kompleks antara lain rendahnya produktivitas kakao, mutu produk masih rendah, dan belum adanya nilai tamba...
DISERTASI (FERMENTASI BIJI KAKAO KERING TERKENDALI MENGGUNAKAN INOKULUM MIKROBIA)
DISERTASI (FERMENTASI BIJI KAKAO KERING TERKENDALI MENGGUNAKAN INOKULUM MIKROBIA)
Biji kakao kering ditingkat petani sebagian besar dihasilkan tanpa fermentasiyang mempunyai beberapa kelemahan diantaranya tidak menghasilkan prekursorflavour khas kakao. Upaya unt...
Analisis Pengaruh Produksi, Harga Dan Nilai Tukar Terhadap Ekspor Biji Kakao Indonesia Ke Belanda
Analisis Pengaruh Produksi, Harga Dan Nilai Tukar Terhadap Ekspor Biji Kakao Indonesia Ke Belanda
Indonesia adalah salah satu produsen biji kakao terbesar di dunia. Kakao menjadi salah satu komoditi unggulan Indonesia yang di ekspor ke pasar internasional. Belanda menjadi salah...
Pengaruh Letak Buah pada Berbagai Umur Tanaman Terhadap Mutu Kakao (Theobroma cacao L.)
Pengaruh Letak Buah pada Berbagai Umur Tanaman Terhadap Mutu Kakao (Theobroma cacao L.)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh letak buah dan perbedaan umur tanaman terhadap mutu kakao. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni tahun 2015. Pengambilan sa...
PENGARUH PEMBERIAN FUNGI MIKORIZA ARBUSKULAR DAN KOMPOS KULIT BUAH KAKAO PADA PERTUMBUHAN BIBIT KAKAO (Theobroma cacao L.)
PENGARUH PEMBERIAN FUNGI MIKORIZA ARBUSKULAR DAN KOMPOS KULIT BUAH KAKAO PADA PERTUMBUHAN BIBIT KAKAO (Theobroma cacao L.)
Usaha pembibitan kakao yang dilakukan secara besar-besaran seringkali menghadapi masalah ketersediaan air penyiraman. Untuk mengatasi hal tersebut, pemberian Fungi Mikoriza Arbusku...
PENGARUH BAHAN ORGANIK BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN KAKAO BELUM MENGHASILKAN
PENGARUH BAHAN ORGANIK BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN KAKAO BELUM MENGHASILKAN
Tanaman kakao merupakan tanaman perkebunan dengan ciri khas bunga dan buah muncul dari batang atau cabang. Produksi kakao dipengaruhi oleh keadaan saat tanam. Peningkatan pertumbu...

