Javascript must be enabled to continue!
OPTIMALISASI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN NARINGENIN MELALUI SISTEM PENGHANTARAN NANOTRANSFERSOM
View through CrossRef
Naringenin sebagai agen antioksidan secara alami yang telah banyak di teliti, namun efektivitasnya terbatas disebabkan penyerapannya yang buruk karena sulit melewati membran sel. Transfersom diperkenalkan sebagai sistem penghantaran yang memiliki gugus hidrofilik dan hidrofobik sehingga mampu mengubah bentuk sehingga mudah melewati pori-pori dengan diameter yang jauh lebih kecil. Tujuan penelitian ini adalah mengoptimalkan aktivitas antioksidan naringenin melalui sistem penghantaran nanotransfersom. Nanotransfersom naringenin dibuat menggunakan metode hidrasi lapis tipis dan dikarakterisasi berdasarkan ukuran, indeks polidispersi partikel, zeta potensial, efisiensi penjebakan dan aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH. Berdasarkan hasil penelitian nanotransfersom naringenin mampu menjebak hingga 92,4% dengan ukuran partikel 62,6 nm, nilai PDI 0,209, potensi zeta −32,5 mV. Naringenin dalam nanotransfersom menunjukkan potensi 2 kali lebih baik sebagai antioksidan dibandingkan dengan naringenin dengan nilai IC50 naringenin 6.132 ± 0.325 dan transfersom naringenin adalah 3.739 ± 0.144. Hasil ini menunjukkan bahwa nanotransfersom naringenin dapat digunakan sebagai pembawa yang efektif untuk sediaan obat oral maupun topikal.
Universitas Perjuangan Tasikmalaya
Title: OPTIMALISASI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN NARINGENIN MELALUI SISTEM PENGHANTARAN NANOTRANSFERSOM
Description:
Naringenin sebagai agen antioksidan secara alami yang telah banyak di teliti, namun efektivitasnya terbatas disebabkan penyerapannya yang buruk karena sulit melewati membran sel.
Transfersom diperkenalkan sebagai sistem penghantaran yang memiliki gugus hidrofilik dan hidrofobik sehingga mampu mengubah bentuk sehingga mudah melewati pori-pori dengan diameter yang jauh lebih kecil.
Tujuan penelitian ini adalah mengoptimalkan aktivitas antioksidan naringenin melalui sistem penghantaran nanotransfersom.
Nanotransfersom naringenin dibuat menggunakan metode hidrasi lapis tipis dan dikarakterisasi berdasarkan ukuran, indeks polidispersi partikel, zeta potensial, efisiensi penjebakan dan aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH.
Berdasarkan hasil penelitian nanotransfersom naringenin mampu menjebak hingga 92,4% dengan ukuran partikel 62,6 nm, nilai PDI 0,209, potensi zeta −32,5 mV.
Naringenin dalam nanotransfersom menunjukkan potensi 2 kali lebih baik sebagai antioksidan dibandingkan dengan naringenin dengan nilai IC50 naringenin 6.
132 ± 0.
325 dan transfersom naringenin adalah 3.
739 ± 0.
144.
Hasil ini menunjukkan bahwa nanotransfersom naringenin dapat digunakan sebagai pembawa yang efektif untuk sediaan obat oral maupun topikal.
Related Results
Polymeric Forms of Plant Flavonoids Obtained by Enzymatic Reactions
Polymeric Forms of Plant Flavonoids Obtained by Enzymatic Reactions
Naringenin is one of the flavonoids originating from citrus fruit. This polyphenol is mainly found in grapefruit, orange and lemon. The antioxidant and antimicrobial properties of ...
Essential Pharmacokinetics and Pharmacodynamics of Naringenin: Underpinning the Cardioprotective Potential of Citrus‐Based Traditional Medicine
Essential Pharmacokinetics and Pharmacodynamics of Naringenin: Underpinning the Cardioprotective Potential of Citrus‐Based Traditional Medicine
ABSTRACT
Naringenin, a naturally occurring flavanone predominantly found in citrus fruits, exhibits diverse biological activities, including antioxidant, antitumo...
Effect of naringenin on the replication of herpes simplex virus
Effect of naringenin on the replication of herpes simplex virus
Antiviral activities of naringenin against herpes simplex viruses type 1 (HSV-1) strain KOS and type 2 (HSV-2) strain Baylor 186 on Vero cells using plaque reduction, inactivation,...
Metabolic engineering of
Acinetobacter baylyi
ADP1 for naringenin production
Metabolic engineering of
Acinetobacter baylyi
ADP1 for naringenin production
Abstract
Naringenin, a flavanone and a precursor for a variety of flavonoids, has potential applications in the health and pharmaceutical sectors...
Novel Polymeric Biomaterial Based on Naringenin
Novel Polymeric Biomaterial Based on Naringenin
Biomaterials prepared based on raw plant materials are becoming more and more popular due to their specific properties and environmental friendliness. Naringenin is a flavonoid nat...
Synergistic Effects of Naringenin and Metformin on Dyslipidemia and Glucose Regulation in High Fructose-Fed Rats
Synergistic Effects of Naringenin and Metformin on Dyslipidemia and Glucose Regulation in High Fructose-Fed Rats
Background:
Excessive intake of fructose can lead to insulin resistance (IR). Metformin is commonly used as a first-line treatment for type 2 diabetes, and naringenin, ...
Enhancement of bioavailable naringenin from low furocoumarin grapefruit for use in functionalconfections
Enhancement of bioavailable naringenin from low furocoumarin grapefruit for use in functionalconfections
Naringenin, a flavonoid in grapefruit, is associated with favorable health outcomes due to its beneficial bioactive properties. This research aimed to improve the naringenin delive...
AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN PENETAPAN KADAR FENOL TOTAL DARI MIKROALGA LAUT Chlorella vulgaris
AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN PENETAPAN KADAR FENOL TOTAL DARI MIKROALGA LAUT Chlorella vulgaris
Antioksidan merupakan senyawa yang dapat menangkal radikal bebas, beberapa penelitian membuktikan mikroalga memiliki aktivitas sebagai antioksidan yang mampu menangkal radikal beba...

