Javascript must be enabled to continue!
Integrasi Ilmu: Signifikansi dan Modelnya dalam Menggapai Kemajuan Peradaban Bangsa
View through CrossRef
Integrasi ilmu merupakan salah satu upaya strategis untuk mengatasi dikotomi antara ilmu agama dan ilmu pengetahuan umum yang berkembang dalam tradisi pendidikan modern. Dikotomi tersebut tidak hanya berdampak pada perkembangan keilmuan umat Islam, tetapi juga memengaruhi kemampuan lembaga pendidikan Islam dalam merespons perkembangan sains, teknologi, dan berbagai persoalan masyarakat kontemporer. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji pengertian, sejarah, signifikansi, paradigma, model, serta implementasi integrasi ilmu sebagai salah satu faktor yang dapat mendukung kemajuan peradaban bangsa. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi ilmu menempatkan berbagai disiplin keilmuan dalam suatu hubungan yang saling melengkapi dengan tauhid sebagai landasan epistemologis. Dalam perkembangannya, terdapat empat paradigma utama integrasi ilmu, yaitu islamisasi ilmu, ilmuisasi Islam, integrasi-interkoneksi, dan transdisipliner. Selain itu, berkembang berbagai model integrasi keilmuan, antara lain model IFIAS, ASASI, Islamic Worldview, Struktur Pengetahuan Islam, Bucaillisme, integrasi berbasis filsafat klasik, tasawuf, dan fikih. Implementasi integrasi ilmu di Indonesia tercermin dalam pengembangan kurikulum pendidikan serta transformasi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam menjadi Universitas Islam Negeri yang mengembangkan ilmu agama, sosial-humaniora, sains, dan teknologi secara lebih terintegrasi. Integrasi ilmu dengan demikian memiliki posisi penting dalam menghapus dikotomi keilmuan, membangun kembali tradisi keilmuan Islam, serta menghasilkan sarjana Muslim yang mampu menguasai ilmu agama sekaligus sains dan teknologi. Penguatan implementasi integrasi ilmu diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap kemajuan peradaban bangsa Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.
Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta
Title: Integrasi Ilmu: Signifikansi dan Modelnya dalam Menggapai Kemajuan Peradaban Bangsa
Description:
Integrasi ilmu merupakan salah satu upaya strategis untuk mengatasi dikotomi antara ilmu agama dan ilmu pengetahuan umum yang berkembang dalam tradisi pendidikan modern.
Dikotomi tersebut tidak hanya berdampak pada perkembangan keilmuan umat Islam, tetapi juga memengaruhi kemampuan lembaga pendidikan Islam dalam merespons perkembangan sains, teknologi, dan berbagai persoalan masyarakat kontemporer.
Artikel ini bertujuan untuk mengkaji pengertian, sejarah, signifikansi, paradigma, model, serta implementasi integrasi ilmu sebagai salah satu faktor yang dapat mendukung kemajuan peradaban bangsa.
Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi ilmu menempatkan berbagai disiplin keilmuan dalam suatu hubungan yang saling melengkapi dengan tauhid sebagai landasan epistemologis.
Dalam perkembangannya, terdapat empat paradigma utama integrasi ilmu, yaitu islamisasi ilmu, ilmuisasi Islam, integrasi-interkoneksi, dan transdisipliner.
Selain itu, berkembang berbagai model integrasi keilmuan, antara lain model IFIAS, ASASI, Islamic Worldview, Struktur Pengetahuan Islam, Bucaillisme, integrasi berbasis filsafat klasik, tasawuf, dan fikih.
Implementasi integrasi ilmu di Indonesia tercermin dalam pengembangan kurikulum pendidikan serta transformasi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam menjadi Universitas Islam Negeri yang mengembangkan ilmu agama, sosial-humaniora, sains, dan teknologi secara lebih terintegrasi.
Integrasi ilmu dengan demikian memiliki posisi penting dalam menghapus dikotomi keilmuan, membangun kembali tradisi keilmuan Islam, serta menghasilkan sarjana Muslim yang mampu menguasai ilmu agama sekaligus sains dan teknologi.
Penguatan implementasi integrasi ilmu diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap kemajuan peradaban bangsa Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
ISLAM DAN PERADABAN MELAYU
ISLAM DAN PERADABAN MELAYU
Islam peradaban melayu apapun bentuknya menjadi (manifestasi) iman dan amal saleh manusia dalam pengabdian kepada Tuhan Yang Maha Esa. Islam peradaban dalam menegakkan tidak hanya ...
PERSEPULUHAN MENURUT MALEAKHI 3:7-12
PERSEPULUHAN MENURUT MALEAKHI 3:7-12
Kitab Maleakhi menyatakan ketertinggalan bangsa Israel dalam mewujudkan ketaatannya kepada Allah. Meskipun demikian Allah tetap mengasihi mereka. Maleakhi mengajak bangsa ini untuk...
DEMENSI BUDAYA LOKAL DALAM TRADISI HAUL DAN MAULIDAN BAGI KOMUNITAS SEKARBELA MATARAM
DEMENSI BUDAYA LOKAL DALAM TRADISI HAUL DAN MAULIDAN BAGI KOMUNITAS SEKARBELA MATARAM
<p>Penelitian ini dilakukan di Kotamadya<br />Mataram Nusa Tenggara Barat. Sasaran<br />penelitian adalah suatu masyarakat lokal yang<br />menamakan dirinya...
Modul Pelatihan Fasilitator Pembentukan Gugus Tugas Revolusi Mental
Modul Pelatihan Fasilitator Pembentukan Gugus Tugas Revolusi Mental
Konsep Revolusi Mental yang disampaikan Presiden Joko Widodo ternyata mendapat sambutan luas di masyarakat. Itu artinya rakyat mengakui bahwa mental atau karakter bangsa Indonesia ...
Perspektif Hukum dalam Mempertahankan HAM Guru Honorer
Perspektif Hukum dalam Mempertahankan HAM Guru Honorer
ABSTRAK
Pendidikan merupakan faktor penting bagi kemajuan suatu bangsa. Pendidikan yang berkualitas akan membuat bangsa Indonesia maju dan bermartabat, sedangkan pendidikan yang t...
PERIODE PERKEMBANGAN PERADABAN ISLAM DAN CIRI-CIRINYA
PERIODE PERKEMBANGAN PERADABAN ISLAM DAN CIRI-CIRINYA
Artikel ini mengulas periode perkembangan peradaban Islam dan ciri-cirinya yang membentuk identitas budaya Islam secara luas. Peradaban Islam mengalami beberapa periode penting yan...

