Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

KONSEP MANUSIA SEBAGAI AL-BASYAR DALAM AL-QUR’AN

View through CrossRef
Al-basyar merupakan salah satu istilah di al-qur’an dalam konteks jasmaniah untuk menyebut manusia. Manusia merupakan salah satu objek yang eksistensinya dapat diamati secara langsung oleh panca indra, memiliki gambaran fisik atau wujud nyata dan bentuk yang padat. Tujuan penulisan artikel untuk menganalisis konteks manusia sebagai al-basyar dalam al-qur’an. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan library research yang sumberdatanya berasal dari kepustakaan, buku, dan jurnal terpadu. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa (1) Konsep manusia sebagai al-basyar dalam al-qur’an menunjukkan bahwa manusia merupakan makhluk biologis yang secara fisik bisa dilihat oleh mata (jasmaniyah). (2) Kata al-Basyar terdiri dari huruf ba, syin dan ra yang secara bahasa berarti fisik manusia, disebutkan sebanyak 36 kali yang tersebar di 23 surat dalam al-qur’an dengan makna dan variasi tulisan yang berbeda. (3) Nabi merupakan manusia yang sama seperti manusia pada umumnya, tapi berbeda dengan manusia pada umumnya karena memiliki beberapa kelebihan yang beri oleh allah sebagai pembeda dari manusia biasa. Kata Kunci: Al-Basyar, Perspektif Al-Qur’an, Kebutuhan dasar manusia, Kenabian
Title: KONSEP MANUSIA SEBAGAI AL-BASYAR DALAM AL-QUR’AN
Description:
Al-basyar merupakan salah satu istilah di al-qur’an dalam konteks jasmaniah untuk menyebut manusia.
Manusia merupakan salah satu objek yang eksistensinya dapat diamati secara langsung oleh panca indra, memiliki gambaran fisik atau wujud nyata dan bentuk yang padat.
Tujuan penulisan artikel untuk menganalisis konteks manusia sebagai al-basyar dalam al-qur’an.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan library research yang sumberdatanya berasal dari kepustakaan, buku, dan jurnal terpadu.
Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa (1) Konsep manusia sebagai al-basyar dalam al-qur’an menunjukkan bahwa manusia merupakan makhluk biologis yang secara fisik bisa dilihat oleh mata (jasmaniyah).
(2) Kata al-Basyar terdiri dari huruf ba, syin dan ra yang secara bahasa berarti fisik manusia, disebutkan sebanyak 36 kali yang tersebar di 23 surat dalam al-qur’an dengan makna dan variasi tulisan yang berbeda.
(3) Nabi merupakan manusia yang sama seperti manusia pada umumnya, tapi berbeda dengan manusia pada umumnya karena memiliki beberapa kelebihan yang beri oleh allah sebagai pembeda dari manusia biasa.
Kata Kunci: Al-Basyar, Perspektif Al-Qur’an, Kebutuhan dasar manusia, Kenabian.

Related Results

AL-QUR’AN: THE ONLY DIVINE GUIDANCE IN PRISTINE FORM
AL-QUR’AN: THE ONLY DIVINE GUIDANCE IN PRISTINE FORM
  Al-Qur’an is the Final divine revelation sent down to the Final Messenger of God, the Prophet Muhammad (PBUH). Allah SWT is the creator of all humankind, Jinns, and all creatures...
Pelatihan Baca Tulis Al-Qur'an di TK/TPA Masjid Nurul Ikhsan Dusun Idaman
Pelatihan Baca Tulis Al-Qur'an di TK/TPA Masjid Nurul Ikhsan Dusun Idaman
Al-Qur’an adalah kitab suci ummat manusia merupakan sumber utama ajaran islam dan menjadi petunjuk kehidupan manusia karena isinya mencakup segala aspek ajaran agama yang disyariat...
KONSEP MANUSIA SEMPURNA MENURUT MUHAMMAD TAQÎ MISBÂH YAZDÎ
KONSEP MANUSIA SEMPURNA MENURUT MUHAMMAD TAQÎ MISBÂH YAZDÎ
AbstrakIlmu pengetahuan dengan pelbagai metodenya, telah menempatkan manusia pada jurang keterasingan yang dalam nan gelap. Tak hanya itu, ilmu pengetahuan yang mulanya dipahami se...
Tahfiz Al-Qur’an dalam Perspektif Mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir UIN Ar-Raniry Periode 2013-2015
Tahfiz Al-Qur’an dalam Perspektif Mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir UIN Ar-Raniry Periode 2013-2015
This study aims to find out how the views of students of the study program of al-Qur'an and Tafsir of the year among 2013-2015 on the subject of tahfiz al-Qur'an . This research is...
Relevansi Filsafat Bahasa dalam Memahami Al-Qur’an
Relevansi Filsafat Bahasa dalam Memahami Al-Qur’an
Filsafat bahasa adalah cabang filsafat yang mempelajari sifat, struktur, dan fungsi bahasa. Dalam konteks pemahaman Al-Qur'an, filsafat bahasa memiliki relevansi yang signifikan. A...
Pelatihan Tahsin Tahfidz Qur’an Di Rumah Tahfidz Qur’an At-Taqwa Masjid At-Taqwa Nusa Mappala Gowa
Pelatihan Tahsin Tahfidz Qur’an Di Rumah Tahfidz Qur’an At-Taqwa Masjid At-Taqwa Nusa Mappala Gowa
The Qur'an is the last holy book for mankind and thereafter no more holy book will be revealed by Allah. Muslims should be proud of the holy book of the Qur'an because the Qur'an i...
UAS ILMU POLITIK DAN PENDIDIKAN IPS ANANDA FIRDA AFIFAH
UAS ILMU POLITIK DAN PENDIDIKAN IPS ANANDA FIRDA AFIFAH
1.menurut saya kekuasaan adalah wewenang yang paling utama dalam yang harus dikuasaioleh manusia yang dimiliki oleh semua orang karena kekuasaan dapat mengubah kebijakankebijakan y...

Back to Top