Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

OPOSISI BINER PADA UNGKAPAN PAMALI MASYARAKAT TOLOTANG DESA OTTING: KAJIAN ANTROPOLOGI LEVI-STRAUSS

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan oposisi biner dalam pamali masyarakat Tolotang serta miteme dan mitos yang terdapat dalam pamali masyarakat Tolotang sebagai sumber data yang dapat dianalisis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan mendeskripsikan data yang diperoleh berdasarkan dengan kajian teori yang digunakan. Data yang digunakan ini adalah ungkapan yang dijadikan kalimat yang menunjukkan serta mengambarkan oposisi biner, miteme dan mitos yang terdapat pada ungkapan pamali masyarakat Tolotang desa Otting kecamatan Pitu Riawa Kabupaten Sidenreng Rappang menngunakan kajian antropologi Levi-Strauss. Hasil penelitian menunjukkan enam kategori oposisi biner dalam pamali yang menggambarkan aspek sosial dalam masyarakat Tolotang di Desa Otting, Kecamatan Pitu Riawa, Kabupaten Sidenreng Rappang. Pamali dalam masyarakat Tolotang berperan sebagai sistem kontrol sosial yang mencerminkan nilai-nilai budaya, moral, dan spiritual, mengatur hubungan antara individu, masyarakat, dan dunia spiritual. Melalui analisis struktural Levi- Strauss, pamali dipahami sebagai larangan simbolik yang berbasis oposisi biner, seperti sehat vs. sakit atau sopan vs. tidak sopan, dengan makna mendalam. Kepatuhan terhadap pamali diperkuat oleh struktur sosial hierarkis masyarakat Tolotang, memastikan stabilitas sosial dan spiritual yang harmonis.This study aims to describe the binary opposition in the Tolotang community's taboos and the myths and myths contained in the Tolotang community's taboos as a source of data that can be analyzed. This study uses a descriptive qualitative method by describing the data obtained based on the theoretical study used. The data used are expressions that are used as sentences that show and describe binary oppositions, myths and myths contained in the expressions of the Tolotang community's taboos in Otting Village, Pitu Riawa District, Sidenreng Rappang Regency using Levi-Strauss' anthropological study. The results of the study show six categories of binary oppositions in the taboos that describe social aspects in the Tolotang community in Otting Village, Pitu Riawa District, Sidenreng Rappang Regency. Pamali in the Tolotang community acts as a social control system that reflects cultural, moral, and spiritual values, regulating the relationship between individuals, society, and the spiritual world. Through Levi-Strauss' structural analysis, pamali is understood as a symbolic prohibition based on binary opposition, such as healthy vs. sick or polite vs. impolite, with deep meaning. Compliance with taboos is reinforced by the hierarchical social structure of Tolotang society, ensuring harmonious social and spiritual stability.
Perkumpulan Pengelola Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pengajarannya (PPJBSIP)
Title: OPOSISI BINER PADA UNGKAPAN PAMALI MASYARAKAT TOLOTANG DESA OTTING: KAJIAN ANTROPOLOGI LEVI-STRAUSS
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan oposisi biner dalam pamali masyarakat Tolotang serta miteme dan mitos yang terdapat dalam pamali masyarakat Tolotang sebagai sumber data yang dapat dianalisis.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan mendeskripsikan data yang diperoleh berdasarkan dengan kajian teori yang digunakan.
Data yang digunakan ini adalah ungkapan yang dijadikan kalimat yang menunjukkan serta mengambarkan oposisi biner, miteme dan mitos yang terdapat pada ungkapan pamali masyarakat Tolotang desa Otting kecamatan Pitu Riawa Kabupaten Sidenreng Rappang menngunakan kajian antropologi Levi-Strauss.
Hasil penelitian menunjukkan enam kategori oposisi biner dalam pamali yang menggambarkan aspek sosial dalam masyarakat Tolotang di Desa Otting, Kecamatan Pitu Riawa, Kabupaten Sidenreng Rappang.
Pamali dalam masyarakat Tolotang berperan sebagai sistem kontrol sosial yang mencerminkan nilai-nilai budaya, moral, dan spiritual, mengatur hubungan antara individu, masyarakat, dan dunia spiritual.
Melalui analisis struktural Levi- Strauss, pamali dipahami sebagai larangan simbolik yang berbasis oposisi biner, seperti sehat vs.
sakit atau sopan vs.
tidak sopan, dengan makna mendalam.
Kepatuhan terhadap pamali diperkuat oleh struktur sosial hierarkis masyarakat Tolotang, memastikan stabilitas sosial dan spiritual yang harmonis.
This study aims to describe the binary opposition in the Tolotang community's taboos and the myths and myths contained in the Tolotang community's taboos as a source of data that can be analyzed.
This study uses a descriptive qualitative method by describing the data obtained based on the theoretical study used.
The data used are expressions that are used as sentences that show and describe binary oppositions, myths and myths contained in the expressions of the Tolotang community's taboos in Otting Village, Pitu Riawa District, Sidenreng Rappang Regency using Levi-Strauss' anthropological study.
The results of the study show six categories of binary oppositions in the taboos that describe social aspects in the Tolotang community in Otting Village, Pitu Riawa District, Sidenreng Rappang Regency.
Pamali in the Tolotang community acts as a social control system that reflects cultural, moral, and spiritual values, regulating the relationship between individuals, society, and the spiritual world.
Through Levi-Strauss' structural analysis, pamali is understood as a symbolic prohibition based on binary opposition, such as healthy vs.
sick or polite vs.
impolite, with deep meaning.
Compliance with taboos is reinforced by the hierarchical social structure of Tolotang society, ensuring harmonious social and spiritual stability.

Related Results

Review Of Islamic Law Regarding The Beliefs Of The Banjar Community Regarding Pamali And Kapuhunan In Their Daily Lives
Review Of Islamic Law Regarding The Beliefs Of The Banjar Community Regarding Pamali And Kapuhunan In Their Daily Lives
ABSTRACT This research examines the Banjar people's habit of believing in pamali and kapuhunan. As indigenous Banjar people, most of them strongly believe in pamali and kapuhunan,...
TRADISI UPACARA TAHUNAN BUGIS TOWANI TOLOTANG DI “PERRINYAMENG” AMPARITA KABUPATEN SIDRAP
TRADISI UPACARA TAHUNAN BUGIS TOWANI TOLOTANG DI “PERRINYAMENG” AMPARITA KABUPATEN SIDRAP
Skripsi ini mengenai objek kajian Tradisi Upacara Tahunan Bugis Towani Tolotang di “Perrinyameng” Amparita Kabupaten Sidrap. Dengan memuat pokok permasalahan yang menjadi tujuan pe...
PEMIKIRAN STRUKTURALISME LEVI-STRAUSS
PEMIKIRAN STRUKTURALISME LEVI-STRAUSS
Strukturalisme Levi-Strauss merupakan salah satu paradigma dalam antropologi yang memudahkan kita mengungkap berbagai fenomena budaya yang terjadi dan diekspresikan oleh berbagai s...
Studi Eksploratif: Mengetahui Sumber, Makna, dan Respon Masyarakat Sunda Terhadap Budaya Pamali
Studi Eksploratif: Mengetahui Sumber, Makna, dan Respon Masyarakat Sunda Terhadap Budaya Pamali
Pamali diartikan sebagai sesuatu yang tidak diperbolehkan dan tidak boleh dilanggar, apabila pamali ini dilanggar dapat berdampak buruk kepada orang yang melanggarnya. Pamali juga ...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
School Dropout Among Children of the Towani Tolotang Community Parepare City
School Dropout Among Children of the Towani Tolotang Community Parepare City
This study aims to determine and analyze; 1) The perception of the Towani Tolotang community in Parepare city towards education, 2) factors causing children of the Towani Tolotang ...
UPAYA PENINGKATAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI SOSIALISASI PENGELOLAAN DANA DESA DALAM MENINGKATKAN DERAJAT KESEHATAN MASYARAKAT
UPAYA PENINGKATAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI SOSIALISASI PENGELOLAAN DANA DESA DALAM MENINGKATKAN DERAJAT KESEHATAN MASYARAKAT
Abstrak UU No. 19 Tahun 2023 tentang APBN dan Permendes No. 7 Tahun 2023 tentang Rincian Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2024 mencakup Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 202...
Kebudayaan Towani Tolotang Kabupaten Sidenreng Rappang
Kebudayaan Towani Tolotang Kabupaten Sidenreng Rappang
This paper aims to describe the scope of Towani Tolotang culture by explaining the history of the Towani Tolotang people, the spread of Towani Tolotang in Sidenreng Rappang Regency...

Back to Top