Javascript must be enabled to continue!
REVIEW ARTIKEL BUAH NAGA (Hylocereus polyrhizus) SEBAGAI ANTIOKSIDAN ALAMI
View through CrossRef
Polusi udara terus meningkat setiap tahun sementara fast food menjadi sumber energi yang kurang baik bagi tubuh. Polusi udara dan fast food dapat memicu pembentukan radikal bebas yaitu molekul tidak stabil yang berpotensi merusak sel tubuh. Kerusakan yang ditimbulkan bisa terjadi kanker. Radikal bebas ini dapat dinetralkan dengan bantuan antioksidan, senyawa yang mampu memberikan elektron untuk menstabilkan radikal bebas. Salah satu sumber antioksidan alami yang potensial adalah kulit buah naga (Hylocereus polyrhizus). Kulit buah naga (Hylocereus polyrhizus) mengandung senyawa flavonoid yang dikenal memiliki kemampuan sebagai antioksidan alami yang efektif. Artikel review ini bertujuan untuk mengkaji potensi antioksidan yang terdapat dalam kulit buah naga (Hylocereus polyrhizus). Studi literatur dilakukan melalui pencarian di Google dan Google Scholar untuk mengumpulkan informasi tentang manfaat antioksidan dari kulit buah naga. Artikel penelitian yang dianalisis adalah publikasi yang terbit dalam rentang tahun 2014 hingga 2024. Berdasarkan hasil penelitian yang dihimpun, kulit buah naga (Hylocereus polyrhizus) terbukti memiliki potensi besar sebagai sumber antioksidan alami.
Goacademica Research and Publishing
Title: REVIEW ARTIKEL BUAH NAGA (Hylocereus polyrhizus) SEBAGAI ANTIOKSIDAN ALAMI
Description:
Polusi udara terus meningkat setiap tahun sementara fast food menjadi sumber energi yang kurang baik bagi tubuh.
Polusi udara dan fast food dapat memicu pembentukan radikal bebas yaitu molekul tidak stabil yang berpotensi merusak sel tubuh.
Kerusakan yang ditimbulkan bisa terjadi kanker.
Radikal bebas ini dapat dinetralkan dengan bantuan antioksidan, senyawa yang mampu memberikan elektron untuk menstabilkan radikal bebas.
Salah satu sumber antioksidan alami yang potensial adalah kulit buah naga (Hylocereus polyrhizus).
Kulit buah naga (Hylocereus polyrhizus) mengandung senyawa flavonoid yang dikenal memiliki kemampuan sebagai antioksidan alami yang efektif.
Artikel review ini bertujuan untuk mengkaji potensi antioksidan yang terdapat dalam kulit buah naga (Hylocereus polyrhizus).
Studi literatur dilakukan melalui pencarian di Google dan Google Scholar untuk mengumpulkan informasi tentang manfaat antioksidan dari kulit buah naga.
Artikel penelitian yang dianalisis adalah publikasi yang terbit dalam rentang tahun 2014 hingga 2024.
Berdasarkan hasil penelitian yang dihimpun, kulit buah naga (Hylocereus polyrhizus) terbukti memiliki potensi besar sebagai sumber antioksidan alami.
Related Results
Stabilitas Formulasi Gel Ekstrak Buah Naga
Stabilitas Formulasi Gel Ekstrak Buah Naga
Tanaman buah yang berpotensi sebagai bahan obat adalah buah naga. Buah naga dapat mengobati berbagai macam penyakit diantaranya adalah penyeimbang kadar gula darah, pencegah kanker...
POLA AKTIVITAS MASYARAKAT SEBAGAI HIRARKI KAMPUNG NAGA SEBAGAI WARISAN BUDAYA CERDAS
POLA AKTIVITAS MASYARAKAT SEBAGAI HIRARKI KAMPUNG NAGA SEBAGAI WARISAN BUDAYA CERDAS
The pattern of community activities in Tasikmalaya, Kampung Naga can be identified as a cultural transformation that exists in the neighborhood of the traditional house and can be ...
Daya Antioksidan Masker Peel-Off Ekstrak Etanol Buah Naga Super Merah (Hylocereus costaricensis (F.A.C Weber) Britton & Rose)
Daya Antioksidan Masker Peel-Off Ekstrak Etanol Buah Naga Super Merah (Hylocereus costaricensis (F.A.C Weber) Britton & Rose)
Buah Naga Super Merah (Hylocereus costaricensis (F.A.C Weber) Britton & Rose) merupakan salah satu buah yang mengandung antosianin yang dapat dimanfaatkan sebagai antioksidan....
Strategi Pengembangan Komoditi Lokal Buah Naga berbasis Agribisnis di Kabupaten Soppeng
Strategi Pengembangan Komoditi Lokal Buah Naga berbasis Agribisnis di Kabupaten Soppeng
Penelitian ini bertujuan untuk menemukan strategi dalam pengembangan komoditi buah naga (Dragon Fruit) berbasis agribisnis di Kabupaten Soppeng. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ...
EFEK EKSTRAK AIR KULIT BUAH NAGA MERAH (Hylocereus polyrhizus) TERHADAP AKTIVITAS TABIR SURYA ETILHEKSIL METOKSISINAMAT
EFEK EKSTRAK AIR KULIT BUAH NAGA MERAH (Hylocereus polyrhizus) TERHADAP AKTIVITAS TABIR SURYA ETILHEKSIL METOKSISINAMAT
Etilheksil metoksisinamat atau oktil metoksisinamat merupakan senyawa yang sering digunakan sebagai bahan tabir surya. Namun demikian bahan tabir surya ini memiliki kelemahan karen...
Penambahan Puree Kulit Buah Naga (Hylocereus Polyrhizus) Sebagai Pewarna Alami Terhadap Kualitas Fisik Dan Mutu Sensoris Pada Pembuatan Donat Kentang
Penambahan Puree Kulit Buah Naga (Hylocereus Polyrhizus) Sebagai Pewarna Alami Terhadap Kualitas Fisik Dan Mutu Sensoris Pada Pembuatan Donat Kentang
Puree kulit buah naga digunakan dalam pembuatan donat kentang untuk menjadi alternatif bahan yang dapat mengurangi limbah kulit buah naga, menambah variasi produk donat kentang, se...
Pengaruh Lama Penyinaran Cahaya Led Terhadap Induksi Pembungaan dan Hasil Buah Naga (Hylocereus Polyrhizus)
Pengaruh Lama Penyinaran Cahaya Led Terhadap Induksi Pembungaan dan Hasil Buah Naga (Hylocereus Polyrhizus)
Tanaman buah naga termasuk tanaman hari panjang sehingga untuk menginduksi pembungannya setidaknya diperlukan penyinaran lebih dari 12 jam atau lebih dari waktu normal matahari mun...
Review: Aktivitas Antioksidan Buah Naga dengan Metode DPPH serta Potensinya Sebagai Tabir Surya
Review: Aktivitas Antioksidan Buah Naga dengan Metode DPPH serta Potensinya Sebagai Tabir Surya
Antioksidan merupakan senyawa yang dapat melawan radikal bebas di dalam tubuh. Antioksidan membantu mencegah penyakit kronis dan degeneratif. Tujuan dari artikel review ini untuk m...

