Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Titik Temu antara Iman Katolik dan Islam

View through CrossRef
Hubungan antar pemeluk agama di Indonesia tidak selalu harmonis. Perbedaan ataupun ciri khas yang terdapat pada agama-agama dipertentangkan bahkan dibentur-benturkan oleh beberapa pihak dengan tujuan membenarkan salah satu agamanya. Misalnya saja dewasa ini beberapa figur yang tampil sebagai debater agama kelas dunia baik dari kalangan Islami ataupun Kristiani seperti: Christian Prince, Sam Shamoun, David Wood, Zakir Naik, Shabir Ally, Muhammad Hijab, dan seterusnya.Penulis meyakini bahwa untuk membangun kerukunan antar pemeluk agama tidaklah benar saling membenturkan ajaran ataupun praktek keagamaan pada masing-masing agama. Dialog antar pemeluk agama yang bermuatan membentur-benturkan isi dari sebuah agama hanyalah akan memecah-belah rasa persaudaraan di antara umat manusia. Oleh sebab itu dialog antar pemeluk agama seharusnya berorientasi pada usaha untuk membina rasa cinta kasih persaudaraan sehingga ada sikap saling memahami antar pemeluk agama. Hal itu bisa diwujudkan dengan atau melalui berbagai dialog iman ataupun dialog karya dimana seseorang pada tiap-tiap agama dapat menyharingkan pengalaman imannya ataupun bekerjasama untuk mengadakan aksi sosial. Kalaupun toh dialog antar pemeluk agama diadakan terkait doktrin ataupun praktek keagamaan pada masing-masing agama, maka hendaknya dialog itu dicari hal-hal yang terarah pada usaha untuk mencari kemiripan ataupun titik temu antar pemeluk agama. Sedangkan unsur yang berbeda dalam agama-agama hendaknya dipandang sebagai kekhasan pada masing-masing agama yang seyogyanya dihormati oleh setiap pemeluk agama.
Center for Open Science
Title: Titik Temu antara Iman Katolik dan Islam
Description:
Hubungan antar pemeluk agama di Indonesia tidak selalu harmonis.
Perbedaan ataupun ciri khas yang terdapat pada agama-agama dipertentangkan bahkan dibentur-benturkan oleh beberapa pihak dengan tujuan membenarkan salah satu agamanya.
Misalnya saja dewasa ini beberapa figur yang tampil sebagai debater agama kelas dunia baik dari kalangan Islami ataupun Kristiani seperti: Christian Prince, Sam Shamoun, David Wood, Zakir Naik, Shabir Ally, Muhammad Hijab, dan seterusnya.
Penulis meyakini bahwa untuk membangun kerukunan antar pemeluk agama tidaklah benar saling membenturkan ajaran ataupun praktek keagamaan pada masing-masing agama.
Dialog antar pemeluk agama yang bermuatan membentur-benturkan isi dari sebuah agama hanyalah akan memecah-belah rasa persaudaraan di antara umat manusia.
Oleh sebab itu dialog antar pemeluk agama seharusnya berorientasi pada usaha untuk membina rasa cinta kasih persaudaraan sehingga ada sikap saling memahami antar pemeluk agama.
Hal itu bisa diwujudkan dengan atau melalui berbagai dialog iman ataupun dialog karya dimana seseorang pada tiap-tiap agama dapat menyharingkan pengalaman imannya ataupun bekerjasama untuk mengadakan aksi sosial.
Kalaupun toh dialog antar pemeluk agama diadakan terkait doktrin ataupun praktek keagamaan pada masing-masing agama, maka hendaknya dialog itu dicari hal-hal yang terarah pada usaha untuk mencari kemiripan ataupun titik temu antar pemeluk agama.
Sedangkan unsur yang berbeda dalam agama-agama hendaknya dipandang sebagai kekhasan pada masing-masing agama yang seyogyanya dihormati oleh setiap pemeluk agama.

Related Results

Mâtürîdîlerde İmanda Açıklık
Mâtürîdîlerde İmanda Açıklık
Bu araştırma Mâtürîdîlerin iman alanındaki temel görüş ve kabullerine dayanarak, bu anlayışın imanı örtülü, kapalı bir temelde ele almaya imkân verip vermediğini tartışmaktadır. İm...
Optimasi Formula Minuman Kopi Kombinasi Ekstrak Jahe (Zingiber officinale) dan Temu Giring (Curcuma heyneana) sebagai Antioksidan
Optimasi Formula Minuman Kopi Kombinasi Ekstrak Jahe (Zingiber officinale) dan Temu Giring (Curcuma heyneana) sebagai Antioksidan
Kopi mengandung polyphenol sebagai senyawa antioksidan. Kandungan yang terdapat pada temu giring adalah senyawa alkaloida, flavonoida, triterpenoida, saponin dan tanin sebagai anti...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
PENARIKAN TANAH WAKAF PERSPEKTIF HUKUM FIKIH DAN KOMPILASI HUKUM ISLAM
PENARIKAN TANAH WAKAF PERSPEKTIF HUKUM FIKIH DAN KOMPILASI HUKUM ISLAM
AbstractThis research discusses "Withdrawal of Waqf Land from the Legal Perspective of Jurisprudence and Compilation of Islamic Law. The formulation of the problem in this research...
PERSIMPANGAN PENDIDIKAN ISLAM TRADISIONAL DAN MODERN DI INDONESIA: MENCARI TITIK TEMU
PERSIMPANGAN PENDIDIKAN ISLAM TRADISIONAL DAN MODERN DI INDONESIA: MENCARI TITIK TEMU
Tulisan ini membahas sedikit tentang kajian komparatif antara pendidikan Islam tradisional dan modern di Indonesia yang berujung pada satu titik temu antara keduanya. Melalui prose...
ANALISIS JALUR TERPENDEK DALAM EVAKUASI BENCANA TSUNAMI DI DESA TOWARA DENGAN MENGUNAKAN ALOGARITMA A-STAR (A*)
ANALISIS JALUR TERPENDEK DALAM EVAKUASI BENCANA TSUNAMI DI DESA TOWARA DENGAN MENGUNAKAN ALOGARITMA A-STAR (A*)
Kabupaten Pulau Morotai yang terletak di Maluku Utara merupakan salah satu daerah rawan bencana gempa bumi dan tsunami di Indonesia, sehingga sangat penting untuk mengetahui jalur ...
ANALISIS KONEKTIVITAS SIMPANG TEMU LEBAK BULUS DALAM MENGHUBUNGKAN STASIUN MRT LEBAK BULUS TERHADAP JUMLAH PENGUNJUNG MALL POINS
ANALISIS KONEKTIVITAS SIMPANG TEMU LEBAK BULUS DALAM MENGHUBUNGKAN STASIUN MRT LEBAK BULUS TERHADAP JUMLAH PENGUNJUNG MALL POINS
Jakarta, as one of the largest metropolitan cities in Indonesia, continues to improve its public transportation system to support the growing mobility needs of its population. One ...

Back to Top