Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Kajian Pencantuman Keterangan Kedaluwarsa pada Label Pangan Olahan

View through CrossRef
Keterangan kedaluwarsa merupakan salah satu informasi yang wajib dicantumkan pada label pangan olahan. Indonesia mengatur pencantuman keterangan kedaluwarsa dengan istilah “Baik digunakan sebelum”. Salah satu topik yang menjadi perhatian dunia saat ini adalah adanya indikasi pangan yang terbuang (food waste) yang salah satunya disebabkan adanya perbedaan pemahaman dan pencantuman keterangan kedaluwarsa. Penelitian ini bertujuan untuk menggali informasi mengenai ketentuan pencantuman kedaluwarsa di berbagai negara dan tingkat pemahaman masyarakat. Metode yang dilakukan adalah studi pustaka dengan membandingkan ketentuan keterangan kedaluwarsa di berbagai negara dan survei dengan kuesioner. Jumlah responden pada penelitian ini adalah sebanyak 231 responden yang terdiri atas 78 laki-laki (33,8%) dan 153 perempuan (66,2%). Ketentuan atau peraturan pencantuman keterangan kedaluwarsa masih berbeda-beda di berbagai negara. Eropa dan Australia telah memisahkan ketentuan keterangan kedaluwarsa berdasarkan keamanan (use by date) dan mutu (best before date) sedangkan Singapura dan Amerika Serikat belum memisahkan ketentuan pencantuman keterangan kedaluwarsa berdasarkan keamanan dan mutu.  Hasil survei secara acak dengan menggunakan kuesioner (google form) dalam kurun waktu satu minggu diperoleh hasil bahwa 115 responden (49,8%) tidak dapat membedakan berbagai istilah keterangan kedaluwarsa. Responden yang memahami keterangan kedaluwarsa paling banyak berasal dari responden dengan tingkat pendidikan S1, S2 dan S3 masing-masing 57%, 64,7% dan 60% sedangkan tingkat pendidikan lainnya kurang dari 40% yang memahami keterangan kedaluwarsa. Hal ini menunjukkan bahwa tingkat pendidikan memiliki hubungan dengan tingkat pemahaman responden.
Title: Kajian Pencantuman Keterangan Kedaluwarsa pada Label Pangan Olahan
Description:
Keterangan kedaluwarsa merupakan salah satu informasi yang wajib dicantumkan pada label pangan olahan.
Indonesia mengatur pencantuman keterangan kedaluwarsa dengan istilah “Baik digunakan sebelum”.
Salah satu topik yang menjadi perhatian dunia saat ini adalah adanya indikasi pangan yang terbuang (food waste) yang salah satunya disebabkan adanya perbedaan pemahaman dan pencantuman keterangan kedaluwarsa.
Penelitian ini bertujuan untuk menggali informasi mengenai ketentuan pencantuman kedaluwarsa di berbagai negara dan tingkat pemahaman masyarakat.
Metode yang dilakukan adalah studi pustaka dengan membandingkan ketentuan keterangan kedaluwarsa di berbagai negara dan survei dengan kuesioner.
Jumlah responden pada penelitian ini adalah sebanyak 231 responden yang terdiri atas 78 laki-laki (33,8%) dan 153 perempuan (66,2%).
Ketentuan atau peraturan pencantuman keterangan kedaluwarsa masih berbeda-beda di berbagai negara.
Eropa dan Australia telah memisahkan ketentuan keterangan kedaluwarsa berdasarkan keamanan (use by date) dan mutu (best before date) sedangkan Singapura dan Amerika Serikat belum memisahkan ketentuan pencantuman keterangan kedaluwarsa berdasarkan keamanan dan mutu.
  Hasil survei secara acak dengan menggunakan kuesioner (google form) dalam kurun waktu satu minggu diperoleh hasil bahwa 115 responden (49,8%) tidak dapat membedakan berbagai istilah keterangan kedaluwarsa.
Responden yang memahami keterangan kedaluwarsa paling banyak berasal dari responden dengan tingkat pendidikan S1, S2 dan S3 masing-masing 57%, 64,7% dan 60% sedangkan tingkat pendidikan lainnya kurang dari 40% yang memahami keterangan kedaluwarsa.
Hal ini menunjukkan bahwa tingkat pendidikan memiliki hubungan dengan tingkat pemahaman responden.

Related Results

IMPLEMENTASI 2D BARCODE PADA LABEL PANGAN OLAHAN SEBAGAI KEKUATAN PENGAWASAN BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN (BPOM)
IMPLEMENTASI 2D BARCODE PADA LABEL PANGAN OLAHAN SEBAGAI KEKUATAN PENGAWASAN BADAN PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN (BPOM)
Pada saat ini, peredaran produk pangan olahan diwajibkan memenuhi persyaratan keamanan, mutu, dan gizi pangan tersebut. Salah satu dari ketiga elemen tersebut diterapkan ke dalam p...
KEBIJAKAN SISTEM KETAHANAN PANGAN DAERAH
KEBIJAKAN SISTEM KETAHANAN PANGAN DAERAH
Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang pangan. Kedaulatan pangan diartikan sebagai hak negara dan bangsa yang secara mandiri menentukan kebijakan pangan yang menjamin hak atas p...
Pertumbuhan Larva Lalat Tentara Hitam (Hermetia illucens) dengan Pemberian Pakan Susu Kedaluwarsa dan Alpukat
Pertumbuhan Larva Lalat Tentara Hitam (Hermetia illucens) dengan Pemberian Pakan Susu Kedaluwarsa dan Alpukat
Larva lalat tentara hitam (LLTH) (Hermetia illucens) dapat mengonsumsi berbagai limbah organik untuk menghasilkan biomassa yang kaya akan kandungan protein dan lemak. Tujuan dari p...
Menjaga Kedaulatan Pangan
Menjaga Kedaulatan Pangan
Indonesia memiliki beragam pangan lokal sebagai sumber karbohidrat dan lautan yang luas sebagai sumber protein ikani namun hobbi bangsa ini mengimpor pangan belum bisa diputus. Keb...
PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KONSUMEN ATAS PENGGANTIAN LABEL PRODUK MAKANAN IMPOR KADALUARSA
PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KONSUMEN ATAS PENGGANTIAN LABEL PRODUK MAKANAN IMPOR KADALUARSA
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk perlindungan hukum bagi konsumen terhadap praktik penggantian label produk makanan impor yang telah melewati tanggal kedaluwarsa,...
Hubungan Pengetahuan terkait Label Gizi dengan Kebiasaan Membaca Label Gizi pada Siswa SMA Al-Islam
Hubungan Pengetahuan terkait Label Gizi dengan Kebiasaan Membaca Label Gizi pada Siswa SMA Al-Islam
Latar Belakang: Masih sedikit konsumen yang dapat memahami dan menggunakan label gizi sesuai dengan fungsinya. Hal ini dikarenakan masih rendahnya kesadaran masyarakat terkait pent...
KAJIAN KETAHANAN PANGAN DI DAERAH KABUPATEN KERINCI MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG)
KAJIAN KETAHANAN PANGAN DI DAERAH KABUPATEN KERINCI MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG)
Berdasarkan data indeks ketahanan pangan tahun 2019, Kabupaten Kerinci memiliki indeks ketahanan yang baik, akan tetapi persebaran tingkat  ketahanan pangan untuk setiap kecamatann...

Back to Top