Javascript must be enabled to continue!
DESAIN BOKS BAYI MULTIFUNGSI
View through CrossRef
For babies, beds have enormous benefits for growth and development. One of the business so the baby can get the maximum comfort to achieve quality sleep is by using the cribs. However, baby cribs on the market of Indonesia, as we all know the average can only be used when infants aged 0 to 1 year only. Objectives to be achieved in the manufacture of multifunctional crib is helping reduce waste to purchase a bed for the baby. This multifunctional crib not only survive until the baby is one year old, but able to work until the child is 12 years old (elementary school graduation). With a design method that has been done such as data collection, data analysis, concept design, design alternatives, development of alternative design was chosen, and the final design, the proposed design isexpected to provide input to the relevant parties to complete the facilities at the crib, as well as to improve the efficiency and resale value. The results of the analysis that has been done is, to use a form of the Bauhaus design style, where the style of this design concept “form follow function”. Because the shape of this crib adjusts to the functionality of the product itself. This concept is used to emphasize that the crib products which usually can only be used as a crib, but the product “Multifunction Baby Boks” is after is no longer used as a bed to change its function into desks and chairs. For color, this product uses pattern/color combination complementary, the color purple, and yellow and use a monochromatic color scheme to make it look more aesthetically pleasing. The material used in this product is multiplex.
Bagi bayi, tidur memiliki manfaat yang sangat besar untuk tumbuh kembangnya. Salah satu usaha agar bayi bisa mendapat kenyamanan secara maksimal untuk mencapai tidur yang berkualitas yaitu dengan menggunakan boks bayi. Namun, boks bayi yang beredar di pasaran Indonesia, seperti yang kita ketahui rata-rata hanya dapat digunakan saat bayi berumur 0 hingga 1 tahun saja. Tujuan yang ingin dicapai dalam pembuatan boks bayi multifungsi ini adalah membantu mengurangi pemborosan terhadap pembelian tempat tidur untuk bayi. Boks bayi multifungsi ini tidak hanya bertahan hingga bayi berusia satu tahun saja, namun dapat berfungsi hingga si anak berusia 12 tahun (lulus Sekolah Dasar). Dengan metode perancangan yang sudah dilakukan diantaranya pengumpulan data, analisis data, konsep desain, alternatif desain, pengembangan desain dari alternatif terpilih, serta desain akhir, diharapkan usulan desain ini dapat memberikan masukan bagi pihak-pihak yang terkait untuk melengkapi fasilitas-fasilitas pada boks bayi, serta untuk meningkatkan nilai efisiensi dan nilai jualnya. Hasil dari analisis yang telah dilakukan adalah, untuk bentuk menggunakan gaya desain Bauhaus, dimana gaya desain ini berkonsep “form follow function”. Konsep ini digunakan untuk menekankan bahwa produk “Boks Bayi Multifungsi” ini setelah tidak lagi digunakan sebagai tempat tidur dapat berubah fungsinya menjadi meja dan kursi belajar. Untuk warna, produk ini menggunakan pola/kombinasi warna komplementer, yaitu warna ungu dan kuning serta menggunakan skema warnamonokromatik agar terlihat lebih estetis. Material yang digunakan pada produk ini adalah multiplek.
Center for Research and Community Service at the State Polytechnic of Samarinda
Title: DESAIN BOKS BAYI MULTIFUNGSI
Description:
For babies, beds have enormous benefits for growth and development.
One of the business so the baby can get the maximum comfort to achieve quality sleep is by using the cribs.
However, baby cribs on the market of Indonesia, as we all know the average can only be used when infants aged 0 to 1 year only.
Objectives to be achieved in the manufacture of multifunctional crib is helping reduce waste to purchase a bed for the baby.
This multifunctional crib not only survive until the baby is one year old, but able to work until the child is 12 years old (elementary school graduation).
With a design method that has been done such as data collection, data analysis, concept design, design alternatives, development of alternative design was chosen, and the final design, the proposed design isexpected to provide input to the relevant parties to complete the facilities at the crib, as well as to improve the efficiency and resale value.
The results of the analysis that has been done is, to use a form of the Bauhaus design style, where the style of this design concept “form follow function”.
Because the shape of this crib adjusts to the functionality of the product itself.
This concept is used to emphasize that the crib products which usually can only be used as a crib, but the product “Multifunction Baby Boks” is after is no longer used as a bed to change its function into desks and chairs.
For color, this product uses pattern/color combination complementary, the color purple, and yellow and use a monochromatic color scheme to make it look more aesthetically pleasing.
The material used in this product is multiplex.
Bagi bayi, tidur memiliki manfaat yang sangat besar untuk tumbuh kembangnya.
Salah satu usaha agar bayi bisa mendapat kenyamanan secara maksimal untuk mencapai tidur yang berkualitas yaitu dengan menggunakan boks bayi.
Namun, boks bayi yang beredar di pasaran Indonesia, seperti yang kita ketahui rata-rata hanya dapat digunakan saat bayi berumur 0 hingga 1 tahun saja.
Tujuan yang ingin dicapai dalam pembuatan boks bayi multifungsi ini adalah membantu mengurangi pemborosan terhadap pembelian tempat tidur untuk bayi.
Boks bayi multifungsi ini tidak hanya bertahan hingga bayi berusia satu tahun saja, namun dapat berfungsi hingga si anak berusia 12 tahun (lulus Sekolah Dasar).
Dengan metode perancangan yang sudah dilakukan diantaranya pengumpulan data, analisis data, konsep desain, alternatif desain, pengembangan desain dari alternatif terpilih, serta desain akhir, diharapkan usulan desain ini dapat memberikan masukan bagi pihak-pihak yang terkait untuk melengkapi fasilitas-fasilitas pada boks bayi, serta untuk meningkatkan nilai efisiensi dan nilai jualnya.
Hasil dari analisis yang telah dilakukan adalah, untuk bentuk menggunakan gaya desain Bauhaus, dimana gaya desain ini berkonsep “form follow function”.
Konsep ini digunakan untuk menekankan bahwa produk “Boks Bayi Multifungsi” ini setelah tidak lagi digunakan sebagai tempat tidur dapat berubah fungsinya menjadi meja dan kursi belajar.
Untuk warna, produk ini menggunakan pola/kombinasi warna komplementer, yaitu warna ungu dan kuning serta menggunakan skema warnamonokromatik agar terlihat lebih estetis.
Material yang digunakan pada produk ini adalah multiplek.
Related Results
PROMOSI KESEHATAN DALAM PENINGKATAN PERILAKU PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI DESA SINGASARI KECAMATAN SINGAPARNA KABUPATEN TASIKMALAYA TAHUN 2020
PROMOSI KESEHATAN DALAM PENINGKATAN PERILAKU PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI DESA SINGASARI KECAMATAN SINGAPARNA KABUPATEN TASIKMALAYA TAHUN 2020
Tujuan dari pembangunan kesehatan salah satunya adalah menurunkan angka kematian bayi. Angka Kematian Bayi menurut Sustainanble Depelovment Goals (SDGs) tahun 2015 berjumlah 40 per...
Gambaran Ibu yang Memijatkan Bayi ke Dukun Bayi di Desa Jambu Kabupaten Semarang
Gambaran Ibu yang Memijatkan Bayi ke Dukun Bayi di Desa Jambu Kabupaten Semarang
Baby massage is a direct contact therapy with the body that can provide a sense of security and comfort for babies. The villagers chose to use a shaman as an alternative to baby ma...
PADA ASFIKSIA PADA BAYI BARU LAHIR
PADA ASFIKSIA PADA BAYI BARU LAHIR
Asfiksia neonatorum termasuk dalam bayi baru lahir dengan risiko tinggii karena memiliki kemungkinan lebih besar mengalami kematian bayi atau menjadi sakit berat dalam masa neonat...
The Effect of Murottal Therapy on Physiological Adaptations to the Weight of LBW Babies within 10 Days of Birth
The Effect of Murottal Therapy on Physiological Adaptations to the Weight of LBW Babies within 10 Days of Birth
ABSTRACT Infant morbidity and mortality rates are influenced by various factors, including the circumstances at birth, in this case babies born with low birth weight or LBW. One of...
Hubungan Pijat Bayi dengan Kenaikan Berat Badan
Hubungan Pijat Bayi dengan Kenaikan Berat Badan
Sentuhan alamiah pada bayi merupakan tindakan memijat yang dilakukan secara teratur dan sesuai dengan tata cara dan tekni pemijatan bayi. Terapi sentuhan (pijat ) bisa memberikan e...
Hubungan Pijat Bayi Dengan Kenaikan Berat Badan
Hubungan Pijat Bayi Dengan Kenaikan Berat Badan
Sentuhan alamiah pada bayi merupakan tindakan memijat yang dilakukan secara teratur dan sesuai dengan tata cara dan tekni pemijatan bayi. Terapi sentuhan (pijat ) bisa memberikan e...
Edukasi Pijat Bayi Pada Bayi Usia 0-12 Bulan Untuk Meningkatkan Kebugaran Bayi
Edukasi Pijat Bayi Pada Bayi Usia 0-12 Bulan Untuk Meningkatkan Kebugaran Bayi
Pijat bayi merupakan suatu terapi sentuhan kontak langsung dengan tubuh yang dapat memberikan rasa aman dan nyaman pada bayi. Manfaat pijat bayi antara lain dapat menambah berat ba...
Evaluasi Pelaksanaan Stimulasi Pijat Bayi Pada Ibu Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Andalas Kota Padang
Evaluasi Pelaksanaan Stimulasi Pijat Bayi Pada Ibu Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Andalas Kota Padang
Pijat bayi merupakan terapi sentuh paling tua dan paling populer yang dikenal manusia serta salah satu bentuk stimulasi dini yang sangat penting untuk menunjang tumbuh kembang anak...

