Javascript must be enabled to continue!
Apologetika Kristen: Upaya Menjelaskan Kepada Saksi Yehuwa Bahwa Yesus Adalah Allah
View through CrossRef
Dalam konteks kekristenan, pembahasan mengenai Kristologi, atau studi tentang Kristus, tetap menjadi topik kontroversial yang menarik perhatian dari berbagai kelompok, baik Kristen maupun non-Kristen, hingga saat ini. Diantara berbagai aliran yang berkontribusi pada diskusi ini adalah ajaran Saksi-Saksi Yehuwa, yang secara eksplisit menantang konsepsi divinitas dan humanitas Kristus. Saksi Yehuwa menolak konsep Tritunggal dan menolak bahwa Bapa, Anak, dan Roh Kudus memiliki esensi kesetaraan sebagai personifikasi YHWH. Menurut Saksi-Saksi Yehuwa, Yesus adalah ciptaan Allah dan tidak setara dengan Allah. Artikel ini bertujuan untuk menjawab atau menjelaskan tentang konsep ke-Allahan Yesus menurut Alkitab, bahwa Yesus adalah seratus persen Allah dan seratus persen manusia. Artikel ini menggunakan metode penelitian kualitatif studi kepustakaan. Dalam penelitian kualitatif studi kepustakaan, penulis menggunakan pendekatan analisis teks untuk memahami berbagai perspektif, teori, dan temuan yang ada dalam literatur terkait topik penelitian. Pengajaran Saksi-Saksi Yehuwah, yang mengatakan Yesus hanya utusan dan mempunyai visi dan misi yang sama dengan Allah, jelaslah keliru, karena Yesus bukan utusan, melainkan Yesus adalah Allah yang datang ke dunia dalam rupa sebagai manusia. Pandangan Saksi-Saksi Yehuwa yang menyangkal keilahian Yesus sangat bertentangan dengan ajaran Alkitab. Alkitab menyatakan bahwa Yesus adalah Allah yang menyertai-Nya sejak semula, sementara juga menjadi manusia untuk memenuhi rencana penebusan Allah bagi umat manusia.
Gereja Alkitab Anugerah Kadoudan
Title: Apologetika Kristen: Upaya Menjelaskan Kepada Saksi Yehuwa Bahwa Yesus Adalah Allah
Description:
Dalam konteks kekristenan, pembahasan mengenai Kristologi, atau studi tentang Kristus, tetap menjadi topik kontroversial yang menarik perhatian dari berbagai kelompok, baik Kristen maupun non-Kristen, hingga saat ini.
Diantara berbagai aliran yang berkontribusi pada diskusi ini adalah ajaran Saksi-Saksi Yehuwa, yang secara eksplisit menantang konsepsi divinitas dan humanitas Kristus.
Saksi Yehuwa menolak konsep Tritunggal dan menolak bahwa Bapa, Anak, dan Roh Kudus memiliki esensi kesetaraan sebagai personifikasi YHWH.
Menurut Saksi-Saksi Yehuwa, Yesus adalah ciptaan Allah dan tidak setara dengan Allah.
Artikel ini bertujuan untuk menjawab atau menjelaskan tentang konsep ke-Allahan Yesus menurut Alkitab, bahwa Yesus adalah seratus persen Allah dan seratus persen manusia.
Artikel ini menggunakan metode penelitian kualitatif studi kepustakaan.
Dalam penelitian kualitatif studi kepustakaan, penulis menggunakan pendekatan analisis teks untuk memahami berbagai perspektif, teori, dan temuan yang ada dalam literatur terkait topik penelitian.
Pengajaran Saksi-Saksi Yehuwah, yang mengatakan Yesus hanya utusan dan mempunyai visi dan misi yang sama dengan Allah, jelaslah keliru, karena Yesus bukan utusan, melainkan Yesus adalah Allah yang datang ke dunia dalam rupa sebagai manusia.
Pandangan Saksi-Saksi Yehuwa yang menyangkal keilahian Yesus sangat bertentangan dengan ajaran Alkitab.
Alkitab menyatakan bahwa Yesus adalah Allah yang menyertai-Nya sejak semula, sementara juga menjadi manusia untuk memenuhi rencana penebusan Allah bagi umat manusia.
Related Results
ANALISA KRITIS TERHADAP PANDANGAN SASKI-SAKSI YEHUWA TENTANG KEILAHIAN KRISTUS
ANALISA KRITIS TERHADAP PANDANGAN SASKI-SAKSI YEHUWA TENTANG KEILAHIAN KRISTUS
Saksi-Saksi Yehuwa dulu merupakan salah satu sekte Kristen yang dilarang oleh pemerintah, namun sekarang sudah mendapat ijin dan bisa menjalankan ajarannya secara bebas. Walaupun b...
Dinamika Apologetika: Suatu Upaya Pertanggungjawaban Iman Kristen
Dinamika Apologetika: Suatu Upaya Pertanggungjawaban Iman Kristen
Apologetika Kristen adalah suatu cabang ilmu sistematis yang mempertahankan dan menjelaskan iman dan kepercayaan Kristen. Orang yang ahli dalam bidang ilmu ini disebut sebagai apol...
Daniel Boyarin, The Jewish Gospels: The Story of the Jewish Christ, Forwarded by Jack Miles, New York: The New Press, 2012, xxiii + 200 hlm.
Daniel Boyarin, The Jewish Gospels: The Story of the Jewish Christ, Forwarded by Jack Miles, New York: The New Press, 2012, xxiii + 200 hlm.
Sudah sejak awal abad pertama Kristianisme memisahkan diri dari tradisi Yudaisme dan menjadi agama baru sama sekali, meskipun Yesus yang menjadi pokok iman mereka adalah seorang Ya...
Kerajaan Allah Sebagai Inti Kehidupan Dan Perutusan Yesus
Kerajaan Allah Sebagai Inti Kehidupan Dan Perutusan Yesus
Abstract: The Kingdom of God is central to the whole message of Jesus Christ. Through the kingdom of God, we can discover and understand the entire mission of Jesus. The Kingdom of...
Sahabe Şiirlerinde Medine’ye Hicret
Sahabe Şiirlerinde Medine’ye Hicret
Allah Resûlü (s.a.v.),
haksızlıkların ve çarpık inanç biçimlerinin hüküm sürdüğü Mekke ortamında
dünyaya gelir ve kırk yaşına bastığında Yüce Allah tarafından peygamberlikle
görevl...
Kristologi Berdasarkan Injil Yohanes
Kristologi Berdasarkan Injil Yohanes
Kristologi adalah doktrin Kristus mengenai Pribadi dan Karya-Nya. Kristologi merupakan ajaran yang fundamental dalam Kekristenan. Pusat penyembahan kekristenan adalah Kristus. Alki...
Model Inkuiri Dalam Pengajaran Yesus Terhadap Guru Pendidikan Agama Kristen
Model Inkuiri Dalam Pengajaran Yesus Terhadap Guru Pendidikan Agama Kristen
Tujuan Penelitian ini mendeskripsikan Model Pembelajaran Inquiri. Model Pembalajaran Inquri adalah satu satu model yang menolong baik guru maupun siswa dalam proses pembelajaran. M...
Gambaran Anak Sekolah Dasar Mengenai Yesus
Gambaran Anak Sekolah Dasar Mengenai Yesus
Yesus Kristus dalah pokok utama iman Kristen. Bagi umat Kristen Yesus adalah Tuhan, Anak Allah, penyelamat dan bahkah adalah Allah yang menjilma menjadi manusia. Di sekolah mulai d...

