Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Implementasi BIM dengan Autodesk Revit 2025 pada quantity take-off material struktur Gedung Plaza Airlangga (Unair) tahap 1 terhadap volume

View through CrossRef
Perkembangan pesat dalam sektor konstruksi sangat dipengaruhi oleh fungsinya yang krusial dan efisien. Hal ini mendorong sektor konstruksi menuju integrasi yang lebih baik. Saat ini, kemajuan dalam teknologi dan komunikasi berperan penting dalam mengatasi berbagai tantangan, salah satunya melalui penerapan Building Information Modelling (BIM). Pendekatan ini mendukung proses desain dan konstruksi yang lebih terintegrasi, menghasilkan efisiensi yang lebih tinggi. Tantangan utama dalam penyediaan jasa konstruksi adalah ketidaksesuaian volume pekerjaan yang dapat mempengaruhi keberhasilan proyek. Dengan menggunakan Autodesk Revit 2025, implementasi BIM 5D pada Quantity Take-Off material dapat memberikan akurasi volume yang lebih tinggi. Dalam implementasinya, data diolah menggunakan program BIM Autodesk Revit 2025 yang terintegrasi dengan Microsoft Excel untuk analisis lebih lanjut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perhitungan volume total menggunakan Autodesk Revit lebih presisi dibandingkan dengan metode konvensional. Volume pekerjaan beton berdasarkan BIM adalah 2,005.35 m³, lebih rendah 83.31 m³ dibandingkan metode konvensional sebesar 2,088.66 m³. Sedangkan volume pembesian berdasarkan BIM tercatat sebesar 354,670.98 kg, lebih rendah 29,024.91 kg dibandingkan metode konvensional sebesar 383,695.89 kg. Kontribusi penelitian ini adalah pembuktian bahwa penerapan BIM 5D dengan Autodesk Revit 2025 secara signifikan meningkatkan akurasi perhitungan volume pekerjaan struktur dibandingkan metode konvensional, sehingga dapat membantu mengurangi ketidaksesuaian volume pekerjaan dalam proyek konstruksi dan meningkatkan keandalan perencanaan kuantitas material.
Title: Implementasi BIM dengan Autodesk Revit 2025 pada quantity take-off material struktur Gedung Plaza Airlangga (Unair) tahap 1 terhadap volume
Description:
Perkembangan pesat dalam sektor konstruksi sangat dipengaruhi oleh fungsinya yang krusial dan efisien.
Hal ini mendorong sektor konstruksi menuju integrasi yang lebih baik.
Saat ini, kemajuan dalam teknologi dan komunikasi berperan penting dalam mengatasi berbagai tantangan, salah satunya melalui penerapan Building Information Modelling (BIM).
Pendekatan ini mendukung proses desain dan konstruksi yang lebih terintegrasi, menghasilkan efisiensi yang lebih tinggi.
Tantangan utama dalam penyediaan jasa konstruksi adalah ketidaksesuaian volume pekerjaan yang dapat mempengaruhi keberhasilan proyek.
Dengan menggunakan Autodesk Revit 2025, implementasi BIM 5D pada Quantity Take-Off material dapat memberikan akurasi volume yang lebih tinggi.
Dalam implementasinya, data diolah menggunakan program BIM Autodesk Revit 2025 yang terintegrasi dengan Microsoft Excel untuk analisis lebih lanjut.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perhitungan volume total menggunakan Autodesk Revit lebih presisi dibandingkan dengan metode konvensional.
Volume pekerjaan beton berdasarkan BIM adalah 2,005.
35 m³, lebih rendah 83.
31 m³ dibandingkan metode konvensional sebesar 2,088.
66 m³.
Sedangkan volume pembesian berdasarkan BIM tercatat sebesar 354,670.
98 kg, lebih rendah 29,024.
91 kg dibandingkan metode konvensional sebesar 383,695.
89 kg.
Kontribusi penelitian ini adalah pembuktian bahwa penerapan BIM 5D dengan Autodesk Revit 2025 secara signifikan meningkatkan akurasi perhitungan volume pekerjaan struktur dibandingkan metode konvensional, sehingga dapat membantu mengurangi ketidaksesuaian volume pekerjaan dalam proyek konstruksi dan meningkatkan keandalan perencanaan kuantitas material.

Related Results

BIM implementation in architectural practices : towards advanced collaborative approaches based on digital technologies
BIM implementation in architectural practices : towards advanced collaborative approaches based on digital technologies
We are at a stage where Building Information Modelling (BIM) has reached a maturity level to be widely adopted by the professionals and organizations within the Architectural, Engi...
BIM implementation: an empirical validation for a four-wheel model
BIM implementation: an empirical validation for a four-wheel model
Purpose Because BIM adoption is still afflicted by various types of hurdles, a complete BIM implementation model is required to provide the necessary methods for driving BIM adopti...
PERBANDINGAN KELAYAKAN FINANSIAL GEDUNG GREEN BUILDING DAN NON- GREEN BUILDING MENGGUNAKAN METODE MONTE CARLO
PERBANDINGAN KELAYAKAN FINANSIAL GEDUNG GREEN BUILDING DAN NON- GREEN BUILDING MENGGUNAKAN METODE MONTE CARLO
Since 2011, Indonesia has been committed to reducing greenhouse gas emissions, one of which is by implementing green buildings in office buildings. The aim of implementing green bu...
Analisis Perhitungan Volume Beton Metode Konvensional dan BIM Autodesk Revit pada Proyek Jembatan Tipe Lengkung terhadap Efektivitas Biaya
Analisis Perhitungan Volume Beton Metode Konvensional dan BIM Autodesk Revit pada Proyek Jembatan Tipe Lengkung terhadap Efektivitas Biaya
Concrete volume calculation is a crucial factor in preventing cost overruns when preparing the Budget Plan (RAB) for construction projects. In arch bridge projects, the complex str...
Application of BIM visual programming algorithms for infrastructure projects
Application of BIM visual programming algorithms for infrastructure projects
(English) The BIM digitization has generated a growing automation of traditional AECO project development processes. However, this automation has mainly benefited building projects...
EVALUASI PENGGUNA PADA PERPUSTAKAAN DIGITAL UNIVERSITAS AIRLANGGA (UNAIR)
EVALUASI PENGGUNA PADA PERPUSTAKAAN DIGITAL UNIVERSITAS AIRLANGGA (UNAIR)
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi website perpustakaan digital UNAIR yang beralamat di www.lib.unair.ac.id melalui user evaluation teknik. Adapun komponen dari di...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...

Back to Top