Javascript must be enabled to continue!
SURVEI BATIMETRI SUNGAI BANYUASIN MENGGUNAKAN SINGLE BEAM ECHOSOUNDER
View through CrossRef
Sungai Banyuasin merupakan salah satu wilayah penting dan berpotensi di Provinsi Sumatera Selatan. Pada daerah Muara Sungai Banyuasin terdapat Pelabuhan Tanjung Apiapi sebagai salah satu Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Tujuan dari penelitian ini adalah mengukur kedalaman di Sungai Banyuasin terutama bagian dalam. Pengambilan data akustik dan pengamatan pasang surut dilakukan pada 6-23 Oktober 2018 di SungaiBanyuasin, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan dengan menggunakan singlebeam echosounder Simrad EK-15 frekuensi 200 kHz. Hasil penelitian menunjukkan Sungai Banyuasin memiliki kedalaman terendah yakni 0,17 m pada bagian barat sungai dan kedalaman tertinggi yakni 9,91 m pada muara sungai serta terdapat cekungan padatopografinya akibat proses sedimentasi. Peta batimetri dibuat dalam format 2 dimensi dan 3 dimensi untuk menunjukkan profil dasar perairan. Pola pasang surut untuk ketinggian muka air laut rata-rata (MSL) adalah 2,38 m dengan pasang tertinggi pada 1,449 m di atasMSL dan surut terendah pada 1,44 m di bawah MSL.Kata kunci: Batimetri, Sungai Banyuasin.
Universitas Sriwijaya (Relawan)
Title: SURVEI BATIMETRI SUNGAI BANYUASIN MENGGUNAKAN SINGLE BEAM ECHOSOUNDER
Description:
Sungai Banyuasin merupakan salah satu wilayah penting dan berpotensi di Provinsi Sumatera Selatan.
Pada daerah Muara Sungai Banyuasin terdapat Pelabuhan Tanjung Apiapi sebagai salah satu Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).
Tujuan dari penelitian ini adalah mengukur kedalaman di Sungai Banyuasin terutama bagian dalam.
Pengambilan data akustik dan pengamatan pasang surut dilakukan pada 6-23 Oktober 2018 di SungaiBanyuasin, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan dengan menggunakan singlebeam echosounder Simrad EK-15 frekuensi 200 kHz.
Hasil penelitian menunjukkan Sungai Banyuasin memiliki kedalaman terendah yakni 0,17 m pada bagian barat sungai dan kedalaman tertinggi yakni 9,91 m pada muara sungai serta terdapat cekungan padatopografinya akibat proses sedimentasi.
Peta batimetri dibuat dalam format 2 dimensi dan 3 dimensi untuk menunjukkan profil dasar perairan.
Pola pasang surut untuk ketinggian muka air laut rata-rata (MSL) adalah 2,38 m dengan pasang tertinggi pada 1,449 m di atasMSL dan surut terendah pada 1,44 m di bawah MSL.
Kata kunci: Batimetri, Sungai Banyuasin.
Related Results
pariwisata
pariwisata
Secara khusus, keunikan kota banjarmasin yakni kota yang puitis dengan sebutan kota seribu sungai. Posisi kota banjarmasin di kelilingi sungai-sungai besar yang sangat vital fungsi...
ANALISIS DATA BATIMETRI LAPANGAN DAN CITRA LANDSAT 8 OLI DI PERAIRAN SELAT LEPAR KABUPATEN BANGKA SELATAN (ANALYSIS BATIMETRY FIELD AND BATIMETRY CITRA LANDSAT 8 OLI IN LEPAR CURRENT REGENCY OF SOUTH BANGKA)
ANALISIS DATA BATIMETRI LAPANGAN DAN CITRA LANDSAT 8 OLI DI PERAIRAN SELAT LEPAR KABUPATEN BANGKA SELATAN (ANALYSIS BATIMETRY FIELD AND BATIMETRY CITRA LANDSAT 8 OLI IN LEPAR CURRENT REGENCY OF SOUTH BANGKA)
Selat Lepar merupakan perairan dengan batas antara kawasan pesisir Sadai dengan kawasan Pulau Lepar Kabupaten Bangka Selatan. Informasi perairan kedalaman (batimetri) merupakan sal...
PENGUKURAN BATIMETRI MENGGUNAKAN SINGLE BEAM ECHOSOUNDER DAN AQUAMAP 80XS
PENGUKURAN BATIMETRI MENGGUNAKAN SINGLE BEAM ECHOSOUNDER DAN AQUAMAP 80XS
Salah satu hal penting yang harus dilakukan dalam pemanfaatan sumberdaya kelautan dan pesisir adalah pemetaan bawah laut. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kedalaman Perairan...
Implementasi Kurikulum Merdeka di SDN 38 Banyuasin Kabupaten Bayuasin
Implementasi Kurikulum Merdeka di SDN 38 Banyuasin Kabupaten Bayuasin
This study aims to: 1) Describe the implementation of the independent curriculum at SD Negeri 38 Banyuasin, Banyuasin Regency; 2) Describe the factors that are the weaknesses and s...
Penerapan Sistem Informasi Geografis pada Evaluasi Kondisi Fisik dan Fungsi pada Prasarana Sungai Serang
Penerapan Sistem Informasi Geografis pada Evaluasi Kondisi Fisik dan Fungsi pada Prasarana Sungai Serang
Pengelolaan sungai sangat diperlukan agar kebermanfaatan dan keamanannya dapat terjamin. Pengelolaan sungai bisa berwujud dalam monitoring kondisi fisik dan fungsi prasarana sungai...
Evaluasi Banjir pada Pertemuan Dua Sungai di DAS Sumbawa
Evaluasi Banjir pada Pertemuan Dua Sungai di DAS Sumbawa
Penanganan sungai pada Daerah Aliran Sungai (DAS) harus dilakukan secara integral, tidak dilakukan secara parsial, guna menjadi dasar dalam evaluasi terhadap banjir. Pada Pertemuan...
Evaluasi Banjir pada Pertemuan Dua Sungai di DAS Sumbawa
Evaluasi Banjir pada Pertemuan Dua Sungai di DAS Sumbawa
Penanganan sungai pada Daerah Aliran Sungai (DAS) harus dilakukan secara integral, tidak dilakukan secara parsial, guna menjadi dasar dalam evaluasi terhadap banjir. Pada Pertemuan...
KOREKSI MISTIE PADA SEISMIK SINGLE CHANNEL MENGGUNAKAN SINGLE BEAM ECHOSOUNDER DI PERAIRAN BINTAN SELATAN
KOREKSI MISTIE PADA SEISMIK SINGLE CHANNEL MENGGUNAKAN SINGLE BEAM ECHOSOUNDER DI PERAIRAN BINTAN SELATAN
Seismik merupakan metode eksplorasi geologi bawah laut dengan menggunakan penjalaran gelombang akustik sehingga dapat menggambarkan bentuk dan lapisan bawah permukaan dasar laut. P...

