Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

FENOMENA PENGGUNAAN KATAKANA PADA KEMASAN MINUMAN DI INDONESIA

View through CrossRef
Penggunaan huruf Katakana pada kemasan produk minuman di Indonesia semakin mencerminkan pengaruh budaya Jepang dalam pemasaran global, meskipun tidak semua masyarakat Indonesia memahami huruf Katakana. Katakana, salah satu sistem penulisan dalam bahasa Jepang, sering digunakan untuk memberikan kesan modern dan eksotis pada berbagai produk, termasuk minuman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan huruf Katakana pada kemasan minuman di Indonesia dengan pendekatan semantik, khususnya teori Gairaigo yang merujuk pada kata serapan dari bahasa asing yang ditulis dalam Katakana. Penelitian ini merupakan studi deskriptif kualitatif. Sampel dipilih dengan teknik purposive sampling. Terdapat  sepuluh produk minuman yang menjadi sampel dan secara jelas menggunakan Katakana pada kemasannya, yaitu: You C1000, Teh Itoen, Fibe-Mini, Oronamin C Drink, Yobick, Pristine, Nu Tea, Heavenly Blush, The Pokka, dan Perfect Aklaline Water. Data dikumpulkan melalui dokumentasi dengan mengamati dan mencatat tulisan Katakana dari produk fisik maupun gambar digital. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis isi dengan pendekatan semantik berdasarkan teori Gairaigo untuk memahami makna dan konotasi dari kata-kata Katakana tersebut. Tulisan Katakana pada kemasan minuman umumnya merujuk pada nama rasa atau identitas produk. Pada kemasan You C1000, misalnya, terdapat tulisan seperti ビタミンアップル (Vitamin Apple) dan ビタミンオレンジ (Vitamin Orange) yang menunjukkan rasa produk. Teh Ito En menggunakan ジャスミン (Jasmine) untuk menunjukkan rasa tehnya, sedangkan Fibe-Mini menampilkan ファイブミニ (Fibe Mini) sebagai nama merk produk. Demikian juga Oronamin C Drink menampilkan オロナミンCドリンク (Oronamin C Drink) dan Yobick dengan ヨービック (Yobick). Secara semantik, Katakana membantu menghadirkan konsep asing yang diasosiasikan dengan modernitas, internasionalitas, dan kualitas. Hal ini menciptakan citra produk yang menarik dan berdaya saing global di pasar Indonesia. Namun, tidak semua konsumen memahami arti kata-kata tersebut, yang bisa menimbulkan kebingungan. Oleh karena itu, meskipun Katakana memperkuat citra merek, produsen harus mempertimbangkan pemahaman konsumen untuk memastikan pesan yang disampaikan dapat diterima dengan jelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Katakana tidak hanya menyampaikan rasa, identitas produkatau merk produk, tetapi juga membawa makna budaya dan simbolik yang mempengaruhi persepsi konsumen. Hal ini mencerminkan bagaimana teori Gairaigo membentuk daya tarik modern dan internasional dari suatu produk dalam konteks Indonesia.
Title: FENOMENA PENGGUNAAN KATAKANA PADA KEMASAN MINUMAN DI INDONESIA
Description:
Penggunaan huruf Katakana pada kemasan produk minuman di Indonesia semakin mencerminkan pengaruh budaya Jepang dalam pemasaran global, meskipun tidak semua masyarakat Indonesia memahami huruf Katakana.
Katakana, salah satu sistem penulisan dalam bahasa Jepang, sering digunakan untuk memberikan kesan modern dan eksotis pada berbagai produk, termasuk minuman.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan huruf Katakana pada kemasan minuman di Indonesia dengan pendekatan semantik, khususnya teori Gairaigo yang merujuk pada kata serapan dari bahasa asing yang ditulis dalam Katakana.
Penelitian ini merupakan studi deskriptif kualitatif.
Sampel dipilih dengan teknik purposive sampling.
Terdapat  sepuluh produk minuman yang menjadi sampel dan secara jelas menggunakan Katakana pada kemasannya, yaitu: You C1000, Teh Itoen, Fibe-Mini, Oronamin C Drink, Yobick, Pristine, Nu Tea, Heavenly Blush, The Pokka, dan Perfect Aklaline Water.
Data dikumpulkan melalui dokumentasi dengan mengamati dan mencatat tulisan Katakana dari produk fisik maupun gambar digital.
Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis isi dengan pendekatan semantik berdasarkan teori Gairaigo untuk memahami makna dan konotasi dari kata-kata Katakana tersebut.
Tulisan Katakana pada kemasan minuman umumnya merujuk pada nama rasa atau identitas produk.
Pada kemasan You C1000, misalnya, terdapat tulisan seperti ビタミンアップル (Vitamin Apple) dan ビタミンオレンジ (Vitamin Orange) yang menunjukkan rasa produk.
Teh Ito En menggunakan ジャスミン (Jasmine) untuk menunjukkan rasa tehnya, sedangkan Fibe-Mini menampilkan ファイブミニ (Fibe Mini) sebagai nama merk produk.
Demikian juga Oronamin C Drink menampilkan オロナミンCドリンク (Oronamin C Drink) dan Yobick dengan ヨービック (Yobick).
Secara semantik, Katakana membantu menghadirkan konsep asing yang diasosiasikan dengan modernitas, internasionalitas, dan kualitas.
Hal ini menciptakan citra produk yang menarik dan berdaya saing global di pasar Indonesia.
Namun, tidak semua konsumen memahami arti kata-kata tersebut, yang bisa menimbulkan kebingungan.
Oleh karena itu, meskipun Katakana memperkuat citra merek, produsen harus mempertimbangkan pemahaman konsumen untuk memastikan pesan yang disampaikan dapat diterima dengan jelas.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Katakana tidak hanya menyampaikan rasa, identitas produkatau merk produk, tetapi juga membawa makna budaya dan simbolik yang mempengaruhi persepsi konsumen.
Hal ini mencerminkan bagaimana teori Gairaigo membentuk daya tarik modern dan internasional dari suatu produk dalam konteks Indonesia.

Related Results

KETAHANAN JENIS KEMASAN BENIH KEDELAI TERHADAP SERANGAN HAMA CALLOSOBRUCHUS MACULATUS
KETAHANAN JENIS KEMASAN BENIH KEDELAI TERHADAP SERANGAN HAMA CALLOSOBRUCHUS MACULATUS
Penggunaan jenis kemasan yang tepat dapat mempertahankan kualitas benih, sehingga tetap baik pada saat akan ditanam. Jenis kemasan yang tidak mampu mempertahankan kadar air pada ko...
Rancang Bangun Robot Penyaji Minuman Menggunakan ATMega 8535 dan Mini Water Pump
Rancang Bangun Robot Penyaji Minuman Menggunakan ATMega 8535 dan Mini Water Pump
Rancang bangun robot penyaji minuman ini berfungsi untuk menyajikan satu jenis ataupun campuran beberapa minuman. Minuman yang dapat disediakan adalah 8 jenis bahan minuman dan 8 j...
PERANCANGAN BUKU DESAIN KEMASAN ”BASIC OF PACKAGING”
PERANCANGAN BUKU DESAIN KEMASAN ”BASIC OF PACKAGING”
AbstrakPerkembangan industri yang semakin pesat membuat para produsen produk mencoba mencari strategi yang tepat dalam menghadapi pesaingnya. Salah satu strategi yang tepat adalah ...
MENCIPTAKAN PELUANG USAHA WARGA KELURAHAN RUNGKUT KIDUL MELALUI PELATIHAN MINUMAN KEKINIAN
MENCIPTAKAN PELUANG USAHA WARGA KELURAHAN RUNGKUT KIDUL MELALUI PELATIHAN MINUMAN KEKINIAN
Minuman kekinian adalah minuman yang sedang populer dan tren di kalangan konsumen saat ini. Minuman kekinian sendiri sering kali menawarkan kombinasi unik dari rasa, presentasi, da...
PENDAMPINGAN PEMBUATAN KEMASAN PRIMER DAN SEKUNDER PADA UMKM DODOL BETAWI
PENDAMPINGAN PEMBUATAN KEMASAN PRIMER DAN SEKUNDER PADA UMKM DODOL BETAWI
  Kemasan merupakan faktor penting dalam memenangkan persaingan usaha. Kemasan dan harga sangat berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputu...
PENGARUH PENGUNAAN MINUMAN KERAS PADA KEHIDUPAN REMAJA
PENGARUH PENGUNAAN MINUMAN KERAS PADA KEHIDUPAN REMAJA
Minuman keras atau disebut juga minuman beralkohol adalah minuman yang mengandung Zat etanol. Etanol sendiri adalah zat atau bahan yang Bila dikonsumsi akan mengurangi kesadaran ko...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
IMPLEMENTASI PERAN PENGAWASAN BPOM TERHADAP PENJUALAN MAKANAN DAN MINUMAN KEMASAN RUSAK (PERSPEKTIF HUKUM PERLINDUNGAN KONSUMEN)
IMPLEMENTASI PERAN PENGAWASAN BPOM TERHADAP PENJUALAN MAKANAN DAN MINUMAN KEMASAN RUSAK (PERSPEKTIF HUKUM PERLINDUNGAN KONSUMEN)
Penjualan makanan dan minuman kemasan rusak kepada konsumen merupakan pelanggaran terhadap ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Tujuan di...

Back to Top