Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Analisis Risiko Kredit Bermasalah Dalam Perspektif Akuntansi Keuangan Pada KSP CU Bahtera Sejahtera Tempat Pelayanan Nita

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko kredit bermasalah dalam perspektif akuntansi keuangan pada KSP CU Bahtera Sejahtera tempat pelayanan Nita. Penelitian ini dilaksanakan di KSP CU Bahtera Sejahtera Tempat Pelayanan Nita yang dilakukan pada 1 Agustus s/d 19 Desember 2025, bertempat di Desa Nita, Kecamatan Nita Kabupaten Sikka. Data dikumpulkan menggunakan teknik Wawancara, Observasi, Dokumentasi dan Studi Kepustakaan. Teknik analisis data terdiri dari tiga langkah yaitu, Reduksi data, Penyajian data, dan Penarikan Kesimpulan dan Verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa risiko kredit bermasalah merupakan salah satu risiko utama yang dihadapi oleh KSP CU Bahtera Sejahtera Tempat Pelayanan Nita dan memiliki pengaruh signifikan terhadap kondisi keuangan koperasi. Risiko ini terutama muncul akibat keterlambatan dan ketidakmampuan anggota dalam memenuhi kewajiban pembayaran pinjaman sesuai dengan perjanjian yang telah ditetapkan. Dalam perspektif akuntansi keuangan, pengelolaan risiko kredit bermasalah telah dilakukan melalui proses pengukuran berdasarkan tingkat kolektibilitas pinjaman, pengakuan dengan membentuk cadangan kerugian kredit, serta penyajian dan pengungkapan yang tercermin dalam laporan keuangan dan catatan atas laporan keuangan. Penerapan perlakuan akuntansi tersebut bertujuan untuk menyajikan informasi keuangan yang wajar, transparan, dan dapat dipercaya oleh pihak internal maupun eksternal koperasi. Risiko kredit bermasalah berdampak langsung terhadap penurunan sisa hasil usaha (SHU) dan berpotensi mengganggu likuiditas koperasi. Oleh karena itu, pengendalian risiko kredit melalui analisis kelayakan pinjaman, pemantauan pembayaran, serta pembentukan cadangan kerugian yang memadai sangat diperlukan untuk menjaga stabilitas dan keberlanjutan usaha koperasi. Maka penerapan akuntansi keuangan yang tepat dalam mengelola risiko kredit bermasalah menjadi faktor penting bagi KSP CU Bahtera Sejahtera Tempat Pelayanan Nita dalam meningkatkan kinerja keuangan dan menjaga kepercayaan anggota.
Title: Analisis Risiko Kredit Bermasalah Dalam Perspektif Akuntansi Keuangan Pada KSP CU Bahtera Sejahtera Tempat Pelayanan Nita
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko kredit bermasalah dalam perspektif akuntansi keuangan pada KSP CU Bahtera Sejahtera tempat pelayanan Nita.
Penelitian ini dilaksanakan di KSP CU Bahtera Sejahtera Tempat Pelayanan Nita yang dilakukan pada 1 Agustus s/d 19 Desember 2025, bertempat di Desa Nita, Kecamatan Nita Kabupaten Sikka.
Data dikumpulkan menggunakan teknik Wawancara, Observasi, Dokumentasi dan Studi Kepustakaan.
Teknik analisis data terdiri dari tiga langkah yaitu, Reduksi data, Penyajian data, dan Penarikan Kesimpulan dan Verifikasi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa risiko kredit bermasalah merupakan salah satu risiko utama yang dihadapi oleh KSP CU Bahtera Sejahtera Tempat Pelayanan Nita dan memiliki pengaruh signifikan terhadap kondisi keuangan koperasi.
Risiko ini terutama muncul akibat keterlambatan dan ketidakmampuan anggota dalam memenuhi kewajiban pembayaran pinjaman sesuai dengan perjanjian yang telah ditetapkan.
Dalam perspektif akuntansi keuangan, pengelolaan risiko kredit bermasalah telah dilakukan melalui proses pengukuran berdasarkan tingkat kolektibilitas pinjaman, pengakuan dengan membentuk cadangan kerugian kredit, serta penyajian dan pengungkapan yang tercermin dalam laporan keuangan dan catatan atas laporan keuangan.
Penerapan perlakuan akuntansi tersebut bertujuan untuk menyajikan informasi keuangan yang wajar, transparan, dan dapat dipercaya oleh pihak internal maupun eksternal koperasi.
Risiko kredit bermasalah berdampak langsung terhadap penurunan sisa hasil usaha (SHU) dan berpotensi mengganggu likuiditas koperasi.
Oleh karena itu, pengendalian risiko kredit melalui analisis kelayakan pinjaman, pemantauan pembayaran, serta pembentukan cadangan kerugian yang memadai sangat diperlukan untuk menjaga stabilitas dan keberlanjutan usaha koperasi.
Maka penerapan akuntansi keuangan yang tepat dalam mengelola risiko kredit bermasalah menjadi faktor penting bagi KSP CU Bahtera Sejahtera Tempat Pelayanan Nita dalam meningkatkan kinerja keuangan dan menjaga kepercayaan anggota.

Related Results

ANALISIS RISIKO KREDIT USAHA PADA NASABAH PT. BANK BRI (STUDI KASUS BRI UNIT T. NYAK ARIEF)
ANALISIS RISIKO KREDIT USAHA PADA NASABAH PT. BANK BRI (STUDI KASUS BRI UNIT T. NYAK ARIEF)
Persoalan kredit macet selalu saja menjadi berita dalam berbagai harian lokalmaupun nasional yang terbit di Indonesia. Keberadaan kredit macet dalam duniaperbankan merupakan suatu ...
Tindakan Hukum Penyelamatan Kredit Bermasalah Pada Bank
Tindakan Hukum Penyelamatan Kredit Bermasalah Pada Bank
Kredit yang dikelola dengan prinsip kehati-hatian akan menempatkan pada kualitas yang Performing Loan sehingga dapat memberikan pendapatan yang besar bagi Bank. Pendapatan yang dip...
Pendampingan Penguasaan Akuntansi Dasar Bagi Pegawai BPR Mitra Daya Mandiri Bogor
Pendampingan Penguasaan Akuntansi Dasar Bagi Pegawai BPR Mitra Daya Mandiri Bogor
Pemahaman mengenai sistem akuntansi dan laporan keuangan diperlukan oleh entitas maupun lembaga yang menyalurkan kredit produktif. Bagi entitas, sistem akuntansi berguna untuk memp...
PROSEDUR PEMBERIAN KREDIT PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH (BPD) SUMATERA BARAT
PROSEDUR PEMBERIAN KREDIT PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH (BPD) SUMATERA BARAT
Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui dan memahami bagaimana prosedur pemberian kredit pada PT. BPD Sumatera Barat. Metode Analisa Data yang digunakan metode analisa kualitatif se...
Analisis Strategi Penanganan Kredit Macet Berdasarkan Konsep Manajemen Risiko Kredit pada KSP Kopdit Tuke Jung
Analisis Strategi Penanganan Kredit Macet Berdasarkan Konsep Manajemen Risiko Kredit pada KSP Kopdit Tuke Jung
Kredit macet merupakan salah satu risiko utama yang dihadapi koperasi simpan pinjam dan dapat berdampak pada stabilitas keuangan serta keberlanjutan usaha koperasi. Penelitian ini ...

Back to Top