Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENGEMBANGAN DESAIN SUVENIR UNTUK KAMPUNG WISATA SAYURAN KTD GEMAH RIPAH BAUSASRAN

View through CrossRef
Suvenir merupakan salah satu produk strategis yang dibutuhkan oleh KTD Gemah Ripah. Suvenir diberikan kepada perwakilan rombongan sebagai simbol dan bukti silaturahmi antar lembaga. Saat ini, pihak KTD Gemah Ripah memerlukan suvenir baru yang dapat meningkatkan makna dari kegiatan wisata. Tujuan pengabdian untuk pengembangan potensi masyarakat melalui pembuatan desain suvenir baru berbentuk mangkok. Metode pengabdian terangkai menjadi beberapa tahapan, yaitu observasi, wawancara dan workshop. Luaran berupa suvenir mangkok. Hasil pengabdian diterapkan untuk menyajikan mie bayam brasil yang diolah sendiri oleh KTD Gemah Ripah. Masyarakat KTD Gemah Ripah terlibat aktif untuk melakukan proses desain melalui pengisian modul. Sketsa dari modul tersebut diwujudkan ke dalam produk jadi untuk diuji coba. Berdasarkan kegiatan pengabdian ini KTD Gemah Ripah merasa puas dengan desain suvenir yang mereka hasilkan. Mereka mendapatkan pengalaman yang berharga karena memiliki pengetahuan proses desain. Akhir dari kegiatan ini penulis melihat potensi KTD Gemah Ripah dalam memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai referensi untuk mengembangkan suvenir baru. Kebaharuan suvenir dapat dilihat pada ragam motif yang dihasilkan oleh setiap peserta workshop.
Title: PENGEMBANGAN DESAIN SUVENIR UNTUK KAMPUNG WISATA SAYURAN KTD GEMAH RIPAH BAUSASRAN
Description:
Suvenir merupakan salah satu produk strategis yang dibutuhkan oleh KTD Gemah Ripah.
Suvenir diberikan kepada perwakilan rombongan sebagai simbol dan bukti silaturahmi antar lembaga.
Saat ini, pihak KTD Gemah Ripah memerlukan suvenir baru yang dapat meningkatkan makna dari kegiatan wisata.
Tujuan pengabdian untuk pengembangan potensi masyarakat melalui pembuatan desain suvenir baru berbentuk mangkok.
Metode pengabdian terangkai menjadi beberapa tahapan, yaitu observasi, wawancara dan workshop.
Luaran berupa suvenir mangkok.
Hasil pengabdian diterapkan untuk menyajikan mie bayam brasil yang diolah sendiri oleh KTD Gemah Ripah.
Masyarakat KTD Gemah Ripah terlibat aktif untuk melakukan proses desain melalui pengisian modul.
Sketsa dari modul tersebut diwujudkan ke dalam produk jadi untuk diuji coba.
Berdasarkan kegiatan pengabdian ini KTD Gemah Ripah merasa puas dengan desain suvenir yang mereka hasilkan.
Mereka mendapatkan pengalaman yang berharga karena memiliki pengetahuan proses desain.
Akhir dari kegiatan ini penulis melihat potensi KTD Gemah Ripah dalam memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai referensi untuk mengembangkan suvenir baru.
Kebaharuan suvenir dapat dilihat pada ragam motif yang dihasilkan oleh setiap peserta workshop.

Related Results

PEMBENTUKAN KELOMPOK SADAR WISATA ( POKDARWIS ) DAN PENGEMBANGAN WISATA DI PANTAI GEMAH
PEMBENTUKAN KELOMPOK SADAR WISATA ( POKDARWIS ) DAN PENGEMBANGAN WISATA DI PANTAI GEMAH
ABSTRAK Devisa terbanyak bagi daerah disumbangkan oleh bidang pariwisata. Hal ini disebabkan karena Indonesia memiliki keanekaragaman Potensi wisata. Salah satunya di Tulunga...
ARAHAN PENATAAN KAMPUNG TRADISIONAL WISATA BATIK KAUMAN SURAKARTA
ARAHAN PENATAAN KAMPUNG TRADISIONAL WISATA BATIK KAUMAN SURAKARTA
ABSTRACT Kampung Wisata Batik Kauman Surakarta is a village that grows among the villages in Java. The term Pakauman given by Keraton means the dwellings of 'kaum' or ulama. Kampun...
Pengaruh Pajak Penjualan PPN Dan PPnBM Terhadap Laba Rugi Fiskal Pada UD Gemah Ripah
Pengaruh Pajak Penjualan PPN Dan PPnBM Terhadap Laba Rugi Fiskal Pada UD Gemah Ripah
Taxes are a very important source for a sector of state revenue. To further increase revenue in the tax sector, several improvements have been made. In this research, the researche...
Fasilitasi Rencana Aksi Perintisan Wisata Kuliner Berbasis Urban Farming di Pinggir Kali Code, Yogyakarta
Fasilitasi Rencana Aksi Perintisan Wisata Kuliner Berbasis Urban Farming di Pinggir Kali Code, Yogyakarta
Pada tahun 2023, kegiatan pengabdian yang dilakukan di RT 13 dan RT 14 Kampung Surokarsan untuk mempersiapkan kampung tersebut menjadi kampung wisata kuliner. Kegiatan pengabdian t...
POLA AKTIVITAS MASYARAKAT SEBAGAI HIRARKI KAMPUNG NAGA SEBAGAI WARISAN BUDAYA CERDAS
POLA AKTIVITAS MASYARAKAT SEBAGAI HIRARKI KAMPUNG NAGA SEBAGAI WARISAN BUDAYA CERDAS
The pattern of community activities in Tasikmalaya, Kampung Naga can be identified as a cultural transformation that exists in the neighborhood of the traditional house and can be ...
Analisis Penerapan Urban Farming di Kampung Sayur Bausasran, Kota Yogyakarta: Studi Kasus Kelompok Tani Gemah Ripah
Analisis Penerapan Urban Farming di Kampung Sayur Bausasran, Kota Yogyakarta: Studi Kasus Kelompok Tani Gemah Ripah
Pertumbuhan penduduk di wilayah perkotaan mengakibatkan meningkatnya kebutuhan pangan masyarakat, sementara konversi lahan pertanian menyebabkan berkurangnya lahan yang dapat dipro...
POTENSI WISATA DAN UNSUR-UNSUR PENGEMBANGAN WISATA KAMPUNG KOTA DI KELURAHAN SUDIROPRAJAN SURAKARTA
POTENSI WISATA DAN UNSUR-UNSUR PENGEMBANGAN WISATA KAMPUNG KOTA DI KELURAHAN SUDIROPRAJAN SURAKARTA
Pemerintah Kota Surakarta berupaya mengembangkan wisata kampung kota untuk meningkatkan daya tarik wisata dan pariwisata yang bisa berdampak bagi peningkatan kesejahteraan masyarak...

Back to Top