Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA PEMBUATAN PUPUK ORGANIK PADAT DARI LIMBAH TERNAK SAPI PADA KOMUNITAS TORA-TORA DI KELURAHAN PANTOLOAN KECAMATAN TAWAELI KOTA PALU

View through CrossRef
Pupuk organik merupakan pupuk yang berasal dari sisa tanaman dan kotoran hewan yang mengalami proses pelapukan atau dekomposisi. pupuk organik memiliki keunggulan ramah lingkungan dan mampu meningkatkan kesuburan tanah dengan memperbaiki kerusakan fisik tanah. pupuk organik ini juga suatu usaha yang cukup menjanjikan yang dapat menjadi peluang usaha bagi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi faktor internal (kekuatan - kelemahan) dan faktor eksternal (peluang – ancaman) dalam mendukung perkembangan usaha pembuatan pupuk organik padat dari limbah ternak sapi pada komunitas tora-tora di Kelurahan Pantoloan Kecamatan Tawaeli Kota Palu. Penentuan responden ini ditentukan secara sengaja (Purposive). Jumlah responen 9 yang terdiri dari 1 orang pimpinan, 4 orang karyawan, 2 orang konsumen, 1 orang perwakilan badan penelitian pembangunan daerah kota palu, 1 orang pesaing dari komunitas berbeda. Hasil penelitian diperoleh bahwa strategi pengembangan usaha yang diterapkan komunitas tora-tora yaitu strategi S-O dimana faktor kekuatan = 3,31 dan Peluang 3,53 lebiih besar dibandingkan faktor kelemahan = 2,30 dan ancaman 2,00 dengan perbandingan faktor internal = 1,02 (sumbun X) dan faktor eksternal = 1,53 (sumbu Y). Untuk menerapkan pengembangan usaha pembuatan pupuk organik padat dari limbah ternak sapi pada komunitas tora-tora berada pada strategi S-O yaitu kuadran I, dimana pada posisi ini menciptakan strategi yang menggunakan kekuatan untuk memanfaatkan peluang. Alternatif strategi yaitu memanfaatkan kekuatan sebagai pelatih wirausahawan yang memiliki dukungan langsung dan binaan dari pemerintah, memanfaatkan teknologi yang sudah memadai dengan harga produk standar dan tenaga kerja yang berpengalaman dan lokasi yang strategis menciptakan harga produk standar.
Title: STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA PEMBUATAN PUPUK ORGANIK PADAT DARI LIMBAH TERNAK SAPI PADA KOMUNITAS TORA-TORA DI KELURAHAN PANTOLOAN KECAMATAN TAWAELI KOTA PALU
Description:
Pupuk organik merupakan pupuk yang berasal dari sisa tanaman dan kotoran hewan yang mengalami proses pelapukan atau dekomposisi.
pupuk organik memiliki keunggulan ramah lingkungan dan mampu meningkatkan kesuburan tanah dengan memperbaiki kerusakan fisik tanah.
pupuk organik ini juga suatu usaha yang cukup menjanjikan yang dapat menjadi peluang usaha bagi masyarakat.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi faktor internal (kekuatan - kelemahan) dan faktor eksternal (peluang – ancaman) dalam mendukung perkembangan usaha pembuatan pupuk organik padat dari limbah ternak sapi pada komunitas tora-tora di Kelurahan Pantoloan Kecamatan Tawaeli Kota Palu.
Penentuan responden ini ditentukan secara sengaja (Purposive).
Jumlah responen 9 yang terdiri dari 1 orang pimpinan, 4 orang karyawan, 2 orang konsumen, 1 orang perwakilan badan penelitian pembangunan daerah kota palu, 1 orang pesaing dari komunitas berbeda.
Hasil penelitian diperoleh bahwa strategi pengembangan usaha yang diterapkan komunitas tora-tora yaitu strategi S-O dimana faktor kekuatan = 3,31 dan Peluang 3,53 lebiih besar dibandingkan faktor kelemahan = 2,30 dan ancaman 2,00 dengan perbandingan faktor internal = 1,02 (sumbun X) dan faktor eksternal = 1,53 (sumbu Y).
Untuk menerapkan pengembangan usaha pembuatan pupuk organik padat dari limbah ternak sapi pada komunitas tora-tora berada pada strategi S-O yaitu kuadran I, dimana pada posisi ini menciptakan strategi yang menggunakan kekuatan untuk memanfaatkan peluang.
Alternatif strategi yaitu memanfaatkan kekuatan sebagai pelatih wirausahawan yang memiliki dukungan langsung dan binaan dari pemerintah, memanfaatkan teknologi yang sudah memadai dengan harga produk standar dan tenaga kerja yang berpengalaman dan lokasi yang strategis menciptakan harga produk standar.

Related Results

Pengelolaan Limbah Ternak
Pengelolaan Limbah Ternak
Limbah adalah sisa proses produksi atau bahan yang tak bernilai, tak berharga, atau tidak laku dijual. Limbah ternak dibentuk dari pakan yang tersisa dari proses pencernaan. Pakan ...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
BANK PUPUK ORGANIK: PENGELOLAAN LIMBAH TERNAK, DAPUR, DAN PERTANIAN SEBAGAI IMPLEMENTASI EKONOMI SIRKULAR DI DESA KANDANGAN
BANK PUPUK ORGANIK: PENGELOLAAN LIMBAH TERNAK, DAPUR, DAN PERTANIAN SEBAGAI IMPLEMENTASI EKONOMI SIRKULAR DI DESA KANDANGAN
Limbah organik yang berasal dari ternak, dapur dan pertanian masih memerlukan perhatian dari berbagai pihak. Disatu sisi, limbah organik menjadi pemicu meningkatnya emisi gas rumah...
PEMANFAATAN LIMBAH TERNAK SAPI DI KELOMPOK TANI TERNAK SUKATINGGI-1 KAMPUNG CISARONI- LEMBANG
PEMANFAATAN LIMBAH TERNAK SAPI DI KELOMPOK TANI TERNAK SUKATINGGI-1 KAMPUNG CISARONI- LEMBANG
Berdasarkan data Dinas Peternakan tahun 2014, kegiatan ternak sapi perah di Jawa Barat mampu menghasilkan 254.361.179 L susu sapi dengan 31,02% dipasok dari Kabupaten Bandung Barat...
Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik dan Pakan Ternak di Desa Penimbung
Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik dan Pakan Ternak di Desa Penimbung
Salah satu penyebab penurunan produksi padi di NTB adalah semakin mengerasnya struktur tanah akibat penggunaan pupuk kimia yang berlebihan. Untuk itu perlu upaya perbaikan struktur...
Pengembangan Sistem Integrasi Tanaman Tebu-Sapi Potong di Jawa Timur
Pengembangan Sistem Integrasi Tanaman Tebu-Sapi Potong di Jawa Timur
English Capacity of land-based forage beef cattle farming is lim ited. Integrated sugarcane and beef cattle farming is an alternative to increase cattle population and domestic bee...
Pemanfaatan Limbah Ampas Tahu Menjadi Pupuk Organik Padat Menggunakan Bioaktivator Mikroorganisme Lokal Nasi Basi
Pemanfaatan Limbah Ampas Tahu Menjadi Pupuk Organik Padat Menggunakan Bioaktivator Mikroorganisme Lokal Nasi Basi
Penelitian ini dilatar belakangi banyaknya limbah ampas tahu yang tidak dimanfaatkan oleh masyarakat hannya sebagai limbah yang terbuang, dengan adanya penelitian ini mencoba mengg...
Studi Kualitatif Deskriptif : Pengelolaan Limbah Medis Padat pada Beberapa Praktik Mandiri Bidan di Kabupaten Sukabumi dan Kota Depok
Studi Kualitatif Deskriptif : Pengelolaan Limbah Medis Padat pada Beberapa Praktik Mandiri Bidan di Kabupaten Sukabumi dan Kota Depok
Latar Belakang : Limbah medis sebagai limbah B3 (Bahan Berbahaya Beracun) perlu dilakukan pengelolaan terpadu karena dapat menimbulkan kerugian terhadap kesehatan manusia, makhluk ...

Back to Top