Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Penelitian dan pengembangan chair breastfeeding untuk meningkatkan kenyamanan proses menyusui

View through CrossRef
Latar Belakang: Proses menyusui membutuhkan waktu yang lama, sehingga membuat ibu merasa pegal karena harus menompang bayi. Chair Breastfeeding merupakan kursi yang dapat mengurangi keluhan ibu saat menyusui. Saat ini, chair breastfeding sudah ada namun dari segi desain kurang ergonomis karena pada sandaran punggung dan sandaran lengan tidak terbalut busa dan kain katun halus, serta tidak terdapat pijakan kaki. Chair breastfeding yang ada saat kurang menarik dan kurang ergonomis sehingga daya jual rendah.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk meneliti dan mengembangkan chair breastfeeding yang sesuai dengan ergonomis bagi ibu menyusui sehingga membantu meningkatkan proses menyusui.Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian yang mengadopsi penelitian Research and Development (R&D). Penelitian ini terdiri dari 3 tahap, yaitu penelitian tahap I, tahap development, dan penelitian tahap II atau ujicoba produk.Hasil: Hasil penelitian tahap I diperoleh hasil, dari 6 orang ibu menyusui mengatakan bahwa chair breastfeeding yang ergonomis bila terdapat sandaran punggung, sandaran lengan, dan pijakan kaki. Chair breastfeeding terbuat dari bahan yang kuat, kayu dilapisi busa dan tertutup oleh kain yang halus. Tahap development terbentuklah chair breastfeeding yang ergonomis sesuai dengan hasil penelitian tahap pertama, yaitu terdapat pijakan kaki yang menempel permanen pada kursi, sandaran punggung dan sandaran lengan yang dilapisi busa dan tertutup oleh kain katun halus dan penambahan setengah lingakaran di bagian depan untuk meringankan beban ibu saat menyusui serta ukuran yang disesuaikan dengan antropometri tubuh. Hasil penelitian tahap II diperoleh, 5 orang mengatakan chair breastfeeding ergonomis dan nyaman digunakan dalam proses menyusui, dan 1 orang mengatakan tidak ergonomis dan kurang nyaman digunakan dalam proses menyusui.Kesimpulan: Chair breastfeeding yang ergonomis terbukti dapat meningkatkan kenyamanan dalam proses menyusui
Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan Universitas Muhammadiyah Purwokerto
Title: Penelitian dan pengembangan chair breastfeeding untuk meningkatkan kenyamanan proses menyusui
Description:
Latar Belakang: Proses menyusui membutuhkan waktu yang lama, sehingga membuat ibu merasa pegal karena harus menompang bayi.
Chair Breastfeeding merupakan kursi yang dapat mengurangi keluhan ibu saat menyusui.
Saat ini, chair breastfeding sudah ada namun dari segi desain kurang ergonomis karena pada sandaran punggung dan sandaran lengan tidak terbalut busa dan kain katun halus, serta tidak terdapat pijakan kaki.
Chair breastfeding yang ada saat kurang menarik dan kurang ergonomis sehingga daya jual rendah.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk meneliti dan mengembangkan chair breastfeeding yang sesuai dengan ergonomis bagi ibu menyusui sehingga membantu meningkatkan proses menyusui.
Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian yang mengadopsi penelitian Research and Development (R&D).
Penelitian ini terdiri dari 3 tahap, yaitu penelitian tahap I, tahap development, dan penelitian tahap II atau ujicoba produk.
Hasil: Hasil penelitian tahap I diperoleh hasil, dari 6 orang ibu menyusui mengatakan bahwa chair breastfeeding yang ergonomis bila terdapat sandaran punggung, sandaran lengan, dan pijakan kaki.
Chair breastfeeding terbuat dari bahan yang kuat, kayu dilapisi busa dan tertutup oleh kain yang halus.
Tahap development terbentuklah chair breastfeeding yang ergonomis sesuai dengan hasil penelitian tahap pertama, yaitu terdapat pijakan kaki yang menempel permanen pada kursi, sandaran punggung dan sandaran lengan yang dilapisi busa dan tertutup oleh kain katun halus dan penambahan setengah lingakaran di bagian depan untuk meringankan beban ibu saat menyusui serta ukuran yang disesuaikan dengan antropometri tubuh.
Hasil penelitian tahap II diperoleh, 5 orang mengatakan chair breastfeeding ergonomis dan nyaman digunakan dalam proses menyusui, dan 1 orang mengatakan tidak ergonomis dan kurang nyaman digunakan dalam proses menyusui.
Kesimpulan: Chair breastfeeding yang ergonomis terbukti dapat meningkatkan kenyamanan dalam proses menyusui.

Related Results

Breastfeeding Self Efficacy dengan Pemberian ASI Ekslusif pada Ibu Menyusui di Desa Margorejo Kabupaten Pati
Breastfeeding Self Efficacy dengan Pemberian ASI Ekslusif pada Ibu Menyusui di Desa Margorejo Kabupaten Pati
Exclusive breastfeeding is very important for babies. In Central Java there is low breastfeeding coverage, namely in Pati Regency at 75.6%. The lowest breastfeeding coverage is at ...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG CARA MENYUSUI BAYI TERHADAP PENGETAHUAN IBU NIFAS DI RS PKU MUHAMMADIYAH KARANGANYAR
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG CARA MENYUSUI BAYI TERHADAP PENGETAHUAN IBU NIFAS DI RS PKU MUHAMMADIYAH KARANGANYAR
Menyusui adalah proses pemberian air susu ibu (ASI) kepada bayi sejak lahir sampai berusia 2 tahun. Jika bayi diberikan ASI saja sampai usia 6 bulan tanpa menambahkan dan mengganti...
Breastfeeding mothers' self-confidence: A mixed-method study
Breastfeeding mothers' self-confidence: A mixed-method study
Objective: To establish the association of the mother's breastfeeding self-efficacy with infant feeding in the first six months of the child's life and identify the mothers’ percep...
Analisa Blazer menggunakan Pola Dankaerts Ditinjau dari Faktor Kenyamanan pada Ukuran M, L dan XL
Analisa Blazer menggunakan Pola Dankaerts Ditinjau dari Faktor Kenyamanan pada Ukuran M, L dan XL
Blazer sekarang digunakan dalam acara resmi atau tidak resmi. Wanita menggunakan blazer tidak hanya dari modelnya saja tetapi juga dari kenyamanannya. Faktor kenyamanan Blazer dipe...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
Breastfeeding, Science, and Islam: A Study of Knowledge Among Islamic College Students
Breastfeeding, Science, and Islam: A Study of Knowledge Among Islamic College Students
    Breastfeeding, Science, and Islam: A Study of Knowledge Among Islamic College Students     Irma Dwi Tantri,1* 1 UIN Saizu Purwokerto, Indonesia Abstract Stunting in early child...

Back to Top