Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

HUBUNGAN DIET PURIN DENGAN KADAR ASAM URAT PADA PENDERITA GOUT ARTHRITIS

View through CrossRef
Gout Arthritis adalah penyakit akibat kelainan metabolisme asam urat yang tinggi yang disebut hiperurisemia. Prevalensi Gout Arthritis di Indonesia 1,6-13,6 per seribu penduduk. Hiperurisemia disebabkan oleh produksi asam urat yang meningkat dan ekresi asam urat yang rendah. Diet purin adalah salah satu faktor yang menurunkan kadar asam urat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara diet purin dengan kadar asam urat pada penderita Gout Arthritis. Jenis penelitian adalah deskriptif analitik dengan pendekatan Cross Sectional Study yang dilakukan di Wilayah kerja Puskesmas Surian Kabupaten Solok. Populasi penelitian  adalah seluruh penderita Gout Arthritis di Wilayah kerja Puskesmas Surian Kabupaten Solok dan  sampel didapatkan dengan teknik Accidental Sampling sebanyak 41 responden. Data diolah dengan analisis univariat menggunakan distribusi frekuensi dan analisa bivariat menggunakan uji statistik chi square (α=0,05). Hasil penelitian didapatkan lebih dari separuh (61,0%) responden memiliki kadar asam urat yang tinggi, lebih dari separuh (58,5%) responden memiliki diet purin yang tidak patuh. Terdapat hubungan yang signifikan antara diet purin dengan kadar asam urat (p =0,000).
Title: HUBUNGAN DIET PURIN DENGAN KADAR ASAM URAT PADA PENDERITA GOUT ARTHRITIS
Description:
Gout Arthritis adalah penyakit akibat kelainan metabolisme asam urat yang tinggi yang disebut hiperurisemia.
Prevalensi Gout Arthritis di Indonesia 1,6-13,6 per seribu penduduk.
Hiperurisemia disebabkan oleh produksi asam urat yang meningkat dan ekresi asam urat yang rendah.
Diet purin adalah salah satu faktor yang menurunkan kadar asam urat.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara diet purin dengan kadar asam urat pada penderita Gout Arthritis.
Jenis penelitian adalah deskriptif analitik dengan pendekatan Cross Sectional Study yang dilakukan di Wilayah kerja Puskesmas Surian Kabupaten Solok.
Populasi penelitian  adalah seluruh penderita Gout Arthritis di Wilayah kerja Puskesmas Surian Kabupaten Solok dan  sampel didapatkan dengan teknik Accidental Sampling sebanyak 41 responden.
Data diolah dengan analisis univariat menggunakan distribusi frekuensi dan analisa bivariat menggunakan uji statistik chi square (α=0,05).
Hasil penelitian didapatkan lebih dari separuh (61,0%) responden memiliki kadar asam urat yang tinggi, lebih dari separuh (58,5%) responden memiliki diet purin yang tidak patuh.
Terdapat hubungan yang signifikan antara diet purin dengan kadar asam urat (p =0,000).

Related Results

HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK, ASUPAN PURIN DAN STATUS GIZI TERHADAP KADAR ASAM URAT PASIEN HIPERURISEMIA
HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK, ASUPAN PURIN DAN STATUS GIZI TERHADAP KADAR ASAM URAT PASIEN HIPERURISEMIA
Hiperurisemia adalah penyakit yang diakibatkan adanya peningkatan kadar asam urat diatas normal, jika kadar asam urat >7 mg/dl pada pria dan >5,7 mg/dl pada wanita. Aktivitas...
HUBUNGAN MENOPAUSE DENGAN KADAR ASAM URAT DALAM DARAH (Di Desa Bareng, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang)
HUBUNGAN MENOPAUSE DENGAN KADAR ASAM URAT DALAM DARAH (Di Desa Bareng, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang)
Asam urat merupakan salah satu penyebab jantung koroner, oleh sebab itu siapapun yang kadar asam uratnya tinggi harus berupaya untuk menurunkanya agar kerusakan tidak merembet ke o...
Penyuluhan kesehatan masyarakat: Penatalaksanaan perawatan penderita asam urat menggunakan media booklet
Penyuluhan kesehatan masyarakat: Penatalaksanaan perawatan penderita asam urat menggunakan media booklet
Background: Elderly people who suffer from gout tend to experience relapses which are influenced by a lack of understanding and awareness about gout. In the elderly, gout is a majo...
Skrining dan Edukasi Kesehatan Yang Berfokus Pada Pemeriksaan Kadar Asam Urat Pada Masyarakat di Desa Sabbangparu
Skrining dan Edukasi Kesehatan Yang Berfokus Pada Pemeriksaan Kadar Asam Urat Pada Masyarakat di Desa Sabbangparu
Asam urat merupakan hasil metabolisme akhir dari purin yaitu salah satu komponen asam nukleat yang terdapat dalam inti sel tubuh. Peningkatan kadar asam urat dapat mengakibatkan ga...
PERBANDINGAN KADAR ASAM URAT PADA SUBYEK OBES DAN NON-OBES DI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SAM RATULANGI MANADO
PERBANDINGAN KADAR ASAM URAT PADA SUBYEK OBES DAN NON-OBES DI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SAM RATULANGI MANADO
Abstract: Uric acid is the end product of purine metabolism. Circulating uric acid in the human body is produced by the body (endogenous uric acid) as well as derived from food (ex...
Hubungan Pola Konsumsi Makronutrien dengan Kadar Asam Urat pada Penderita Obesitas dan DMT2 di Kabupaten Jember
Hubungan Pola Konsumsi Makronutrien dengan Kadar Asam Urat pada Penderita Obesitas dan DMT2 di Kabupaten Jember
Hiperurisemia merupakan keadaan peningkatan kadar asam urat >7 mg/dL pada laki-laki dan >6 mg/dL pada perempuan. Asam urat merupakan produk akhir dari degradasi purin. Purin ...

Back to Top