Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Hubungan Pola Konsumsi Makronutrien dengan Kadar Asam Urat pada Penderita Obesitas dan DMT2 di Kabupaten Jember

View through CrossRef
Hiperurisemia merupakan keadaan peningkatan kadar asam urat >7 mg/dL pada laki-laki dan >6 mg/dL pada perempuan. Asam urat merupakan produk akhir dari degradasi purin. Purin didapatkan dari dalam tubuh (Endogen) dan dari luar tubuh (Eksogen). Purin eksogen didapatkan dari salah satu sumber nutrisi yaitu makronutrien. Karbohidrat, lemak, dan protein merupakan komponen dari makronutrien yang berperan besar dalam menghasilkan energi sebagai sumber tenaga bagi tubuh. Pola konsumsi makronutrien yang berlebihan dapat menyebabkan peningkatan kadar asam urat pada penderita obesitas dan DMT2. Penelitian ini merupakan penelitian cross sectional study dengan total sampel sebanyak 63 responden yang merupakan peserta Prolanis. Data diperoleh dari data sekunder departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat (IKM) Fakultas Kedokteran Universitas Jember. Pengaruh pola konsumsi makronutrien terhadap kadar asam urat dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson. Hasil uji analisis didapatkan nilai p value untuk karbohidrat, lemak, dan protein terhadap kadar asam urat 0,034; 0,042; 0,061. Pada penelitian ini disimpulkan bahwa konsumsi karbohidrat dan lemak memiliki hubungan yang signifikan terhadap peningkatan kadar asam urat pada penderita obesitas dan DMT2, sedangkan konsumsi protein tidak memiliki hubungan yang signifikan terhadap peningkatan kadar asam urat pada penderita obesitas dan DMT2.
Title: Hubungan Pola Konsumsi Makronutrien dengan Kadar Asam Urat pada Penderita Obesitas dan DMT2 di Kabupaten Jember
Description:
Hiperurisemia merupakan keadaan peningkatan kadar asam urat >7 mg/dL pada laki-laki dan >6 mg/dL pada perempuan.
Asam urat merupakan produk akhir dari degradasi purin.
Purin didapatkan dari dalam tubuh (Endogen) dan dari luar tubuh (Eksogen).
Purin eksogen didapatkan dari salah satu sumber nutrisi yaitu makronutrien.
Karbohidrat, lemak, dan protein merupakan komponen dari makronutrien yang berperan besar dalam menghasilkan energi sebagai sumber tenaga bagi tubuh.
Pola konsumsi makronutrien yang berlebihan dapat menyebabkan peningkatan kadar asam urat pada penderita obesitas dan DMT2.
Penelitian ini merupakan penelitian cross sectional study dengan total sampel sebanyak 63 responden yang merupakan peserta Prolanis.
Data diperoleh dari data sekunder departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat (IKM) Fakultas Kedokteran Universitas Jember.
Pengaruh pola konsumsi makronutrien terhadap kadar asam urat dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson.
Hasil uji analisis didapatkan nilai p value untuk karbohidrat, lemak, dan protein terhadap kadar asam urat 0,034; 0,042; 0,061.
Pada penelitian ini disimpulkan bahwa konsumsi karbohidrat dan lemak memiliki hubungan yang signifikan terhadap peningkatan kadar asam urat pada penderita obesitas dan DMT2, sedangkan konsumsi protein tidak memiliki hubungan yang signifikan terhadap peningkatan kadar asam urat pada penderita obesitas dan DMT2.

Related Results

HUBUNGAN MENOPAUSE DENGAN KADAR ASAM URAT DALAM DARAH (Di Desa Bareng, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang)
HUBUNGAN MENOPAUSE DENGAN KADAR ASAM URAT DALAM DARAH (Di Desa Bareng, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang)
Asam urat merupakan salah satu penyebab jantung koroner, oleh sebab itu siapapun yang kadar asam uratnya tinggi harus berupaya untuk menurunkanya agar kerusakan tidak merembet ke o...
HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK, ASUPAN PURIN DAN STATUS GIZI TERHADAP KADAR ASAM URAT PASIEN HIPERURISEMIA
HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK, ASUPAN PURIN DAN STATUS GIZI TERHADAP KADAR ASAM URAT PASIEN HIPERURISEMIA
Hiperurisemia adalah penyakit yang diakibatkan adanya peningkatan kadar asam urat diatas normal, jika kadar asam urat >7 mg/dl pada pria dan >5,7 mg/dl pada wanita. Aktivitas...
PERBANDINGAN KADAR ASAM URAT PADA SUBYEK OBES DAN NON-OBES DI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SAM RATULANGI MANADO
PERBANDINGAN KADAR ASAM URAT PADA SUBYEK OBES DAN NON-OBES DI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SAM RATULANGI MANADO
Abstract: Uric acid is the end product of purine metabolism. Circulating uric acid in the human body is produced by the body (endogenous uric acid) as well as derived from food (ex...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Hubungan Konsumsi Kopi Dengan Kadar Asam Urat
Hubungan Konsumsi Kopi Dengan Kadar Asam Urat
Kopi mengandung senyawa polifenol. Senyawa polifenol dalam kopi diantaranya adalah asam klorogenat yang berfungsi dalam metabolisme asam urat yaitu dapat menghambat kerja xantine o...
Pemeriksaan Kesehatan Kadar Asam Urat pada Masyarakat Kecamatan Silih Nara Kabupaten Aceh Tengah
Pemeriksaan Kesehatan Kadar Asam Urat pada Masyarakat Kecamatan Silih Nara Kabupaten Aceh Tengah
Pemeriksaan kesehatan kadar asam urat perlu dilakukan untuk mencegah terjadinya gangguan kesehatan yang lebih parah atau terjadinya komplikasi. Asam urat tinggi dikenal sebagai hip...

Back to Top