Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

DETERMINASI PEMILIHAN TERAPI AKUPUNKTUR PADA PASIEN PASCA STROKE DI PRAKTEK MANDIRI AKUPUNKTUR JAKARTA

View through CrossRef
Pasca Stroke merupakan sebuah masa yang krusial bagi para penderitanya. Selain pengobatan medis, terapi akupunktur saat ini menjadi salah satu terapi yang dipilih untuk pemulihan hingga penyembuhan stroke. Dimana untuk menentukan pemilihan terapi akupunktur pada pasien pasca stroke didasari oleh sejumlah faktor seperti faktor personal, usia, jenis kelamin, suku, budaya, sosial ekonomi, karakteristik dari gejala, konsep penyakit, persepsi nilai, ketidakpuasan pada layanan konvensional, keamanan, efektifitas dan manfaat. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui apakah ada hubungan antara faktor faktor yang mempengaruhi pasien dalam pemilihan terapi akupunktur dengan keputusan pemilihan terapi akupunktur pada pasien pasca stroke. Penelitian dilaksanakan di Praktek Mandiri Akupunktur Sumarno Hartopawiro Jakarta. Penelitian menggunakan metode kuesioner dengan teknik sampel purposive yang melibatkan 62 responden. Hasil uji hipotesis menggunakan uji Chi Square (χ2) dengan signifikansi 0.05 (tingkat kepercayaan 95%) didapatkan hasil Chi Square (χ2)   hitung sebesar 21.855 dan uji Chi Square (χ2) tabel sebesar 19.67514. Karena χ2 hitung ≥ χ2 tabel maka Ho ditolak dan Ha diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara faktor faktor yang mempengaruhi pasien dalam pemilihan terapi akupunktur dengan keputusan pemilihan terapi akupunktur pada pasien pasca stroke di Praktik Akupunktur Mandiri Sumarno Hartopawiro Jakarta dimana faktor efektifitas manfaat terapi akupunktur merupakan jawaban terbanyak yang dipilih oleh responden (10.5%). Pada analisa hubungan antar variabel, faktor budaya (α = 0.045) dan faktor suku ras (α = 0.006) memiliki hubungan yang signifikan dengan keputusan pasien dalam pemilihan terapi akupunktur. Dari  analisa menggunakan  uji Chi-Square (χ2)  didapatkan hasil Chi Square (χ2) hitung > Chi Square (χ2) tabel (21.855 > 19.67514) maka dapat disimpulkan H0 ditolak dan  Ha  diterima. Artinya ada hubungan antara faktor faktor yang mempengaruhi pasien dalam pemilihan terapi akupunktur dengan keputusan pemilihan terapi akupunktur pada pasien pasca stroke di Praktik Akupunktur Mandiri Sumarno Hartopawiro Jakarta.  
Title: DETERMINASI PEMILIHAN TERAPI AKUPUNKTUR PADA PASIEN PASCA STROKE DI PRAKTEK MANDIRI AKUPUNKTUR JAKARTA
Description:
Pasca Stroke merupakan sebuah masa yang krusial bagi para penderitanya.
Selain pengobatan medis, terapi akupunktur saat ini menjadi salah satu terapi yang dipilih untuk pemulihan hingga penyembuhan stroke.
Dimana untuk menentukan pemilihan terapi akupunktur pada pasien pasca stroke didasari oleh sejumlah faktor seperti faktor personal, usia, jenis kelamin, suku, budaya, sosial ekonomi, karakteristik dari gejala, konsep penyakit, persepsi nilai, ketidakpuasan pada layanan konvensional, keamanan, efektifitas dan manfaat.
Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui apakah ada hubungan antara faktor faktor yang mempengaruhi pasien dalam pemilihan terapi akupunktur dengan keputusan pemilihan terapi akupunktur pada pasien pasca stroke.
Penelitian dilaksanakan di Praktek Mandiri Akupunktur Sumarno Hartopawiro Jakarta.
Penelitian menggunakan metode kuesioner dengan teknik sampel purposive yang melibatkan 62 responden.
Hasil uji hipotesis menggunakan uji Chi Square (χ2) dengan signifikansi 0.
05 (tingkat kepercayaan 95%) didapatkan hasil Chi Square (χ2)   hitung sebesar 21.
855 dan uji Chi Square (χ2) tabel sebesar 19.
67514.
Karena χ2 hitung ≥ χ2 tabel maka Ho ditolak dan Ha diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara faktor faktor yang mempengaruhi pasien dalam pemilihan terapi akupunktur dengan keputusan pemilihan terapi akupunktur pada pasien pasca stroke di Praktik Akupunktur Mandiri Sumarno Hartopawiro Jakarta dimana faktor efektifitas manfaat terapi akupunktur merupakan jawaban terbanyak yang dipilih oleh responden (10.
5%).
Pada analisa hubungan antar variabel, faktor budaya (α = 0.
045) dan faktor suku ras (α = 0.
006) memiliki hubungan yang signifikan dengan keputusan pasien dalam pemilihan terapi akupunktur.
Dari  analisa menggunakan  uji Chi-Square (χ2)  didapatkan hasil Chi Square (χ2) hitung > Chi Square (χ2) tabel (21.
855 > 19.
67514) maka dapat disimpulkan H0 ditolak dan  Ha  diterima.
Artinya ada hubungan antara faktor faktor yang mempengaruhi pasien dalam pemilihan terapi akupunktur dengan keputusan pemilihan terapi akupunktur pada pasien pasca stroke di Praktik Akupunktur Mandiri Sumarno Hartopawiro Jakarta.
 .

Related Results

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Akupunktur sebagai Terapi Pendukung Rehabilitasi Stroke: Laporan Kasus Perbaikan Fungsi Motorik
Akupunktur sebagai Terapi Pendukung Rehabilitasi Stroke: Laporan Kasus Perbaikan Fungsi Motorik
Latar Belakang dan Tujuan: Stroke merupakan salah satu penyebab utama kecacatan pada usia lanjut yang ditandai dengan kelemahan anggota gerak dan penurunan kualitas hidup. Peneliti...
POLA TERAPI DAN EVALUASI KESESUAIAN TERAPI ANTIHIPERTENSI DI APOTEK APPO FARMA BANJARBARU
POLA TERAPI DAN EVALUASI KESESUAIAN TERAPI ANTIHIPERTENSI DI APOTEK APPO FARMA BANJARBARU
POLA TERAPI DAN EVALUASI KESESUAIAN TERAPI ANTIHIPERTENSI DI APOTEK APPO FARMA BANJARBARU THERAPY PATTERNS AND EVALUATION OF THE SUITABILITY OF ANTIHYPERTENSIVEDRUGS IN APPO...
Iranian stroke model-how to involve health policymakers
Iranian stroke model-how to involve health policymakers
Stroke in Iran, with more than 83 million population, is a leading cause of disability and mortality in adults. Stroke has higher incidence in Iran comparing the global situation a...
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN TERAPI AKUPUNKTUR DAN AROMATERAPI PADA SISWA YANG MENGALAMI INSOMNIA
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN TERAPI AKUPUNKTUR DAN AROMATERAPI PADA SISWA YANG MENGALAMI INSOMNIA
Kebutuhan dasar manusia salah satunya tidur, kualitas tidur dapat dikatakan cukup apabila sesuai dengan kebutuhan masing-masing individu. Kualitas tidur yang tidak terpenuhi dapat ...
Terapi Akupunktur Untuk Pasien Stroke Iskemik
Terapi Akupunktur Untuk Pasien Stroke Iskemik
Stroke adalah penyakit yang berbahaya yang dapat melumpuhkan seluruh tubuh penderitanya, menghambat produktivitas kerja, bahkan berujung pada kematian. Indonesia merupakan negara d...
Tinjauan Kepuasan Pasien Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan
Tinjauan Kepuasan Pasien Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan
Dari survey pendahuluan terhadap 20 pasien diperoleh 5 (25%) pasien menyatakan kurang puas terhadap mutu pelayanan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasa...
Faktor Prediktor Kegagalan Virologis pada Pasien HIV yang Mendapat Terapi ARV Lini Pertama dengan Kepatuhan Berobat Baik
Faktor Prediktor Kegagalan Virologis pada Pasien HIV yang Mendapat Terapi ARV Lini Pertama dengan Kepatuhan Berobat Baik
Pendahuluan. Pada negara dengan keterbatasan sumber daya, pengukuran viral load (VL) sebagai prediktor efektivitas terapi antiretroviral (ARV) tidak selalu mudah untuk diakses oleh...

Back to Top