Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PROTOTIPE PENGONTROLAN SUHU OTOMATIS PADA INKUBATOR PENETAS TELUR MENGGUNAKAN ARDUINO UNO

View through CrossRef
Kontrol suhu pada inkubator untuk penetasan sangat penting agar suhu inkubator tetap stabil, suhu normal penetasan telur antara 37oC - 39oC jika suhu di bawah 37 C atau di atas 39 C embrio tidak dapat berkembang dengan baik atau embrio bisa mati. Kontrol suhu dibuat secara otomatis menggunakan Arduino Uno sebagai pengontrol utama, sensor suhu DHT21 untuk membaca suhu ruang inkubator, modul sim800l v2 untuk mengirim pesan ke pengguna jika suhu tidak dalam suhu normal penetasan telur, motor servo digunakan untuk menggeser rak telur, dan menggunakan tiga LED. Untuk menaikkan suhu ruangan ke suhu normal, digunakan tiga buah lampu pijar 5 watt dan satu kipas angin untuk menurunkan suhu inkubator saat suhu naik. Dari hasil pengujian semua rangkaian berjalan dengan baik, untuk mencapai suhu normal dibutuhkan waktu 12 menit dalam pagi, 5 menit siang, 8 menit malam. Pengujian suhu ruangan dengan membandingkan sensor suhu 21 dengan hygrometer buatan pabrik. Persentase error 1,51% pada pagi hari, 0,45% pada siang hari, dan 1,05% pada malam hari.
Title: PROTOTIPE PENGONTROLAN SUHU OTOMATIS PADA INKUBATOR PENETAS TELUR MENGGUNAKAN ARDUINO UNO
Description:
Kontrol suhu pada inkubator untuk penetasan sangat penting agar suhu inkubator tetap stabil, suhu normal penetasan telur antara 37oC - 39oC jika suhu di bawah 37 C atau di atas 39 C embrio tidak dapat berkembang dengan baik atau embrio bisa mati.
Kontrol suhu dibuat secara otomatis menggunakan Arduino Uno sebagai pengontrol utama, sensor suhu DHT21 untuk membaca suhu ruang inkubator, modul sim800l v2 untuk mengirim pesan ke pengguna jika suhu tidak dalam suhu normal penetasan telur, motor servo digunakan untuk menggeser rak telur, dan menggunakan tiga LED.
Untuk menaikkan suhu ruangan ke suhu normal, digunakan tiga buah lampu pijar 5 watt dan satu kipas angin untuk menurunkan suhu inkubator saat suhu naik.
Dari hasil pengujian semua rangkaian berjalan dengan baik, untuk mencapai suhu normal dibutuhkan waktu 12 menit dalam pagi, 5 menit siang, 8 menit malam.
Pengujian suhu ruangan dengan membandingkan sensor suhu 21 dengan hygrometer buatan pabrik.
Persentase error 1,51% pada pagi hari, 0,45% pada siang hari, dan 1,05% pada malam hari.

Related Results

Kualitas Fisik Telur Ayam Arab, Ayam Kampung dan Ayam Ketarras serta Akseptabilitas Telur Ayam Ketarras Setara Telur Ayam Kampung
Kualitas Fisik Telur Ayam Arab, Ayam Kampung dan Ayam Ketarras serta Akseptabilitas Telur Ayam Ketarras Setara Telur Ayam Kampung
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas fisik telur ayam Arab, ayam Kampung dan ayam Ketarras serta akseptabilitas telur ayam Ketarras. Uji kualitas fisik telur menggu...
PENGARUH KOSENTRASI ASAP CAIR DAN UMUR SIMPAN TERHADAP KUALITAS FISIK TELUR ITIK TALANG BENIH
PENGARUH KOSENTRASI ASAP CAIR DAN UMUR SIMPAN TERHADAP KUALITAS FISIK TELUR ITIK TALANG BENIH
Telur merupakan salah satu bahan makanan yang hampir sempurna karena mengandung kaya akan gizi, vitamin dan mineral. Telur memiliki kelemahan yaitu sifatnya cepat rusak, mempunyai ...
MESIN PENETAS OTOMATIS UNTUK BUDIDAYA AYAM BANGKOK
MESIN PENETAS OTOMATIS UNTUK BUDIDAYA AYAM BANGKOK
Mesin penetas telur yang ada dipasaran saat ini adalah mesin penetas yang bekerja secara konvensional, artinya pengaturan suhu dan kelembaban udara ruang penetas dilakukan oleh man...
Penerapan IoT Pada Monitoring Suhu Dan Kelembapan Untuk Alat Penetas Telur Dengan Bot Telegram
Penerapan IoT Pada Monitoring Suhu Dan Kelembapan Untuk Alat Penetas Telur Dengan Bot Telegram
Pada peternakan ayam, peternak biasanya menggunakan sebuah inkubator untuk menetaskan telur-telur ayam. Dalam inkubator tersebut terdapat lampu yang di pakai untuk menghangatkan te...
Rancang Bangun Penetas Telur Otomatis Dengan Metode Kontrol Berbasis Logika Fuzzy
Rancang Bangun Penetas Telur Otomatis Dengan Metode Kontrol Berbasis Logika Fuzzy
Penetas telur adalah komponen kunci dalam industri peternakan yang memerlukan pengawasan suhu dan kelembaban yang ketat untuk mencapai efisiensi dan hasil yang optimal. Penelitian ...
Pemanfaatan Alat Penetas Telur Otomatis untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Peternak Ayam di Kelurahan Sukaraja
Pemanfaatan Alat Penetas Telur Otomatis untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Peternak Ayam di Kelurahan Sukaraja
Pemanfaatan alat penetas otomatis dalam industri peternakan ayam merupakan salah satu inovasi yang dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas usaha peternakan. Alat penetas oto...
Sistem Penghitung Dan Penyeleksi Telur Ayam Berbasis Internet Of Things
Sistem Penghitung Dan Penyeleksi Telur Ayam Berbasis Internet Of Things
Banyak metode yang dapat digunakan untuk mengetahui kesegaran telur ayam, misalnya memanfaatkan senter untuk menyinari telur atau meneropong telur di tempat gelap untuk melihat isi...
Tingkat Penerimaan Konsumen terhadap Ukuran Telur Ayam Ketarras yang dianggap sebagai Telur Ayam Kampng serta Uji Rasa dan Bau
Tingkat Penerimaan Konsumen terhadap Ukuran Telur Ayam Ketarras yang dianggap sebagai Telur Ayam Kampng serta Uji Rasa dan Bau
Ayam Ketarras merupakan ayam dengan komposisi genetik 75% ayam Arab dan 25% ayam Ras petelur. Warna kerabang telur ayam Ketarras mirip dengan warna kerabang telur ayam Kampung. Nam...

Back to Top