Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pengaruh Kecerdasan Emosi terhadap Kekerasan dalam Pacaran Pada Mahasiswa di Kota Bandung

View through CrossRef
Abstract. Dating violence is defined as the act of how often an individual gets violent treatment on the basis of intention and coercion which can cause physical, psychological and sexual injuries by their partners. Emotional intelligence is defined as an individual's ability to recognize and control emotions, have self-motivation, be sensitive to the emotions of others, and the ability to establish relationships with others. This study aims to see the effect of emotional intelligence onvictim Dating violence on college students in the city of Bandung.Then, This research is a causality study with a quantitative approach involving 75 men and 264 women as respondents. This study uses two measuring tools, namely,The Revised Conflict Tactics Scales 2 to measure courtship violence and Emotional Intelligence Inventory (EII) to measure emotional intelligence. The data analysis used is multiple linear regression. The results obtained are that there is an influence of emotional intelligence on victims of dating violence on students in the city of Bandung. The most widely accepted type of violence is emotional and verbal abuse in the form of an overprotective attitude and possessive. Abstrak. Kekerasan dalam pacaran didefinisikan sebagai tindakan seberapa sering individu mendapatkan perlakuan kekerasan atas dasar kesengajaan dan paksaan yang dapat menyebabkan luka secara fisik, psikologis, dan seksual oleh pasangannya. Kecerdasan emosi didefinisikan sebagai kemampuan individu untuk mengenali dan mengontrol emosi, memiliki motivasi untuk diri sendiri, peka terhadap emosi orang lain, dan kecakapan untuk menjalin hubungan dengan orang lain. Penelitian ini memiliki tujuan untuk melihat pengaruh kecerdasan emosi terhadap korban kekerasan dalam pacaran pada mahasiswa di Kota Bandung. Kemudian, Penelitian ini merupakan penelitian kausalitas dengan pendekatan kuantitatif yang melibatkan 75 orang laki-laki dan 264 orang perempuan sebagai responden. Penelitian ini menggunakan dua alat ukur yaitu, The Revised Conflict Tactics Scales 2 untuk mengukur kekerasan dalam pacaran dan Emotional Intelligence Inventory (EII) untuk mengukur kecerdasan emosi. Analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda. Hasil yang didapatkan adalah terdapat pengaruh kecerdasan emosi terhadap korban kekerasan dalam pacaran pada mahasiswa di Kota Bandung. Jenis kekerasan yang paling banyak diterima adalah kekerasan emosional dan verbal dengan bentuk sikap overprotective dan posesif.
Title: Pengaruh Kecerdasan Emosi terhadap Kekerasan dalam Pacaran Pada Mahasiswa di Kota Bandung
Description:
Abstract.
Dating violence is defined as the act of how often an individual gets violent treatment on the basis of intention and coercion which can cause physical, psychological and sexual injuries by their partners.
Emotional intelligence is defined as an individual's ability to recognize and control emotions, have self-motivation, be sensitive to the emotions of others, and the ability to establish relationships with others.
This study aims to see the effect of emotional intelligence onvictim Dating violence on college students in the city of Bandung.
Then, This research is a causality study with a quantitative approach involving 75 men and 264 women as respondents.
This study uses two measuring tools, namely,The Revised Conflict Tactics Scales 2 to measure courtship violence and Emotional Intelligence Inventory (EII) to measure emotional intelligence.
The data analysis used is multiple linear regression.
The results obtained are that there is an influence of emotional intelligence on victims of dating violence on students in the city of Bandung.
The most widely accepted type of violence is emotional and verbal abuse in the form of an overprotective attitude and possessive.
Abstrak.
Kekerasan dalam pacaran didefinisikan sebagai tindakan seberapa sering individu mendapatkan perlakuan kekerasan atas dasar kesengajaan dan paksaan yang dapat menyebabkan luka secara fisik, psikologis, dan seksual oleh pasangannya.
Kecerdasan emosi didefinisikan sebagai kemampuan individu untuk mengenali dan mengontrol emosi, memiliki motivasi untuk diri sendiri, peka terhadap emosi orang lain, dan kecakapan untuk menjalin hubungan dengan orang lain.
Penelitian ini memiliki tujuan untuk melihat pengaruh kecerdasan emosi terhadap korban kekerasan dalam pacaran pada mahasiswa di Kota Bandung.
Kemudian, Penelitian ini merupakan penelitian kausalitas dengan pendekatan kuantitatif yang melibatkan 75 orang laki-laki dan 264 orang perempuan sebagai responden.
Penelitian ini menggunakan dua alat ukur yaitu, The Revised Conflict Tactics Scales 2 untuk mengukur kekerasan dalam pacaran dan Emotional Intelligence Inventory (EII) untuk mengukur kecerdasan emosi.
Analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda.
Hasil yang didapatkan adalah terdapat pengaruh kecerdasan emosi terhadap korban kekerasan dalam pacaran pada mahasiswa di Kota Bandung.
Jenis kekerasan yang paling banyak diterima adalah kekerasan emosional dan verbal dengan bentuk sikap overprotective dan posesif.

Related Results

Dinamika Emosi Tokoh Kinan dalam Novel Layangan Putus Karya Mommy Asf
Dinamika Emosi Tokoh Kinan dalam Novel Layangan Putus Karya Mommy Asf
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dinamika emosi Kinan dalam novel Layangan Putus Karya Mommy Asf. Pendekatan yang digunakan adalah Psikologi Sastra. Metode yang d...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
Hubungan Kecerdasan Intelektual Kecerdasan Emosional dan Kecerdasan Spiritual Terhadap Prestasi Belajar Fisika
Hubungan Kecerdasan Intelektual Kecerdasan Emosional dan Kecerdasan Spiritual Terhadap Prestasi Belajar Fisika
Penelitian ini merupakan penelitian jenis ex-post facto yang memiliki tiga variabel bebas dan satu variabel terikat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) hubungan kecerdas...
KEKERASAN DALAM PACARAN PADA REMAJA
KEKERASAN DALAM PACARAN PADA REMAJA
Menurut Legal Resources Center untuk Keadilan Jender dan Hak Asasi Manusia (LRC-KJHAM) Jawa Tengah, pada awal hingga pertengahan 2014 tercatat korban kasus kekerasan terhadap perem...
Pengaruh Insecure Attachment terhadap Perilaku Kekerasan Psikologis dalam Berpacaran pada Remaja
Pengaruh Insecure Attachment terhadap Perilaku Kekerasan Psikologis dalam Berpacaran pada Remaja
Abstract. Cases of dating violence in Bandung City are currently the highest after domestic violence and have been increasing every year. The attachment style theory can be used to...
Program “Bandung Menjawab” sebagai Strategi Komunikasi
Program “Bandung Menjawab” sebagai Strategi Komunikasi
Abstract. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bandung City functions as a platform to communicate messages to the public. Diskominfo Bandung City develops one of its flag...
Adaptasi Budaya Mahasiswa Pendatang di Kota Bandung
Adaptasi Budaya Mahasiswa Pendatang di Kota Bandung
Abstract. Communication has a very important role in the continuity of relationships and social interactions for every migrant student in the city of Bandung, both inside and outsi...

Back to Top