Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Adaptasi Budaya Mahasiswa Pendatang di Kota Bandung

View through CrossRef
Abstract. Communication has a very important role in the continuity of relationships and social interactions for every migrant student in the city of Bandung, both inside and outside the campus environment. Student adaptation itself is a very significant challenge, especially for migrant students from Kupang City who will take undergraduate education in Bandung City. The aim of this research is to analyze the communicative situation process of migrant students from Kupang City carrying out cultural adaptations in Bandung City, to analyze the communicative events experienced by migrant students from Kupang City in Bandung City in carrying out cultural adaptations, to analyze the communicative actions carried out by migrant students from the City Kupang before arriving in Bandung City. The method used in this research is qualitative method. The research approach that researchers use is the Ethnographic Study approach. The paradigm used is the constructivism paradigm. In this study, researchers sought in-depth information by interviewing 3 migrant students from Kupang to Bandung City. Research Results The cultural adaptation process is a way of adapting to changes in culture, personality, speech, etc. In the process of cultural adaptation, immigrant students will certainly encounter cultural differences. By going through a process that is appropriate to cultural adaptation by getting used to the style of friendship, mingling, being open and respectful towards other people, each new student will feel comfortable in their new environment. When carrying out cultural adaptation, every student must have supporting factors and obstacles when facing the cultural adaptation process. Environmental factors can influence the student's adaptation process. The factors of differences in language, ethics, environment, personality and character are usually still the main obstacles when immigrant students are undergoing the process of adapting to the culture of the city they visit. Abstrak. Komunikasi memiliki peran yang sangat penting untuk keberlangsungan hubungan dan interaksi sosial bagi setiap mahasiswa pendatang di Kota Bandung baik di dalam atau luar lingkungan kampus. Adaptasi mahasiswa itu sendiri adalah penyesuaian diri untuk menjadi tantangan yang sangat signifikan terutama bagi mahasiswa pendatang asal Kota Kupang yang akan menempuh pendidikan sarjana di Kota Bandung. Tujuan Penelitian ini adalah untuk menganalisis proses situasi komunikatif mahasiswa pendatang asal Kota Kupang melakukan adaptasi budaya di Kota Bandung, untuk menganalisis peristiwa komunikatif yang dialami mahasiswa pendatang asal Kota Kupang di Kota Bandung dalam melakukan adaptasi budaya,untuk menganalisis tindak komunikatif yang dilakukan mahasiswa pendatang asal Kota Kupang saat sebelum datang di Kota Bandung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Pendekatan penelitian yang peneliti gunakan adalah pendekatan Studi Etnografi. Paradigma yang digunakan adalah paradigma konstruktivisme. Pada penelitian ini peneliti mencari informasi yang mendalam dengan cara mewawancarai 3 orang mahasiswa pendatang dari Kupang ke Kota Bandung. Hasil Penelitian Proses adaptasi budaya merupakan suatu cara penyesuaian diri terhadap perubahan budaya,kepribadian,tutur kata, dsb. Dalam proses adaptasi budaya, mahasiswa pendatang tentu akan menemukan perbedaan-perbedaan budaya. Dengan melewati proses yang sesuai dengan adaptasi budaya dengan cara membiasakan diri dengan gaya pertemanann,berbaur,terbuka dan menghormati terhadap orang lain, nantinya setiap mahasiswa pendatang akan merasakan kenyamanan terhadap lingkungan barunya. Pada saat melakukan adaptasi budaya, setiap mahasiswa pasti memiliki faktor pendukung dan kendala ketika sedang menghadapi proses adaptasi budaya tersebut. Faktor lingkungan bisa mempengaruhi proses adaptasi pada mahasiswa tersebut. Faktor perbedaan Bahasa, etika, lingkungan, kepribadian dan karakter biasanya masih menjadi kendala utama ketika mahasiswa pendatang sedang melakukan proses penyesuian dengan budaya di Kota yang didatanginya.
Title: Adaptasi Budaya Mahasiswa Pendatang di Kota Bandung
Description:
Abstract.
Communication has a very important role in the continuity of relationships and social interactions for every migrant student in the city of Bandung, both inside and outside the campus environment.
Student adaptation itself is a very significant challenge, especially for migrant students from Kupang City who will take undergraduate education in Bandung City.
The aim of this research is to analyze the communicative situation process of migrant students from Kupang City carrying out cultural adaptations in Bandung City, to analyze the communicative events experienced by migrant students from Kupang City in Bandung City in carrying out cultural adaptations, to analyze the communicative actions carried out by migrant students from the City Kupang before arriving in Bandung City.
The method used in this research is qualitative method.
The research approach that researchers use is the Ethnographic Study approach.
The paradigm used is the constructivism paradigm.
In this study, researchers sought in-depth information by interviewing 3 migrant students from Kupang to Bandung City.
Research Results The cultural adaptation process is a way of adapting to changes in culture, personality, speech, etc.
In the process of cultural adaptation, immigrant students will certainly encounter cultural differences.
By going through a process that is appropriate to cultural adaptation by getting used to the style of friendship, mingling, being open and respectful towards other people, each new student will feel comfortable in their new environment.
When carrying out cultural adaptation, every student must have supporting factors and obstacles when facing the cultural adaptation process.
Environmental factors can influence the student's adaptation process.
The factors of differences in language, ethics, environment, personality and character are usually still the main obstacles when immigrant students are undergoing the process of adapting to the culture of the city they visit.
Abstrak.
Komunikasi memiliki peran yang sangat penting untuk keberlangsungan hubungan dan interaksi sosial bagi setiap mahasiswa pendatang di Kota Bandung baik di dalam atau luar lingkungan kampus.
Adaptasi mahasiswa itu sendiri adalah penyesuaian diri untuk menjadi tantangan yang sangat signifikan terutama bagi mahasiswa pendatang asal Kota Kupang yang akan menempuh pendidikan sarjana di Kota Bandung.
Tujuan Penelitian ini adalah untuk menganalisis proses situasi komunikatif mahasiswa pendatang asal Kota Kupang melakukan adaptasi budaya di Kota Bandung, untuk menganalisis peristiwa komunikatif yang dialami mahasiswa pendatang asal Kota Kupang di Kota Bandung dalam melakukan adaptasi budaya,untuk menganalisis tindak komunikatif yang dilakukan mahasiswa pendatang asal Kota Kupang saat sebelum datang di Kota Bandung.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif.
Pendekatan penelitian yang peneliti gunakan adalah pendekatan Studi Etnografi.
Paradigma yang digunakan adalah paradigma konstruktivisme.
Pada penelitian ini peneliti mencari informasi yang mendalam dengan cara mewawancarai 3 orang mahasiswa pendatang dari Kupang ke Kota Bandung.
Hasil Penelitian Proses adaptasi budaya merupakan suatu cara penyesuaian diri terhadap perubahan budaya,kepribadian,tutur kata, dsb.
Dalam proses adaptasi budaya, mahasiswa pendatang tentu akan menemukan perbedaan-perbedaan budaya.
Dengan melewati proses yang sesuai dengan adaptasi budaya dengan cara membiasakan diri dengan gaya pertemanann,berbaur,terbuka dan menghormati terhadap orang lain, nantinya setiap mahasiswa pendatang akan merasakan kenyamanan terhadap lingkungan barunya.
Pada saat melakukan adaptasi budaya, setiap mahasiswa pasti memiliki faktor pendukung dan kendala ketika sedang menghadapi proses adaptasi budaya tersebut.
Faktor lingkungan bisa mempengaruhi proses adaptasi pada mahasiswa tersebut.
Faktor perbedaan Bahasa, etika, lingkungan, kepribadian dan karakter biasanya masih menjadi kendala utama ketika mahasiswa pendatang sedang melakukan proses penyesuian dengan budaya di Kota yang didatanginya.

Related Results

ADAPTASI LINGKUNGAN MASYARAKAT PENDATANG DALAM CERITA RAKYAT BONTANG
ADAPTASI LINGKUNGAN MASYARAKAT PENDATANG DALAM CERITA RAKYAT BONTANG
Kota Bontang letaknya bersebelahan dengan Selat Makassar. Letak geografis tersebut memungkinkan Bontang sebagai wilayah tujuan migrasi dari wilayah sekitarnya. Oleh sebab itu, masy...
Program “Bandung Menjawab” sebagai Strategi Komunikasi
Program “Bandung Menjawab” sebagai Strategi Komunikasi
Abstract. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bandung City functions as a platform to communicate messages to the public. Diskominfo Bandung City develops one of its flag...
Culture Shock Mahasiswa Indonesia dalam Studi di Luar Negeri
Culture Shock Mahasiswa Indonesia dalam Studi di Luar Negeri
Abstract. As we already know, Culture Shock is something that can be said to be a habit when going through a process of cultural adaptation to a new environment, one of which is ab...
Pengelolaan Pesan Parodi Melalui Media Sosial Instagram
Pengelolaan Pesan Parodi Melalui Media Sosial Instagram
Abstract. Traffic conditions in the city of Bandung are still very closely related to violations committed by road users due to a lack of awareness when driving. This problem promp...
Gambaran Religuitas Mualaf di Masjid Lautze 2 di Kota Bandung
Gambaran Religuitas Mualaf di Masjid Lautze 2 di Kota Bandung
Abstract. Bandung is one of the diverse cities, we can see the diversity of the city of Bandung with its cultured and religious society, of course, the people of Bandung have the p...
Adaptasi Kultural Pendatang India terhadap Kebudayaan Baru di Jakarta
Adaptasi Kultural Pendatang India terhadap Kebudayaan Baru di Jakarta
Culture plays an important role in oneself, when one moves and settles into a new environment, they must adapt to the new environment and culture. The interaction between Indian mi...
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Abstract. Based on the PISA report which was just released 2019, Indonesia's reading score is ranked 72 out of 77 countries (liputan6.com,2019). This condition shows the poor inter...
ANALISIS KINERJA TERMINAL LEUWIPANJANG
ANALISIS KINERJA TERMINAL LEUWIPANJANG
Sebagai pusat pelayanan dan pemerintahan,  Kota Bandung berperan terhadap  Kota- Kota di sekitarnya. Untuk mendukung pergerakan tersebut, Terminal Leuwipanjang menyediakan jasa pel...

Back to Top