Javascript must be enabled to continue!
Evolutionist Humanism of Muhammad Iqbal: Response to Sartre’s Existentialism
View through CrossRef
Perbedaan fondasi pemikiran terhadap manusia menjadi faktor pluralitas pemaknaan humanisme yang berusaha menafsirkan kemanusiaan ideal. Jean Paul Sartre menggagas humanisme tipikal eksistensialisme, yang mencabut esensi dari manusia. Manusia dibiarkan tanpa makna dengan kebebasan menentukan esensi dirinya secara dinamis. Problemnya adalah manusia hanya dipandang dari aspek kebebasan semata, sedangkan aspek evolusi dan penyempurnaan manusia diabaikan. Karena itu, dengan menggunakan pandangan humanisme evolusionis Muhammad Iqbal, manusia dimungkinkan mempunyai kebebasan untuk menentukan esensinya sekaligus menyempurna kepada sumber eksistensi mutlak di alam semesta. Tujuan penelitian ini adalah merespons humanisme kebebasan Sartre menggunakan humanisme evolusionis Iqbal dengan pendekatan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa humanisme Sartre menempatkan kebebasan sebagai tujuan, sementara Iqbal menjadikan kebebasan sebagai instrumen mencapai kesempurnaan (ego mutlak). Pengabaian Sartre terhadap kebebasan menihilkan moralitas dan nilai peradaban yang dipandang penting oleh humanisme. Oleh karena itu, evolusi merupakan unsur utama bagi kebebasan, humanisme, dan peradaban yang dapat berkontribusi bagi fondasi adab dan kebudayaan
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten
Title: Evolutionist Humanism of Muhammad Iqbal: Response to Sartre’s Existentialism
Description:
Perbedaan fondasi pemikiran terhadap manusia menjadi faktor pluralitas pemaknaan humanisme yang berusaha menafsirkan kemanusiaan ideal.
Jean Paul Sartre menggagas humanisme tipikal eksistensialisme, yang mencabut esensi dari manusia.
Manusia dibiarkan tanpa makna dengan kebebasan menentukan esensi dirinya secara dinamis.
Problemnya adalah manusia hanya dipandang dari aspek kebebasan semata, sedangkan aspek evolusi dan penyempurnaan manusia diabaikan.
Karena itu, dengan menggunakan pandangan humanisme evolusionis Muhammad Iqbal, manusia dimungkinkan mempunyai kebebasan untuk menentukan esensinya sekaligus menyempurna kepada sumber eksistensi mutlak di alam semesta.
Tujuan penelitian ini adalah merespons humanisme kebebasan Sartre menggunakan humanisme evolusionis Iqbal dengan pendekatan analisis deskriptif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa humanisme Sartre menempatkan kebebasan sebagai tujuan, sementara Iqbal menjadikan kebebasan sebagai instrumen mencapai kesempurnaan (ego mutlak).
Pengabaian Sartre terhadap kebebasan menihilkan moralitas dan nilai peradaban yang dipandang penting oleh humanisme.
Oleh karena itu, evolusi merupakan unsur utama bagi kebebasan, humanisme, dan peradaban yang dapat berkontribusi bagi fondasi adab dan kebudayaan.
Related Results
L’EXISTENTIALISME FACE A L’HUMANISME: UNE DIMENSION PHILOSOPHIQUE DANS L’EXISTENTIALISME EST UN HUMANISME DE JEANPAUL SARTRE
L’EXISTENTIALISME FACE A L’HUMANISME: UNE DIMENSION PHILOSOPHIQUE DANS L’EXISTENTIALISME EST UN HUMANISME DE JEANPAUL SARTRE
Existentialism, as a humanistic philosophy, places human freedom above everything. Man is free to make his choice and to be responsible for his action. This study focuses on the ex...
Reflection of Prophets love in Kalam e Iqbal
Reflection of Prophets love in Kalam e Iqbal
Allama Muhammad Iqbal, a renowned poet and philosopher of the Islamic world, belonged to a devoutly religious family and embodied the spirit of a true Muslim. The most valuable and...
THE INFLUENCE OF EXISTENTIALIST PHILOSOPHY ON 20 TH CENTURY IN FRENCH LITERATURE ACCORDING TO JEAN-PAUL SARTRE
THE INFLUENCE OF EXISTENTIALIST PHILOSOPHY ON 20 TH CENTURY IN FRENCH LITERATURE ACCORDING TO JEAN-PAUL SARTRE
What is existentialism? is a question that we encounter every time we hear this notion. However, what we can say from the beginning is that by existentialism we understand that doc...
Krisis Identitas dan Pencarian Makna Hidup dalam Novel La Nausée Karya Jean-Paul Sartre
Krisis Identitas dan Pencarian Makna Hidup dalam Novel La Nausée Karya Jean-Paul Sartre
This study examines the identity crisis and the search for the meaning of life experienced by the main character in Jean-Paul Sartre's novel La Nausée, using the theoretical framew...
Filsafat Eksistensialisme Oleh Filsuf Jean-Paul Sartre dan Hubungannya Dengan Isu Teologi Tentang Kebebasan Dan Tanggung Jawab Manusia
Filsafat Eksistensialisme Oleh Filsuf Jean-Paul Sartre dan Hubungannya Dengan Isu Teologi Tentang Kebebasan Dan Tanggung Jawab Manusia
AbstractThis paper aims to analyze the philosophical school of existentialism developed by the philosopher Jean-Paul Sartre and relate it to the theological issues of freedom and h...
Eksistensialisme Tokoh Eren Yeager Dalam Manga "Shingeki no Kyojin"
Eksistensialisme Tokoh Eren Yeager Dalam Manga "Shingeki no Kyojin"
Penelitian ini membahas tentang prinsip eksistensialisme Jean-Paul Sartre pada tokoh Eren Yeager dalam manga “Shingeki no Kyojin” karya Hajime Isayama. Manga ini menceritakan tenta...
Religious Tolerance According to Secular Humanism Model: An Analytical-Critical Study
Religious Tolerance According to Secular Humanism Model: An Analytical-Critical Study
Religious tolerance is an emerging issue in the West. This discourse emerged as a reaction to the discrimination of religious institutions against Western society. After the end of...
Religious Tolerance According to Secular Humanism Model: An Analytical-Critical Study
Religious Tolerance According to Secular Humanism Model: An Analytical-Critical Study
Religious tolerance is an emerging issue in the West. This discourse emerged as a reaction to the discrimination of religious institutions against Western society. After the end of...

