Javascript must be enabled to continue!
Aktualisasi Etika Kepemimpinan Jawa dalam Asthabrata
View through CrossRef
Nama Asthabrata sangat populer dalam kehidupan masyarakat Jawa karena sering muncul dalarn pagelaran wayang purwa. Ajaran Asthabrata mendapat apresiasi yang sangat luas oleh masyarakat Indonesia karena memuat ajaran kepemimpinan yang dapat dijadikan aspirasi bagi semua pihak yang sedang dan akan mengabdikan hidupnya bagi bangsa dan negara. Asthabrata merupakan kreativitas pujangga Jawa karena tidak dikcnal dalam Ramayana India (baru muncul dalam Ramayana Kakawin), Semua Asthabrata menampilkan figur pemimpin dalam sosok delapan dewa. Dalam perkernbangan lebih lanjut, budayawan Jawa memilih menampilkan figur pemimpin itu dalam sifat-sifat benda alam, yakni bumi, matahari, bulan, bintang, laut, angin, dan awan. Penampilan figur pernimpin dalam sifat benda-benda alam tersebut lebih netral sebagai pilihan cerdas pujangga Jawa.
Abstract:
The name of Asthabrata is very popular among Javanese live because of its frequent appearance in the wayang purwa performance. Asthabrata teachings have got a wide appreciation from Indonesian people because it carries leadership teachings which can be an aspiration to everyone who is dedicating and will dedicate their lives to their nation and country. Asthabrata is the creativity of the Javanese men of letters for not discovered in Indian's Ramayana (not until Ramayana Kakawin). All Asthabrata present a leader figure in the characters of eight gods. In further progress, Javanese culture vultures chose to present the leader figure in the characters of natural objects. namely earth, Sun, moon, star, ocean, wind, and cloud. The performance of a leader figure in the characters of the natural objects is more neutral as a smart choice of Javanese man of letters. "
Keywords: creativity, Asthabrata, leader
Title: Aktualisasi Etika Kepemimpinan Jawa dalam Asthabrata
Description:
Nama Asthabrata sangat populer dalam kehidupan masyarakat Jawa karena sering muncul dalarn pagelaran wayang purwa.
Ajaran Asthabrata mendapat apresiasi yang sangat luas oleh masyarakat Indonesia karena memuat ajaran kepemimpinan yang dapat dijadikan aspirasi bagi semua pihak yang sedang dan akan mengabdikan hidupnya bagi bangsa dan negara.
Asthabrata merupakan kreativitas pujangga Jawa karena tidak dikcnal dalam Ramayana India (baru muncul dalam Ramayana Kakawin), Semua Asthabrata menampilkan figur pemimpin dalam sosok delapan dewa.
Dalam perkernbangan lebih lanjut, budayawan Jawa memilih menampilkan figur pemimpin itu dalam sifat-sifat benda alam, yakni bumi, matahari, bulan, bintang, laut, angin, dan awan.
Penampilan figur pernimpin dalam sifat benda-benda alam tersebut lebih netral sebagai pilihan cerdas pujangga Jawa.
Abstract:
The name of Asthabrata is very popular among Javanese live because of its frequent appearance in the wayang purwa performance.
Asthabrata teachings have got a wide appreciation from Indonesian people because it carries leadership teachings which can be an aspiration to everyone who is dedicating and will dedicate their lives to their nation and country.
Asthabrata is the creativity of the Javanese men of letters for not discovered in Indian's Ramayana (not until Ramayana Kakawin).
All Asthabrata present a leader figure in the characters of eight gods.
In further progress, Javanese culture vultures chose to present the leader figure in the characters of natural objects.
namely earth, Sun, moon, star, ocean, wind, and cloud.
The performance of a leader figure in the characters of the natural objects is more neutral as a smart choice of Javanese man of letters.
"
Keywords: creativity, Asthabrata, leader.
Related Results
Implementasi Konsep Asthabrata sebagai Landasan Hidup Generasi Z
Implementasi Konsep Asthabrata sebagai Landasan Hidup Generasi Z
Generation Z is often referred to as the "strawberry generation," implying a generation with a weak mentality in the eyes of previous generations. However, like other generations, ...
KEPEMIMPINAN DEMOKRASI PADA MADRASAH
KEPEMIMPINAN DEMOKRASI PADA MADRASAH
Tujuan artikel ini untuk menjelaskan tentang kepemimpinan demokratis yang tepat untuk diterapkan di Madrasah. Masalah yang urgen di madrasah saat ini kepemimpinan belum menunjukkan...
Mencermati Kepemimpianan Komprehensif dalam Asthabrata
Mencermati Kepemimpianan Komprehensif dalam Asthabrata
<p><em>The concept of leadership is found in many Javanese old texts, such as Serat Asthabrata, Serat Wulangreh, and Serat Tripama. Among these old texts, the concept o...
TIPE DAN GAYA KEPEMIMPINAN: SUATU TINJAUAN TEORITIS
TIPE DAN GAYA KEPEMIMPINAN: SUATU TINJAUAN TEORITIS
Tipe dan gaya kepemimpinan sangat berkaitan dengan norma perilaku pada diri seseorang saat mempengaruhi mempengaruhi perilaku orang lain. Tipe dan gaya kepemimpinan  memiliki berb...
Melacak Makna Kerukunan dalam Etika Jawa Perspektif Franz Magnis Suseno
Melacak Makna Kerukunan dalam Etika Jawa Perspektif Franz Magnis Suseno
Dalam kehidupan tidak selalu berjalan dengan lancar, akan ada konflik yang mewarnai kehidupan manusia. Orang Jawa mengenal prinsip dunia damai, prinsip ini tidak hanya dijadikan fa...
TEORI-TEORI ETIKA DAN SUMBANGAN PEMIKIRAN PARA FILSUF BAGI ETIKA BISNIS
TEORI-TEORI ETIKA DAN SUMBANGAN PEMIKIRAN PARA FILSUF BAGI ETIKA BISNIS
Sebagai ilmu preskriptif, etika adalah cabang filsafat yang mempertimbangakan secara kritis tindakan mana yang baik atau tindakan mana yang buruk berdasarkan ajaran moral tertentu....
ETIKA AJARAN AGAMA BUDDHA UNTUK MEMBANGUN BANGSA DAN NEGARA DALAM KEBERSAMAAN
ETIKA AJARAN AGAMA BUDDHA UNTUK MEMBANGUN BANGSA DAN NEGARA DALAM KEBERSAMAAN
Penelitian ini mengkaji etika ajaran agama Buddha untuk membangun bangsa dan negara dalam kebersamaan. Metode yang digunakan adalah kajian kepustakaan dengan menggali data dari ber...
Model Kepemimpinan Rohani di Era Disrupsi
Model Kepemimpinan Rohani di Era Disrupsi
Leadership is a fundamental part of a life order. There is an element of leadership in all aspects of life. Leadership in the family, leadership at work, school leadership, campus ...

