Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

APLIKASI 2,4,5-TRIMETOKSI KALKON SEBAGAI SENSOR ION LOGAM BESI (III) MENGGUNAKAN METODE AQUEOUS TWO PHASES SYSTEM (ATPS)

View through CrossRef
Kalkon merupakan salah satu senyawa hasil sintesis yang banyak digunakan sebagai senyawa anti bakteri, selain itu kalon juga memiliki reaktifitas terhadap beberapa logam akibatnya kalkon dihipotesiskan dapat digunakan sebagai ekstraktan dalam pemisahan ion logam Fe3+ menggunakan metode Aqueous Two Phases System (ATPS). Larutan kalkon dimasukan ke dalam tabung reaksi yang berisi campuran larutan PEG dan Fe3+, campuran tersebut dishaker kemudian fase atas dianlisis menggunakan spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang 200-800 nm. Pengamatan di bawah lampu UV pada panjang gelombang 366 nm menunjukan bahwa seiring bertambahnya waktu ekstraksi, intensitas fluoresensi lapisan atas semakin redup (OFF). Hal ini mengindikasikan terbentuknya kompleks Fe-kalkon yang menyebabkan terjadinya fenomena ICT (Intramolecular Charge Transfer) yang menghentikan fluoresensi kalkon. Berdasakan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa senyawaa 2,4,5-trimetoksi kalkon mampu dijadikan sebagai sensor yakni sebagai ekstraktan dalam mengekstak logam Fe3+ menggunakan metode Aqueous Two Phases System (ATPS) dengan nilai persen ekstraktan mencapai 86,4%.
Title: APLIKASI 2,4,5-TRIMETOKSI KALKON SEBAGAI SENSOR ION LOGAM BESI (III) MENGGUNAKAN METODE AQUEOUS TWO PHASES SYSTEM (ATPS)
Description:
Kalkon merupakan salah satu senyawa hasil sintesis yang banyak digunakan sebagai senyawa anti bakteri, selain itu kalon juga memiliki reaktifitas terhadap beberapa logam akibatnya kalkon dihipotesiskan dapat digunakan sebagai ekstraktan dalam pemisahan ion logam Fe3+ menggunakan metode Aqueous Two Phases System (ATPS).
Larutan kalkon dimasukan ke dalam tabung reaksi yang berisi campuran larutan PEG dan Fe3+, campuran tersebut dishaker kemudian fase atas dianlisis menggunakan spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang 200-800 nm.
Pengamatan di bawah lampu UV pada panjang gelombang 366 nm menunjukan bahwa seiring bertambahnya waktu ekstraksi, intensitas fluoresensi lapisan atas semakin redup (OFF).
Hal ini mengindikasikan terbentuknya kompleks Fe-kalkon yang menyebabkan terjadinya fenomena ICT (Intramolecular Charge Transfer) yang menghentikan fluoresensi kalkon.
Berdasakan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa senyawaa 2,4,5-trimetoksi kalkon mampu dijadikan sebagai sensor yakni sebagai ekstraktan dalam mengekstak logam Fe3+ menggunakan metode Aqueous Two Phases System (ATPS) dengan nilai persen ekstraktan mencapai 86,4%.

Related Results

Penentuan Kandungan Logam Magnetik Komponen Penyusun Abu Layang Batubara
Penentuan Kandungan Logam Magnetik Komponen Penyusun Abu Layang Batubara
Telah dilakukan penelitian penentuan kandungan logam magnetik penyusun abu layang batubara. Abu layang merupakan material berupa serbuk halus yang dihasilkan dari pembakaran batuba...
Pembuatan Mesin Tempa Logam Dengan System Forging Hammer
Pembuatan Mesin Tempa Logam Dengan System Forging Hammer
Penelitian ini dilatar belakangi oleh pentingnya penggunaan mesin tempa logam dalam pengolahan logam. Salah satu keuntungannya untuk mempercepat proses penempaan logam. Saat ini pr...
Cekaman Logam Berat Cromium Terhadap Tanaman
Cekaman Logam Berat Cromium Terhadap Tanaman
Logam berat adalah unsur logam dengan berat/ massa atom tinggi. Dalam kajian lingkungan logam dikategorikan menjadi logam berat jika memilki berat jenis lebih besar dari 5 g/ml. Se...
KARAKTERISASI BEBERAPA ION LOGAM TERHADAP AKTIVITAS ENZIM TRIPSIN
KARAKTERISASI BEBERAPA ION LOGAM TERHADAP AKTIVITAS ENZIM TRIPSIN
Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kondisi optimum enzim tripsin dan mengetahui pengaruh penambahan ion logam Ag+ (dalam bentuk senyawa AgNO3), ion logam Cu2+ (dalam bentuk ...
Desain Turunan Kalkon Baru Sebagai Antikanker Payudara Berdasarkan Molecular Docking
Desain Turunan Kalkon Baru Sebagai Antikanker Payudara Berdasarkan Molecular Docking
Penelitian ini dilakukan untuk menentukan senyawa turunan kalkon yang berpotensi sebagai antikanker payudara berdasarkan Molecular Docking. Protein yang digunakan yaitu 17β-hidroks...
Analisis Pengaruh Penambahan Karbon Pada Proses Peleburan Besi Scrap Terhadap Komposisi dan Kekerasan Besi Cor
Analisis Pengaruh Penambahan Karbon Pada Proses Peleburan Besi Scrap Terhadap Komposisi dan Kekerasan Besi Cor
Banyak industri pengecoran logam yang menggunakan bahan skrap sebagai bahan utamanya. Scrap besi sebagai bahan utama pengecoran logam, memiliki variasi komposisi kimia dan karakter...
               Ekomangrove Kedonganan merupakan salah satu tempat wisata di Desa Kedonganan. Selayaknya tempat wisata, kawasan mangrove tersebut banyak dipengaruhi oleh aktivitas m...
Saat Terbaik Pemberian Suplementasi Zat Besi pada Bayi 0 Bulan sampai 6 Bulan
Saat Terbaik Pemberian Suplementasi Zat Besi pada Bayi 0 Bulan sampai 6 Bulan
Latar belakang. Anemia defisiensi besi (ADB) merupakan salah satu masalah kesehatan gizi di Indonesia. Survei kesehatan rumah tangga (SKRT) tahun 2001 menunjukkan prevalensi ADB pa...

Back to Top