Javascript must be enabled to continue!
Minat Siswa Mengikuti Bimbingan Karir
View through CrossRef
Penelitian ini untuk: (1) Mengidentifikasi tingginya minat para siswa kelas XI SMK Bopkri Dua Yogyakarta tahun pelajaran 2021/2022 terhadap layanan bimbingan karir. (2) Mengetahui butir- butir pegukuran dalam kuisioner minat siswa mengikuti bimbingan karir yang tergolong memiliki skor yang rendah sebagai dasar penyusunan program bimbingan bagi siswa kelas XI SMK Bopkri Dua Yogyakarta (3) Mengetahui topik-topik bimbingan apa saja yang dapat meningkatkan minat siswa kelas XI mengikuti layanan bimbingan karir di SMK Bopkri Dua Yogyakarta.Penelitian menggunakan penelitian kuantitatif deskriptif. Pengumpulan data menggunakan kuisioner berjumlah 55 item, dengan subjek penelitian siswa kelas XI SMK Bopkri Dua Yogyakarta sebanyak47 siswa. Nilai koefisien reliabilitas instrument menggunakan pendekatan Alpha Chronbach (α) sebesar 0,952.Penelitian menunjukan bahwa tingkat minat siswa mengikuti bimbingan karir sangat tinggi, yaitu sebanyak 33 siswa (70,2%). Item skor terendah yaitu pada kategori sedang sebanyak 2 item (3,64%), berdasarkan kedua item tersebut disusun dua topic bimbingan, yaitu, ,(1) Pentingnya Mempelajari Karir dan (2) Menyusun masa depan karir dari sekarang. Minat siswa kelas XI SMK Bopkri Dua sangat tinggi berbeda dengan hasil observasi penulis lakukan. Penelitian ini dilakukan sebagai acuan dasar dalam membantu siswa mengetahui karir ke depan, yaitu dengan mengetahui tingkat minat terlebih dahulu.
Sanata Dharma University
Title: Minat Siswa Mengikuti Bimbingan Karir
Description:
Penelitian ini untuk: (1) Mengidentifikasi tingginya minat para siswa kelas XI SMK Bopkri Dua Yogyakarta tahun pelajaran 2021/2022 terhadap layanan bimbingan karir.
(2) Mengetahui butir- butir pegukuran dalam kuisioner minat siswa mengikuti bimbingan karir yang tergolong memiliki skor yang rendah sebagai dasar penyusunan program bimbingan bagi siswa kelas XI SMK Bopkri Dua Yogyakarta (3) Mengetahui topik-topik bimbingan apa saja yang dapat meningkatkan minat siswa kelas XI mengikuti layanan bimbingan karir di SMK Bopkri Dua Yogyakarta.
Penelitian menggunakan penelitian kuantitatif deskriptif.
Pengumpulan data menggunakan kuisioner berjumlah 55 item, dengan subjek penelitian siswa kelas XI SMK Bopkri Dua Yogyakarta sebanyak47 siswa.
Nilai koefisien reliabilitas instrument menggunakan pendekatan Alpha Chronbach (α) sebesar 0,952.
Penelitian menunjukan bahwa tingkat minat siswa mengikuti bimbingan karir sangat tinggi, yaitu sebanyak 33 siswa (70,2%).
Item skor terendah yaitu pada kategori sedang sebanyak 2 item (3,64%), berdasarkan kedua item tersebut disusun dua topic bimbingan, yaitu, ,(1) Pentingnya Mempelajari Karir dan (2) Menyusun masa depan karir dari sekarang.
Minat siswa kelas XI SMK Bopkri Dua sangat tinggi berbeda dengan hasil observasi penulis lakukan.
Penelitian ini dilakukan sebagai acuan dasar dalam membantu siswa mengetahui karir ke depan, yaitu dengan mengetahui tingkat minat terlebih dahulu.
Related Results
Penerapan Pelaksanaan Bimbingan Karir Terhadap Pengarahan Kelanjutan Studi Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA)
Penerapan Pelaksanaan Bimbingan Karir Terhadap Pengarahan Kelanjutan Studi Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA)
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tahapan pelaksanaan bimbingan karir dan kebermanfaatan pelaksanaan bimbingan karir. Metode penelitian yaitu kualitatif yang menggunakan jenis...
Pengembangan Media Kantong Karir Sebagai Layanan Informasi Untuk Perencanaan Karir Siswa Kelas XI MAN 1 Kota Serang
Pengembangan Media Kantong Karir Sebagai Layanan Informasi Untuk Perencanaan Karir Siswa Kelas XI MAN 1 Kota Serang
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media permainan kantong karir yang layak sebagai sarana pemberian layanan informasi untuk membantu perencanaan karir siswa kelas XI MAN ...
Perencanaan Karir Siswa SMA: Tinjauan Literatur yang Sistematis
Perencanaan Karir Siswa SMA: Tinjauan Literatur yang Sistematis
Penelitian ini mengacu pada penelitian tentang perencanaan karir bagi siswa SMA. Salah satu tugas perkembangan remaja adalah mempersiapkan studi lanjut atau karir, tentunya ada fak...
Pengaruh Layanan Bimbingan Kelompok Metode Biblio-Counseling Terhadap Perencanaan Karir Siswa Di SMA Negeri 1 Weleri
Pengaruh Layanan Bimbingan Kelompok Metode Biblio-Counseling Terhadap Perencanaan Karir Siswa Di SMA Negeri 1 Weleri
Penelitian dilatarbelakangi beberapa masalah, yaitu: 1) siswa belum mandiri dalam merencanakan karirnya, 2) siswa masih ragu terhadap karir yang dipilihnya, 3) siswa belum mengetah...
Layanan bimbingan karir dalam pengambilan keputusan karir siswa
Layanan bimbingan karir dalam pengambilan keputusan karir siswa
Perngambilan keputusan karir menjadi salah satu permasalahan yang sering terjadi pada peserta didik di SMA. Pada umumnya karir yang akan diambil oleh peserta didik menjadi salah sa...
EFEKTIFITAS LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN PERENCANAAN KARIR SISWA KELAS X MAS LUQMAN AL-HAKIM HIDAYATULLAH KOTA CIREBON
EFEKTIFITAS LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN PERENCANAAN KARIR SISWA KELAS X MAS LUQMAN AL-HAKIM HIDAYATULLAH KOTA CIREBON
Latar Belakang : Penelitian ini membahas tentang efektivitas layanan bimbngan kelompok untuk meningkatkan perencanaan karir siswa kelas X MAS Luqman Al-Hakim Hidayatullah Kota Cire...
Bimbingan Karir dalam Mengembangkan Minat Siswa Melanjutkan Pendidikan (Sudi Kasus di SMP Negeri 2 Lokop Kec. Lokop Serbajadi)
Bimbingan Karir dalam Mengembangkan Minat Siswa Melanjutkan Pendidikan (Sudi Kasus di SMP Negeri 2 Lokop Kec. Lokop Serbajadi)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah minat siswa dalam melanjutkan pendidikan dan bagaimanakah pelaksanaan bimbingan karir dalam mengembangkan minat siswa untuk ...
IMPLEMENTASI MODEL DICK AND CAREY PADA LAYANAN INFORMASI CAREER DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN KEMATANGAN KARIR
IMPLEMENTASI MODEL DICK AND CAREY PADA LAYANAN INFORMASI CAREER DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN KEMATANGAN KARIR
Kematangan karir merupakan kesiapan siswa dalam menentukan keputusan arah karir yang diinginan dan sesuai dengan potensi yang dimiliki. Tingkat kematangan karir yang rendah membuat...

