Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PERBANDINGAN INSIDEN MUAL-MUNTAH PASCA PEMBERIAN ISOFLURAN DAN SEVOFLURAN PADA PASIEN BEDAH ORTOPEDI

View through CrossRef
Abstract: Nausea and vomiting are common side effects after surgery and anesthesia. Nausea and vomiting can lead to dehydration, electrolyte disturbances, longer staying in the hospital, strained sutures of surgical wound, as well as the increasing of the occurence of dehiscence, hypertension, bleeding under the skin flap, risk of pulmonary aspiration due to decreased airway reflexes, and gastric mucosal ulceration. This study aimed to compare the incidence of nausea and vomiting after administration of isoflurane and sevoflurane in orthopedic surgery patients. This was an observational analytic study. Samples were all patients who underwent orthopedic surgery using inhaled isoflurane or sevoflurane form November to December 2012 conducted in Prof. Dr. R. D. Kandou Hospital Manado. Samples were obtained by using simple random sampling. The results showed that of 10 samples, there were 3 people who had nausea-vomiting (PONV); 2 people were administered inhaled isoflurane and the other one sevoflurane. The P values in both groups of samples> 0.05. Conclusion: The incidence of nausea and vomiting between inhaled isoflurane and sevoflurane in orthopedic surgery were not significantly different. However, the sevoflurane group had a lower incidence than isoflurane.Keywords: PONV, isoflurane, sevoflurane, nausea, vomiting.Abstrak: Mual-muntah ialah efek samping yang sering ditemukan setelah tindakan operasi dan anestesi. Mual-muntah dapat menyebabkan dehidrasi, gangguan elektrolit, waktu tinggal di rumah sakit lebih lama, jahitan luka operasi menjadi tegang, dan kemungkinan terjadi dehisensi, hipertensi, peningkatan perdarahan di bawah flap kulit, peningkatan resiko terjadinya aspirasi paru karena menurunnya refleks jalan nafas, dan ulserasi mukosa lambung. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan insiden mual-muntah pasca pemberian isofluran dan sevofluran pada pasien bedah ortopedi. Metode penelitian ialah observasional analitik. Sampel penelitian ialah seluruh pasien yang melakukan operasi ortopedi dengan menggunakan inhalasi isofluran dan sevofluran dalam periode November-Desember 2012 yang dilakukan di RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Pengambilan sampel menggunakan metode simple random sampling.Hasil penelitian memperlihatkan dari sampel sebanyak 10 orang, jumlah yang mengalami mual-muntah (PONV) sebanyak 3 orang. Jumlah sampel yang mengalami mual-muntah pada inhalasi isofluran sebanyak 2 orang dan sevofluran sebanyak 1 orang. Nilai P pada kedua kelompok sampel >0,05. Simpulan: Perbandingan insiden mual-muntah antara kelompok pengguna isofluran dan sevofluran pada bedah ortopedi tidak berbeda bermakna, namun, kelompok sevofluran memiliki insiden lebih rendah dibanding isofluran.Kata kunci:PONV, isofluran, sevofluran, mual-muntah
Title: PERBANDINGAN INSIDEN MUAL-MUNTAH PASCA PEMBERIAN ISOFLURAN DAN SEVOFLURAN PADA PASIEN BEDAH ORTOPEDI
Description:
Abstract: Nausea and vomiting are common side effects after surgery and anesthesia.
Nausea and vomiting can lead to dehydration, electrolyte disturbances, longer staying in the hospital, strained sutures of surgical wound, as well as the increasing of the occurence of dehiscence, hypertension, bleeding under the skin flap, risk of pulmonary aspiration due to decreased airway reflexes, and gastric mucosal ulceration.
This study aimed to compare the incidence of nausea and vomiting after administration of isoflurane and sevoflurane in orthopedic surgery patients.
This was an observational analytic study.
Samples were all patients who underwent orthopedic surgery using inhaled isoflurane or sevoflurane form November to December 2012 conducted in Prof.
Dr.
R.
D.
Kandou Hospital Manado.
Samples were obtained by using simple random sampling.
The results showed that of 10 samples, there were 3 people who had nausea-vomiting (PONV); 2 people were administered inhaled isoflurane and the other one sevoflurane.
The P values in both groups of samples> 0.
05.
Conclusion: The incidence of nausea and vomiting between inhaled isoflurane and sevoflurane in orthopedic surgery were not significantly different.
However, the sevoflurane group had a lower incidence than isoflurane.
Keywords: PONV, isoflurane, sevoflurane, nausea, vomiting.
Abstrak: Mual-muntah ialah efek samping yang sering ditemukan setelah tindakan operasi dan anestesi.
Mual-muntah dapat menyebabkan dehidrasi, gangguan elektrolit, waktu tinggal di rumah sakit lebih lama, jahitan luka operasi menjadi tegang, dan kemungkinan terjadi dehisensi, hipertensi, peningkatan perdarahan di bawah flap kulit, peningkatan resiko terjadinya aspirasi paru karena menurunnya refleks jalan nafas, dan ulserasi mukosa lambung.
Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan insiden mual-muntah pasca pemberian isofluran dan sevofluran pada pasien bedah ortopedi.
Metode penelitian ialah observasional analitik.
Sampel penelitian ialah seluruh pasien yang melakukan operasi ortopedi dengan menggunakan inhalasi isofluran dan sevofluran dalam periode November-Desember 2012 yang dilakukan di RSUP Prof.
Dr.
R.
D.
Kandou Manado.
Pengambilan sampel menggunakan metode simple random sampling.
Hasil penelitian memperlihatkan dari sampel sebanyak 10 orang, jumlah yang mengalami mual-muntah (PONV) sebanyak 3 orang.
Jumlah sampel yang mengalami mual-muntah pada inhalasi isofluran sebanyak 2 orang dan sevofluran sebanyak 1 orang.
Nilai P pada kedua kelompok sampel >0,05.
Simpulan: Perbandingan insiden mual-muntah antara kelompok pengguna isofluran dan sevofluran pada bedah ortopedi tidak berbeda bermakna, namun, kelompok sevofluran memiliki insiden lebih rendah dibanding isofluran.
Kata kunci:PONV, isofluran, sevofluran, mual-muntah.

Related Results

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Pengembangan Perawatan Kanker Payudara Pasca Kemoterapi Berbasis Terapi Musik Klasik
Pengembangan Perawatan Kanker Payudara Pasca Kemoterapi Berbasis Terapi Musik Klasik
Keluhan mual muntah akibat dilakukannya kemoterapi pada pasien kanker payudara dapat diatasi dengan pemberian terapi musik klasik. Terapi music klasik merupakan intervensi alami no...
Penurunan Mual Muntah Ibu Hamil Primipara Trimester 1 Menggunakan Air Rebusan Jahe
Penurunan Mual Muntah Ibu Hamil Primipara Trimester 1 Menggunakan Air Rebusan Jahe
Adanya kehamilan menimbulkan perubahan pada hormonal terutama hormon esterogen dan HCG (Hormon Chorionic Gonadotropin) sehingga menimbulkan rangsang adanya mual muntah terutama di ...
Pengaruh Aroma Terapi Papperint Terhadap Mual Muntah Pada Ibu Hamil Trimester I
Pengaruh Aroma Terapi Papperint Terhadap Mual Muntah Pada Ibu Hamil Trimester I
Abstrak : Konsepsi atau pembuahan adalah penyatuan sel telur dengan sperma yang kemudian akan berkembang menjadi embrio dan terus berkembang menjadi janin, dan lahirlah bayi. Mual ...
INHALASI LEMON (CYTRUS) UNTUK MENGURANGI FREKUENSI MUAL MUNTAH PADA IBU HAMIL TRIMESTER I DI PMB HJ. ZURRAHMI, SST, SKM
INHALASI LEMON (CYTRUS) UNTUK MENGURANGI FREKUENSI MUAL MUNTAH PADA IBU HAMIL TRIMESTER I DI PMB HJ. ZURRAHMI, SST, SKM
Mual dan muntah adalah gejala yang sering didapatkan pada kehamilan trimester I. Mual muntah terjadi dengan presentasi 5,75% di Provinsi Riau dan 8,41% di Kota Pekanbaru. Pemberian...
Ibu Hamil Trimester I
Ibu Hamil Trimester I
Mual dan muntah (emesis gravidarum) merupakan kondisi yang umum terjadi selama masa kehamilan yang disebabkan karena terjadinya perubahan hormon pada ibu hamil, untuk mengatasi mua...
AKUPRESSURE SEBAGAI TERAPI MUAL MUNTAH PADA IBU HAMIL
AKUPRESSURE SEBAGAI TERAPI MUAL MUNTAH PADA IBU HAMIL
Mual muntah sering dianggap sebagai hal yang normal terjadi pada ibu hamil sehingga sering diabaikan. Mual muntah yang berlebih dapat mengakibatkan bayi memiliki berat badan lahir ...

Back to Top