Javascript must be enabled to continue!
Pekerjaan Pustakawan di Bagian Layanan Teknis Pada Era Teknologi Digital
View through CrossRef
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengalaman pustakawan dispusipda dalam kegiatan-kegiatan layanan teknis pada era teknologi digital. lokasi penelitian ini dilakukan di perpustakaan dispusipda provinsi jawa barat. fokus penelitian ini meliputi 3 (tiga) aspek yakni pengalaman pustakawan dalam kegiatan inventarisasi di perpustakaan dispusipda, pengalaman pustakawan dalam kegiatan klasifikasi di perpustakaan dispusipda, dan pengalaman pustakawan dalam kegiatan katalogisasi di perpustakaan dispusipda. metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. untuk teknik pengumpulan datanya dilakukan melalui wawancara, dan observasi. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa penggunaan teknologi informasi dalam kegiatan layanan teknis di Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Jawa Barat belum berjalan dengan baik. Hal ini terlihat dari pengalaman pustakawan di bagian penyeleksian dan pengadaan bahan pustaka yang masih mengerjakan tugasnya secara manual. Begitu juga di bagian pengolahan seperti bagian inventarisasi masih dilakukan secara manual dengan menggunakan buku induk, pengklasifikasi masih menggunakan buku DDC manual dan belum menggunakan DDC elektronik apalagi mengguakan DDC on-line. Sedangkan untuk kegiatan pengkatalogan sudah menggunakan software pengolahan data perpustakaan namun belum terintegrasi.
Kata kunci: layanan teknis, teknologi informasi, pengalaman, pustakawan, perpustakaan umum.
Abstract
This study aims to determine the experience of librarians dispusipda in technical service activities in the era of digital technology. The location of this research is done in library dispusipda west java province. The focus of this research includes 3 (three) aspects of librarian experience in inventory activities in library dispusipda, librarian experience in classification activities in library dispusipda, and librarian's experience in cataloging activities in library dispusipda. Research method used is qualitative method with phenomenology approach. For its data collection techniques is done through interviews, and observation. Based on the results of research known that the use of information technology in technical service activities in the Office of Library and Regional Archives of West Java province has not run well. This is evident from the experience of librarians in the selection and procurement of library materials that are still doing their work manually. Similarly in the processing part such as the inventory section is still done manually by using the parent book, the classifier is still using the manual DDC book and have not used the electronic DDC let alone using DDC on-line. While for pengkatalogan activities already using data processing software library but not yet integrated.
Keywords: technical services, information technology, experience, librarians, public libraries.
Title: Pekerjaan Pustakawan di Bagian Layanan Teknis Pada Era Teknologi Digital
Description:
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengalaman pustakawan dispusipda dalam kegiatan-kegiatan layanan teknis pada era teknologi digital.
lokasi penelitian ini dilakukan di perpustakaan dispusipda provinsi jawa barat.
fokus penelitian ini meliputi 3 (tiga) aspek yakni pengalaman pustakawan dalam kegiatan inventarisasi di perpustakaan dispusipda, pengalaman pustakawan dalam kegiatan klasifikasi di perpustakaan dispusipda, dan pengalaman pustakawan dalam kegiatan katalogisasi di perpustakaan dispusipda.
metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi.
untuk teknik pengumpulan datanya dilakukan melalui wawancara, dan observasi.
Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa penggunaan teknologi informasi dalam kegiatan layanan teknis di Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Jawa Barat belum berjalan dengan baik.
Hal ini terlihat dari pengalaman pustakawan di bagian penyeleksian dan pengadaan bahan pustaka yang masih mengerjakan tugasnya secara manual.
Begitu juga di bagian pengolahan seperti bagian inventarisasi masih dilakukan secara manual dengan menggunakan buku induk, pengklasifikasi masih menggunakan buku DDC manual dan belum menggunakan DDC elektronik apalagi mengguakan DDC on-line.
Sedangkan untuk kegiatan pengkatalogan sudah menggunakan software pengolahan data perpustakaan namun belum terintegrasi.
Kata kunci: layanan teknis, teknologi informasi, pengalaman, pustakawan, perpustakaan umum.
Abstract
This study aims to determine the experience of librarians dispusipda in technical service activities in the era of digital technology.
The location of this research is done in library dispusipda west java province.
The focus of this research includes 3 (three) aspects of librarian experience in inventory activities in library dispusipda, librarian experience in classification activities in library dispusipda, and librarian's experience in cataloging activities in library dispusipda.
Research method used is qualitative method with phenomenology approach.
For its data collection techniques is done through interviews, and observation.
Based on the results of research known that the use of information technology in technical service activities in the Office of Library and Regional Archives of West Java province has not run well.
This is evident from the experience of librarians in the selection and procurement of library materials that are still doing their work manually.
Similarly in the processing part such as the inventory section is still done manually by using the parent book, the classifier is still using the manual DDC book and have not used the electronic DDC let alone using DDC on-line.
While for pengkatalogan activities already using data processing software library but not yet integrated.
Keywords: technical services, information technology, experience, librarians, public libraries.
Related Results
Memahami Konsep Pustakawan Subjek
Memahami Konsep Pustakawan Subjek
Menimbang belum maraknya istilah dan aktivitas kepustakawanan berbasis pustakawan subjek, sedangkan peran dan fungsinya sangat diperlukan untuk pendayagunaan sumber informasi dalam...
PERAN KOMUNIKASI PUSTAKAWAN DALAM MENINGKATKAN KUALITAS LAYANAN INFORMASI DI UPT. PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS MATARAM
PERAN KOMUNIKASI PUSTAKAWAN DALAM MENINGKATKAN KUALITAS LAYANAN INFORMASI DI UPT. PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS MATARAM
Perpustakaan merupakan institusi yang menyediakan jasa layanan informasi, sehingga kegiatan pelayanan merupakan ujung tombak kegiatan perpustakaan. Kualitas layanan perpustakaan sa...
Penerapan Dupak Online bagi pustakawan di Kementerian Pertanian
Penerapan Dupak Online bagi pustakawan di Kementerian Pertanian
Prestasi kerja pustakawan ditunjukkan oleh keberhasilannya melaksanakan setiap butir kegiatan sebagaimana tertuang dalam Permenpan no. 9 tahun 2014 dan peraturan Kepala Perpustakaa...
Pustakawan Akademik: Siapakah yang Kita Maksud?
Pustakawan Akademik: Siapakah yang Kita Maksud?
Diskusi mengenai kepustakawanan selalu menarik dicermati, seringkali juga menjadi polemik berkepanjangan, tidak hanya bagi masyarakat luas tapi khususnya di kalangan pustakawan sen...
PUSTAKAWAN, TUNJUKKAN GREGETMU!
PUSTAKAWAN, TUNJUKKAN GREGETMU!
AbstrakEra lama Pustakawan akan segera berakhir. Pustakawan berparadigma baru sudah saatnya menghidup-cerahkan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpusta...
PENINGKATAN KOMPETENSI PUSTAKAWAN SEKOLAH MELALUI KERJASAMA PERPUSTAKAAN INSTITUT TEKNOLOGI NASIONAL DENGAN DISPUSIPDA JABAR
PENINGKATAN KOMPETENSI PUSTAKAWAN SEKOLAH MELALUI KERJASAMA PERPUSTAKAAN INSTITUT TEKNOLOGI NASIONAL DENGAN DISPUSIPDA JABAR
Perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat ini mengubah perpustakaan sekolah dalam mendukung pendidikan dan akses informasi. pelatihan pustakawan sekolah menjadi kunci unt...
Pembiasaan Perilaku Senyum, Salam, Sapa dan Ucapan Terimakasih Pustakawan Terhadap Pemustaka
Pembiasaan Perilaku Senyum, Salam, Sapa dan Ucapan Terimakasih Pustakawan Terhadap Pemustaka
ABSTRAK:Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembiasaan perilaku senyum pustakawan terhadap pemustaka, pembiasaan perilaku salam dan sapa pustakawan terhadap pemustaka, dan ...
Urgensi Penguasaan Aplikasi Kecerdasan Buatan (AI) oleh Pustakawan: Kasus di Perpustakaan Universitas Sumatera Utara
Urgensi Penguasaan Aplikasi Kecerdasan Buatan (AI) oleh Pustakawan: Kasus di Perpustakaan Universitas Sumatera Utara
Aplikasi Kecerdasan Buatan (AI) menawarkan peluang besar bagi pustakawan untuk meningkatkan layanan perpustakaan dan mengelola informasi secara lebih efisien. Penelitian ini bertuj...

