Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Tradisi Pujan Kasanga: Mengungkap Konsep Keselarasan Hidup Masyarakat Tengger

View through CrossRef
Penelitian ini memiliki dua tujuan. Pertama, untuk mengungkap mitos Juadah Kirik sebagai potensi kekuatan jahat atau potensi kekuatan baik dan mengungkap peran mitos Pusaka Sunggasanga sebagai instrumen untuk menetralisasi keburukan dan menciptakan harmoni. Kedua, merefleksikan mitos Juadah Kirik dan Pusaka Sunggasanga sebagai konsep dan praktik keseimbangan Rwa Bhineda. Penelitian ini berpendekatan kualitatif dan berperspektif folkloristic. Data penelitian diperoleh melalui pengamatan langsung dan wawancara. Analisis data penelitian dilakukan dengan tahapan (1) mengidentifikasi informasi dan narasi mitos (reduksi); (2) mendeskripsikan nilai dan fungsi mitos dikaitkan dengan persepsi dan keyakinan (penyajian); dan (3) menarik simpulan fungsi mitos bagi penguatan eksistensi tradisi dan penegasan tujuan hidup (verifikasi). Hasil penelitian mengungkap, pertama, Juadah Kirik dimitoskan sebagai roh jahat pengganggu masyarakat, sementara itu Sunggasanga dimitoskan sebagai pusaka untuk menetralisasi roh jahat yang dapat mengubah peran Juadah Kirik dari pengganggu menjadi penjaga desa. Kedua, mitos Juadah Kirik dan Pusaka Sunggasanga merupakan proyeksi konsepsi ajaran keselarasan hidup masyarakat Tengger yang bersesuaian dengan ajaran keselarasan Hindu tentang Rwa Bhineda. Praktik Pujan Kasanga yang melatarbelakanginya merupakan praktik pemulihan keselarasan yang menciptakan ketenangan dan kebahagiaan dalam kehidupan masyarakat.
Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan
Title: Tradisi Pujan Kasanga: Mengungkap Konsep Keselarasan Hidup Masyarakat Tengger
Description:
Penelitian ini memiliki dua tujuan.
Pertama, untuk mengungkap mitos Juadah Kirik sebagai potensi kekuatan jahat atau potensi kekuatan baik dan mengungkap peran mitos Pusaka Sunggasanga sebagai instrumen untuk menetralisasi keburukan dan menciptakan harmoni.
Kedua, merefleksikan mitos Juadah Kirik dan Pusaka Sunggasanga sebagai konsep dan praktik keseimbangan Rwa Bhineda.
Penelitian ini berpendekatan kualitatif dan berperspektif folkloristic.
Data penelitian diperoleh melalui pengamatan langsung dan wawancara.
Analisis data penelitian dilakukan dengan tahapan (1) mengidentifikasi informasi dan narasi mitos (reduksi); (2) mendeskripsikan nilai dan fungsi mitos dikaitkan dengan persepsi dan keyakinan (penyajian); dan (3) menarik simpulan fungsi mitos bagi penguatan eksistensi tradisi dan penegasan tujuan hidup (verifikasi).
Hasil penelitian mengungkap, pertama, Juadah Kirik dimitoskan sebagai roh jahat pengganggu masyarakat, sementara itu Sunggasanga dimitoskan sebagai pusaka untuk menetralisasi roh jahat yang dapat mengubah peran Juadah Kirik dari pengganggu menjadi penjaga desa.
Kedua, mitos Juadah Kirik dan Pusaka Sunggasanga merupakan proyeksi konsepsi ajaran keselarasan hidup masyarakat Tengger yang bersesuaian dengan ajaran keselarasan Hindu tentang Rwa Bhineda.
Praktik Pujan Kasanga yang melatarbelakanginya merupakan praktik pemulihan keselarasan yang menciptakan ketenangan dan kebahagiaan dalam kehidupan masyarakat.

Related Results

Alih Wahana Tradisi Pujan Kasanga dalam Karya Visual Komik
Alih Wahana Tradisi Pujan Kasanga dalam Karya Visual Komik
Pujan Kasanga Tradition is an important ritual of Tengger people because of being a tradition instrument in actualizing consistency of life. The potential of oral literature tradit...
Video Dokumenter "Sesanti Titi Luri Tengger" Sebagai Media informasi
Video Dokumenter "Sesanti Titi Luri Tengger" Sebagai Media informasi
Tengger adalah wilayah pegunungan yang mengelilingi Gunung Bromo. Penduduk di pegunungan tersebut disebut Suku Tengger. Suku Tengger menghayati “Sesanti Titi Luri” (mengikuti jejak...
NILAI-NILAI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MULTIKULTURAL DALAM MASYARAKAT MUSLIM TENGGER
NILAI-NILAI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MULTIKULTURAL DALAM MASYARAKAT MUSLIM TENGGER
Orang Tengger yang beragama Islam masih menganut kepercayaan ngelmu sebagai warisan leluhur mereka. Mereka masih mempercayai hitungan hitungan yang berkaitan dengan hari baik dan h...
Menengok Kearifan Lokal : Upacara Unan-Unan dan Nilai Pendidikan Moderasi Beragama Suku Tengger
Menengok Kearifan Lokal : Upacara Unan-Unan dan Nilai Pendidikan Moderasi Beragama Suku Tengger
Abstract There is a suku named Suku Tengger in the Gunung Bromo area. Upacara Unan-Unan is a traditional wedding custom originating from the Tengger Suku, which is held in the vic...
Upacara Unan-Unan Tengger: Membentang Kearifan Ekologis, Mewujud Keselarasan Kosmis
Upacara Unan-Unan Tengger: Membentang Kearifan Ekologis, Mewujud Keselarasan Kosmis
Sejumlah pembahasan mengenai Tengger dengan perspektif eko-kritik telah banyak dilakukan, tetapi pembahasan tersebut belum sampai pada telaah yang spesifik dan komprehensif terhada...
PROSES ENKULTURASI DALAM BUDAYA ENTAS-ENTAS, PRASWALA GARA, DAN PUJAN KAPAT (SISTEM SOSIAL LOKAL:ANTAR ETNIS KABUPATEN PROBOLINGGO)
PROSES ENKULTURASI DALAM BUDAYA ENTAS-ENTAS, PRASWALA GARA, DAN PUJAN KAPAT (SISTEM SOSIAL LOKAL:ANTAR ETNIS KABUPATEN PROBOLINGGO)
Masyarakat Tengger memiliki budaya yang menarik dan unik yang masih terjaga dengan baik. Meskipun faktor eksternal yang kuat mempengaruhi ( intensitas tinggi kegiatan pariwisata ) ...
OMAH KALANG OMAH TRADISI, DESA KALANG DESA TRADISI (Etnografi Tradisi Sub Etnis Jawa, Kalang)
OMAH KALANG OMAH TRADISI, DESA KALANG DESA TRADISI (Etnografi Tradisi Sub Etnis Jawa, Kalang)
Abstract: Dukuh Lumbu in the village is the village Lumansari (residential) sub ethnic Javanese which is known as the Kalang of Java, they were known as the Kalang people. Group Lo...
NILAI-NILAI KEBUDAYAAN DAN IMPLEMENTASI PANCASILA DALAM UPACARA KASADA SUKU TENGGER
NILAI-NILAI KEBUDAYAAN DAN IMPLEMENTASI PANCASILA DALAM UPACARA KASADA SUKU TENGGER
Suku Tengger merupakan suku yang sangat menjaga tradisi upacara adat termasuk Upacara Kasada, sebagai wujud penghormatan terhadap kepercayaan agama dan sebagai ungkapan rasa syukur...

Back to Top