Javascript must be enabled to continue!
KOMPOS CAIR MASYARAKAT TELAGA SARI SEBAGAI UPAYA PENGOLAHAN SAMPAH ORGANIK PEMUKIMAN
View through CrossRef
Pemukiman merupakan salah satu penghasil sampah domestik organik terbanyak, seperti sisa makanan dan sisa taman atau daun dan rumput. Sedangkan sampah domestik anorganik, seperti plastik, kertas, kaca, dan logam tidak banyak. Salah satu alternatif pengolahan sampah domestik organik adalah pengomposan, baik padat maupun cair. RT 37 Kelurahan Telaga Sari, Kecamatan Balikpapan Kota adalah salah satu wilayah pemukiman di Kota Balikpapan yang cukup padat penduduknya. Gagasan untuk melakukan pemanfaatan sampah domestik organik menjadi kompos cair didasarkan dari pengamatan lapangan yang melihat ketertarikan warga merawat tanaman. Oleh karena itu diharapkan dengan adanya kegiatan pembuatan kompos cair dari sampah domestik organik dapat mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke TPS/TPA dan menjadi salah satu sumber nutrisi bagi tanaman milik warga. Dalam pelaksanaannya masyarakat sangat antusias, yang dibuktikan dengan banyaknya warga yang berpartisipasi dalam proses pembuatan kompos cair sampai dengan penerapannya pada tanaman. Hasil dari kegiatan ini adalah adanya kompos cair buatan warga RT 37 Kelurahan Telaga Sari yang digunakan untuk perawatan tanaman di rumah masing-masing. Pada akhir kegiatan, warga setempat menyarankan agar ke depannya kegiatan ini dapat dikembangkan menjadi lebih produktif, salah satunya dengan adanya komersialisasi produk kompos cair.
Title: KOMPOS CAIR MASYARAKAT TELAGA SARI SEBAGAI UPAYA PENGOLAHAN SAMPAH ORGANIK PEMUKIMAN
Description:
Pemukiman merupakan salah satu penghasil sampah domestik organik terbanyak, seperti sisa makanan dan sisa taman atau daun dan rumput.
Sedangkan sampah domestik anorganik, seperti plastik, kertas, kaca, dan logam tidak banyak.
Salah satu alternatif pengolahan sampah domestik organik adalah pengomposan, baik padat maupun cair.
RT 37 Kelurahan Telaga Sari, Kecamatan Balikpapan Kota adalah salah satu wilayah pemukiman di Kota Balikpapan yang cukup padat penduduknya.
Gagasan untuk melakukan pemanfaatan sampah domestik organik menjadi kompos cair didasarkan dari pengamatan lapangan yang melihat ketertarikan warga merawat tanaman.
Oleh karena itu diharapkan dengan adanya kegiatan pembuatan kompos cair dari sampah domestik organik dapat mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke TPS/TPA dan menjadi salah satu sumber nutrisi bagi tanaman milik warga.
Dalam pelaksanaannya masyarakat sangat antusias, yang dibuktikan dengan banyaknya warga yang berpartisipasi dalam proses pembuatan kompos cair sampai dengan penerapannya pada tanaman.
Hasil dari kegiatan ini adalah adanya kompos cair buatan warga RT 37 Kelurahan Telaga Sari yang digunakan untuk perawatan tanaman di rumah masing-masing.
Pada akhir kegiatan, warga setempat menyarankan agar ke depannya kegiatan ini dapat dikembangkan menjadi lebih produktif, salah satunya dengan adanya komersialisasi produk kompos cair.
Related Results
Pengelolaan Sampah Organik Basah untuk Dimanfaatkan sebagai Penyubur Tanaman
Pengelolaan Sampah Organik Basah untuk Dimanfaatkan sebagai Penyubur Tanaman
Perlindungan lingkungan hidup adalah suatu sikap dan tindakan yang selalu bertujuan untuk mencegah kerusakan lingkungan hidup dan mengembangkan upaya perbaikan kerusakan alam yang ...
SOSIALISASI PEMAHAMAN MASYARAKAT TERHADAP PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA DI DESA TRUKO
SOSIALISASI PEMAHAMAN MASYARAKAT TERHADAP PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA DI DESA TRUKO
ABSTRACTOne of the problems in Truko Village is the waste problem. Based on the observations, the waste comes from household waste, both organic and inorganic waste. Trucko Village...
Program Pengabdian Masyarakat Pemilahan dan Pemanfaatan Sampah Dapur sebagai Pupuk Organik Cair di Desa Bongan, Tabanan, Bali
Program Pengabdian Masyarakat Pemilahan dan Pemanfaatan Sampah Dapur sebagai Pupuk Organik Cair di Desa Bongan, Tabanan, Bali
Permasalahan yang dihadapi oleh mitra dalam pengelolaan sampah TPS 3 R Madu Asih adalah dalam meningkatkan nilai guna dari hasil pengolahan sampah, khususnya sampah dapur. Sampah d...
Pelatihan Memilah Sampah Organik dan Anorganik di Pondok Padalarang Indah
Pelatihan Memilah Sampah Organik dan Anorganik di Pondok Padalarang Indah
Tumpukan sampah di Pondok Padalarang Indah menimbulkan masalah rumit bagi warga sekitarnya berupa polusi lingkungan, seperti polusi tanah, air, dan udara. Penumpukan sampah bisa di...
Perencanaan Pengolah Sampah pada Lokasi Wisata Religi Sa’pak Bayo-bayo Kabupaten Tana Toraja
Perencanaan Pengolah Sampah pada Lokasi Wisata Religi Sa’pak Bayo-bayo Kabupaten Tana Toraja
Pada suatu tujuan wisata, banyak hal yang perlu diperhatikan sebelum lokasi tersebut diperkenalkan kepada masyarakat. Seperti ketersediaan fasilitas untuk pengunjung, khususnya fas...
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengolahan Sampah Organik di Kelurahan Nitu Kota Bima
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengolahan Sampah Organik di Kelurahan Nitu Kota Bima
Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah memberi pelatihan kepada masyarakat untuk mengolah sampah Organik menjadi kompos yang bernilai ekonomis. Pelaksanaan kegiatan dilak...
Pemberdayaan Masyarakat melalui Pelatihan Pembuatan Pupuk Kompos dari Limbah Organik dan Rumah Tangga di Desa Perdamaian Kecamatan Singkut Kabupaten Sarolangun (Participatory Action Research)
Pemberdayaan Masyarakat melalui Pelatihan Pembuatan Pupuk Kompos dari Limbah Organik dan Rumah Tangga di Desa Perdamaian Kecamatan Singkut Kabupaten Sarolangun (Participatory Action Research)
Pemberdayaan masyarakat dalam membuat pupuk kompus sebagai upaya memanfaatkan sisa sampah organik seperti, sampah rumah tangga, daun-daunan dan kotoran ternak. Kegiatan ini bertuju...
EDUKASI DAN PELATIHAN KELOMPOK MASYARAKAT TENTANG BANK SAMPAH
EDUKASI DAN PELATIHAN KELOMPOK MASYARAKAT TENTANG BANK SAMPAH
ABSTRAK
Sampah selalu menjadi masalah sulit bagi masyarakat yang tidak peduli dengan lingkungan. Ketika orang tidak menjaga kebersihan, mereka dapat meninggalkan timbunan sa...

