Javascript must be enabled to continue!
Profil Cemaran Kromium dan Akumulasinya pada Ikan di Muara Sungai Opak Kabupaten Bantul
View through CrossRef
Sungai Opak merupakan salah satu sungai utama di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang berpotensi tercemar akibat aktivitas pembuangan limbah kegiatan pertanian dan industri penyamakan kulit yang berada di daerah aliran sungainya. Masuknya logam berat kromium yang terkandung dalam limbah ke badan air dapat memicu akumulasi kromium pada biota air. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari karakteristik kualitas air, keragaman ikan, sebaran akumulasi kromium, dan hubungan konsentrasi kromium dalam air dan sedimen dengan tingkat akumulasi kromium pada ikan di muara Sungai Opak. Penelitian dilakukan pada tiga stasiun sampling yaitu: bagian atas, tengah dan bawah muara Sungai Opak. Proses ekstraksi sampel air dilakukan dengan metode standar APHA/AWWA/WEF, sedangkan ekstraksi sampel padat (sedimen dan ikan) dilakukan dengan metode asam. Pencemar kromium ditemukan pada semua sampel ikan, air, dan sedimen. Perairan muara Sungai Opak telah tercemar oleh nitrat, fosfat dan kromium, sedangkan sedimen dan ikan di muara Sungai Opak telah tercemar oleh kromium. Sampel sedimen memiliki konsentrasi kromium paling tinggi dengan kisaran sebesar 1,140 – 4,328 mg/kg, diikuti sampel ikan dengan kisaran sebesar 0,108 – 0,919 mg/Kg dan terendah pada sampel air dengan kisaran sebesar 0,108 – 0,211 mg/L. Konsentrasi kromium pada air dan sedimen tidak berpengaruh secara signifikan terhadap akumulasi kromium pada ikan berdasarkan titik sampling. Akumulasi kandungan krom dalam 12 jenis ikan di muara Sungai Opak masih memenuhi standar baku mutu yang ditetapkan oleh Dirjen BPOM No. 03725/ B/ SK/ 89 sebesar 2,5 mg/kg. Perlu dilakukan penanganan lebih lanjut terkait bahaya akumulasi kromium dalam ikan yang dapat menimbulkan masalah kesehatan apabila terkonsumsi oleh manusia dalam jangka waktu yang lama
Title: Profil Cemaran Kromium dan Akumulasinya pada Ikan di Muara Sungai Opak Kabupaten Bantul
Description:
Sungai Opak merupakan salah satu sungai utama di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang berpotensi tercemar akibat aktivitas pembuangan limbah kegiatan pertanian dan industri penyamakan kulit yang berada di daerah aliran sungainya.
Masuknya logam berat kromium yang terkandung dalam limbah ke badan air dapat memicu akumulasi kromium pada biota air.
Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari karakteristik kualitas air, keragaman ikan, sebaran akumulasi kromium, dan hubungan konsentrasi kromium dalam air dan sedimen dengan tingkat akumulasi kromium pada ikan di muara Sungai Opak.
Penelitian dilakukan pada tiga stasiun sampling yaitu: bagian atas, tengah dan bawah muara Sungai Opak.
Proses ekstraksi sampel air dilakukan dengan metode standar APHA/AWWA/WEF, sedangkan ekstraksi sampel padat (sedimen dan ikan) dilakukan dengan metode asam.
Pencemar kromium ditemukan pada semua sampel ikan, air, dan sedimen.
Perairan muara Sungai Opak telah tercemar oleh nitrat, fosfat dan kromium, sedangkan sedimen dan ikan di muara Sungai Opak telah tercemar oleh kromium.
Sampel sedimen memiliki konsentrasi kromium paling tinggi dengan kisaran sebesar 1,140 – 4,328 mg/kg, diikuti sampel ikan dengan kisaran sebesar 0,108 – 0,919 mg/Kg dan terendah pada sampel air dengan kisaran sebesar 0,108 – 0,211 mg/L.
Konsentrasi kromium pada air dan sedimen tidak berpengaruh secara signifikan terhadap akumulasi kromium pada ikan berdasarkan titik sampling.
Akumulasi kandungan krom dalam 12 jenis ikan di muara Sungai Opak masih memenuhi standar baku mutu yang ditetapkan oleh Dirjen BPOM No.
03725/ B/ SK/ 89 sebesar 2,5 mg/kg.
Perlu dilakukan penanganan lebih lanjut terkait bahaya akumulasi kromium dalam ikan yang dapat menimbulkan masalah kesehatan apabila terkonsumsi oleh manusia dalam jangka waktu yang lama.
Related Results
KERAGAAN PEMIJAHAN BUATAN ANTARA IKAN PATIN SIAM (Pangasianodon hypophthalmus) BETINA DAN IKAN PATIN JAMBAL (Pangasius djambal) JANTAN DAN IKAN PATIN NASUTUS (Pangasius nasutus) JANTAN
KERAGAAN PEMIJAHAN BUATAN ANTARA IKAN PATIN SIAM (Pangasianodon hypophthalmus) BETINA DAN IKAN PATIN JAMBAL (Pangasius djambal) JANTAN DAN IKAN PATIN NASUTUS (Pangasius nasutus) JANTAN
Upaya pengembangan budidaya ikan patin jambal (Pangasius djambal) dan ikan patin nasutus (P. nasutus) sebagai komoditas ekspor ikan patin daging putih sulit direalisasikan, karena ...
ANALISIS SUBSEKTOR PERIKANAN DI KABUPATEN OKU TIMUR PROVINSI SUMATERA SELATAN
ANALISIS SUBSEKTOR PERIKANAN DI KABUPATEN OKU TIMUR PROVINSI SUMATERA SELATAN
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk: 1) Untuk mengetahui jenis ikan unggul di OKU Timur. 2) Untuk mengetahui pertumbuhan komoditas subsektor perikanan di OKU Timur. Hasil penel...
PENGEMBANGAN USAHA PENGOLAHAN MAKANAN BAHAN DASAR UBI DI DESA BINGKAT KECAMATAN PEGAJAHAN KABUPATEN SERDANG BEDAGAI TAHUN 2017
PENGEMBANGAN USAHA PENGOLAHAN MAKANAN BAHAN DASAR UBI DI DESA BINGKAT KECAMATAN PEGAJAHAN KABUPATEN SERDANG BEDAGAI TAHUN 2017
Di desa Bingkat Kecamatan Pegajahan banyak terdapat industri rumah tanggapengolah ubi menjadi opak dan juga sebagai keripik, hal ini dilatarbelakangi daerah inimerupakan penghasil ...
DETEKSI EKTOPARASIT PADA IKAN NILA (Orechromis niloticus)DIBALAI BUDIDAYA IKAN AIR TAWAR DESA LINGSAR KABUPATEN LOMBOK BARAT
DETEKSI EKTOPARASIT PADA IKAN NILA (Orechromis niloticus)DIBALAI BUDIDAYA IKAN AIR TAWAR DESA LINGSAR KABUPATEN LOMBOK BARAT
Abstrak (Indonesia)Ikan nila (Oreochromis niloticus) merupakan spesies ikan yang memiliki genus ikan yang dapat hidup dalam kondisi lingkungan yang memiliki toleransi tinggi terhad...
Transformasi Kesiapan Atlet Korfball Kabupaten Bantul melalui Pendampingan Program Latihan Fisik Menuju PORPROV DIY 2024
Transformasi Kesiapan Atlet Korfball Kabupaten Bantul melalui Pendampingan Program Latihan Fisik Menuju PORPROV DIY 2024
Abstract: The Regional Sports Week (PORDA) of the Special Region of Yogyakarta XVI in 2022 is the first event for the corpsball sport to be competed for the first time in Yogyakart...
PENGEMBANGAN PRODUK PASCA PANEN (KERUPUK KEMPLANG IKAN LELE) SEBAGAI DIVERSIFIKASI OLAHAN PRODUK IKAN LELE DI DESA SUNGAI DUA KABUPATEN BANYUASIN
PENGEMBANGAN PRODUK PASCA PANEN (KERUPUK KEMPLANG IKAN LELE) SEBAGAI DIVERSIFIKASI OLAHAN PRODUK IKAN LELE DI DESA SUNGAI DUA KABUPATEN BANYUASIN
Desa Sungai Dua berlokasi di Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan memiliki potensi untuk budidaya ikan lele karena letak geografis yang mendukung. Ikan lele me...
MENGHITUNG HPP BIBIT LELE DAN PEMBUATAN LAPORAN KEUANGAN PADA USAHA PEMBIBITAN LELE DI KAMPUNG LELE DESA HANGTUAH KECAMATAN PERHENTIAN RAJA KABUPATER KAMPAR
MENGHITUNG HPP BIBIT LELE DAN PEMBUATAN LAPORAN KEUANGAN PADA USAHA PEMBIBITAN LELE DI KAMPUNG LELE DESA HANGTUAH KECAMATAN PERHENTIAN RAJA KABUPATER KAMPAR
ABSTRAK
Ikan lele merupakan bagian dari salah satu komoditas air tawar yang sangat mudah dalam melakukan pengembangannya, ikan lele juga memiliki keistimewaan salah satu nya...
Panelist's Level of Favor for Natural Non-MSG Flavor from Different Fish Meat
Panelist's Level of Favor for Natural Non-MSG Flavor from Different Fish Meat
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kesukaan panelis terhadap penyedap rasa alami non MSG yang dibuat dari daging ikan yang berbeda. Prosedur pada penelitian...

