Javascript must be enabled to continue!
Pengaruh Metode Sorogan terhadap Motivasi Belajar Santri di Kelas Musyawarah Pondok Pesantren Kyai Syarifuddin Wonorejo Lumajang
View through CrossRef
Metode sorogan yang biasa disebut dengan pengajaran individual ini memberikan kebebasan kepada santri untuk menentukan bidang dan tingkat kesulitan kitab yang dipelajarinya serta mengatur intensitas dan daya serap dan memotivasinya sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana motivasi belajar santri, adakah pengaruh metode sorogan terhadap motivasi belajar santri dan seberapa pengaruh metode sorogan terhadap motivasi belajar santri di kelas musyawarah A pondok pesantren Kiyai Syarifuddin Wonorejo Lumajang. Dengan pendekatan metode penelitian kuantitatif. Hasil riset menunjukkan bahwa dari hasil uji kolerasi skor T bahwasanya motivasi belajar santri di kelas musyawah A terbagi menjadi tiga tingkatan yaitu, 8 santri mempunyai motivasi sangat tinggi,2 santri mempunyai motivasi tinggi dan 20 santri mempunyai motivasi sedanga. Untuk klasifikasi motivasi rendah dan sangat rendah santri di kelas musyawarah A tidak ada.kemudian untuk hasil uji korelasi Product Moment skor signifikansinya sebesar 0,000 lebih kecil daripada 0,05 artinya ada pengaruh antara metode sorogan terhadap motivasi belajar santri pondok pesantren Kyai Syarifuddin di kelas musyawarah A.
Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang
Title: Pengaruh Metode Sorogan terhadap Motivasi Belajar Santri di Kelas Musyawarah Pondok Pesantren Kyai Syarifuddin Wonorejo Lumajang
Description:
Metode sorogan yang biasa disebut dengan pengajaran individual ini memberikan kebebasan kepada santri untuk menentukan bidang dan tingkat kesulitan kitab yang dipelajarinya serta mengatur intensitas dan daya serap dan memotivasinya sendiri.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana motivasi belajar santri, adakah pengaruh metode sorogan terhadap motivasi belajar santri dan seberapa pengaruh metode sorogan terhadap motivasi belajar santri di kelas musyawarah A pondok pesantren Kiyai Syarifuddin Wonorejo Lumajang.
Dengan pendekatan metode penelitian kuantitatif.
Hasil riset menunjukkan bahwa dari hasil uji kolerasi skor T bahwasanya motivasi belajar santri di kelas musyawah A terbagi menjadi tiga tingkatan yaitu, 8 santri mempunyai motivasi sangat tinggi,2 santri mempunyai motivasi tinggi dan 20 santri mempunyai motivasi sedanga.
Untuk klasifikasi motivasi rendah dan sangat rendah santri di kelas musyawarah A tidak ada.
kemudian untuk hasil uji korelasi Product Moment skor signifikansinya sebesar 0,000 lebih kecil daripada 0,05 artinya ada pengaruh antara metode sorogan terhadap motivasi belajar santri pondok pesantren Kyai Syarifuddin di kelas musyawarah A.
Related Results
Implementasi Metode Sorogan dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Kitab Kuning di Pondok Pesantren Islahudiny Kediri Lombok Barat
Implementasi Metode Sorogan dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Kitab Kuning di Pondok Pesantren Islahudiny Kediri Lombok Barat
Abstract
Studying and reading kitab kuning is not an easy thing because it requires perseverance and the right method in teaching it. The objectives pf this research are to find T...
KEEFEKTIFAN KEPEMIMPINAN KYAI PADA PONDOK PESANTREN
KEEFEKTIFAN KEPEMIMPINAN KYAI PADA PONDOK PESANTREN
Penelitian ini dilatar belakangi oleh banyaknya kritik yang bermunculan bahwa pola kepemimpinan yang diterapkan pada pesantren di propinsi Banten sering kali tidak mampu mengimbang...
Motivasi Santri Pondok dalam Berwirausaha di Pondok Pesantren Hidayatur Rahman Gebang Bonang Demak
Motivasi Santri Pondok dalam Berwirausaha di Pondok Pesantren Hidayatur Rahman Gebang Bonang Demak
Pondok pesantren selama ini pembelajarannya hanya memprioritaskan ilmu agama namun minus keahlian yang lain sehingga banyak yang menganggur untuk menghadapi di era sekarang ini san...
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN ISLAM PONDOK PESANTREN DARUSSA’ADAH MOJOAGUNG GUNUNG SUGIH LAMPUNG TENGAH
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN ISLAM PONDOK PESANTREN DARUSSA’ADAH MOJOAGUNG GUNUNG SUGIH LAMPUNG TENGAH
Pesantren sebagai Lembaga Pendidikan Islam berbeda dengan sistem pendidikan pada umumnya, pesantren memiliki ciri khas yang unik dan menojol diantaranya yaitu adanya hubungan yang ...
IMPLEMENTASI KOMUNIKASI TERAPEUTIK PADA SANTRI ODGJ DI PONDOK PESANTREN SUNAN KALIJAGA
IMPLEMENTASI KOMUNIKASI TERAPEUTIK PADA SANTRI ODGJ DI PONDOK PESANTREN SUNAN KALIJAGA
Abstrak: Komunikasi Terapeutik merupakan pendekatan komunikasi yang bertujuan menciptakan hubungan yang positif antara perawat dan pasien untuk mendukung proses penyembuhan Orang D...
Integrasi Model Pendidikan Pondok Pesantren Salaf Dan Khalaf (Studi Kasus di Pondok Pesantren Irsyadul Anam Yogyakarta)
Integrasi Model Pendidikan Pondok Pesantren Salaf Dan Khalaf (Studi Kasus di Pondok Pesantren Irsyadul Anam Yogyakarta)
Penelitian lapangan ini menggunakan pendekatan pendekatan Ilmu Pendidikan Islam dan Fenomenologi dalam mengkaji integrasi model pendidikan pondok pesantren salaf dan khalaf di Pond...
IMPLEMENTASI PENANAMAN NILAI-NILAI PENDIDIKAN PERDAMAIAN DI PONDOK PESANTREN SANANUL HUDA SELOREJO BLITAR
IMPLEMENTASI PENANAMAN NILAI-NILAI PENDIDIKAN PERDAMAIAN DI PONDOK PESANTREN SANANUL HUDA SELOREJO BLITAR
Pondok pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam tertua di Indonesia yang banyak menapung santri-santri dari berbagai daerah. Berlatar belakang daerah, budaya, bahasa serta kepr...
PENGARUH MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA
PENGARUH MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA
Motivasi belajar matematika merupakan elemen penting dalam pembelajaran matematika. Motivasi belajar matematika siswa berbeda-beda dalam hal tingkat motivasi dan jenis motivasinya....

