Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

EKSTRAKSI KOMPONEN ANTIOKSIDAN TEPUNG KOMPOSIT BERBASIS PISANG GOROHO DAN LABU KUNING DENGAN BANTUAN ULTRASONIK

View through CrossRef
ABSTRAK Tanaman-tanaman lokal yang mengandung antioksidan, yaitu pisang goroho dan labu kuning, digunakan untuk mengembangkan tepung komposit.  Penelitian dilakukan untuk mengevaluasi efek pencampuran tepung pisang goroho dengan tepung labu kuning terhadap kandungan fitokimia antioksidan (total fenolik dan beta karoten) dan kapasitas antioksidan (kemampuan menangkal radikal DPPH dan daya reduksi) dari tepung komposit yang dihasilkan dengan menggunakan bantuan ultrasonik pada tahapan ekstraksi. Formulasi tepung komposit yang digunakan (tepung pisang goroho:tepung labu kuning) adalah 75:25, 50:50, dan 25:75. Kandungan total fenolik tepung komposit berkisar antara 98,2- 78,8 mg/kg GAE, dan kandungan beta karoten tepung komposit berkisar antara 186,1-497,8 µg/g. Hasil penelitian menunjukkaan peningkatan  kandungan fitokimia antioksidan dan kapasitas antioksidan pada tepung komposit terjadi dengan meningkatnya proporsi tepung labu kuning. ABSTRACT Locally grown crops with antioxidant content i.e. goroho plantain dan yellow pumpkin were used to develop composite flours. The current study aimed to investigate the effect of mixing goroho plantain flour with yellow pumpkin flour on phytochemical content (total phenolic and beta carotene) and antioxidant capacity (DPPH assay and reducing power assay) of developed composite flours, assisted by ultrasound in the extraction step. Flour formulations (goroho plantain flour: yellow pumpkin flour) used were 75:25, 50:50, and 25:75.  Total phenolic content of composite flours ranged from 98.2-178.8 mg/kg GAE, and beta carotene content of composite flours ranged from 186,1-497,8 µg/g. The study showed that increased in phytochemical antioxidant content and antioxidant capacity of composite flours were due to increasing in yellow pumpkin flour proportion in composite flour. 
Title: EKSTRAKSI KOMPONEN ANTIOKSIDAN TEPUNG KOMPOSIT BERBASIS PISANG GOROHO DAN LABU KUNING DENGAN BANTUAN ULTRASONIK
Description:
ABSTRAK Tanaman-tanaman lokal yang mengandung antioksidan, yaitu pisang goroho dan labu kuning, digunakan untuk mengembangkan tepung komposit.
  Penelitian dilakukan untuk mengevaluasi efek pencampuran tepung pisang goroho dengan tepung labu kuning terhadap kandungan fitokimia antioksidan (total fenolik dan beta karoten) dan kapasitas antioksidan (kemampuan menangkal radikal DPPH dan daya reduksi) dari tepung komposit yang dihasilkan dengan menggunakan bantuan ultrasonik pada tahapan ekstraksi.
Formulasi tepung komposit yang digunakan (tepung pisang goroho:tepung labu kuning) adalah 75:25, 50:50, dan 25:75.
Kandungan total fenolik tepung komposit berkisar antara 98,2- 78,8 mg/kg GAE, dan kandungan beta karoten tepung komposit berkisar antara 186,1-497,8 µg/g.
Hasil penelitian menunjukkaan peningkatan  kandungan fitokimia antioksidan dan kapasitas antioksidan pada tepung komposit terjadi dengan meningkatnya proporsi tepung labu kuning.
 ABSTRACT Locally grown crops with antioxidant content i.
e.
goroho plantain dan yellow pumpkin were used to develop composite flours.
The current study aimed to investigate the effect of mixing goroho plantain flour with yellow pumpkin flour on phytochemical content (total phenolic and beta carotene) and antioxidant capacity (DPPH assay and reducing power assay) of developed composite flours, assisted by ultrasound in the extraction step.
Flour formulations (goroho plantain flour: yellow pumpkin flour) used were 75:25, 50:50, and 25:75.
 Total phenolic content of composite flours ranged from 98.
2-178.
8 mg/kg GAE, and beta carotene content of composite flours ranged from 186,1-497,8 µg/g.
The study showed that increased in phytochemical antioxidant content and antioxidant capacity of composite flours were due to increasing in yellow pumpkin flour proportion in composite flour.
 .

Related Results

Substitusi Tepung Terigu Dengan Tepung Labu Kuning (Cucurbita moschata) Dalam Pembuatan Choux Pastry
Substitusi Tepung Terigu Dengan Tepung Labu Kuning (Cucurbita moschata) Dalam Pembuatan Choux Pastry
Labu kuning segar memiliki daya simpan relatif pendek sehingga perlu dilakukan pengolahan agar lebih tahan lama. Penelitian bertujuan untuk mengetahui (1) Pengaruh substitusi tepun...
FORMULASI TEPUNG PISANG DAN TEPUNG MOCAF TERHADAP MUTU CAKE
FORMULASI TEPUNG PISANG DAN TEPUNG MOCAF TERHADAP MUTU CAKE
Pengembangan produk cake yang memanfaatkan tepung mocaf dan tepung pisang untuk menggantikan sebagian dan keseluruhan terigu ditujukan untuk memanfaatkan bahan pangan lokal, memper...
substitusi tepung labu kuning(cucurbita moschata flour) pada pembuatan pie susu
substitusi tepung labu kuning(cucurbita moschata flour) pada pembuatan pie susu
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui formulasi dan tingkat kesukaan masyarakat pada pie susu tepung labu kuning dilihat dari segi rasa, tekstur, warna, aroma, bentuk, dan kema...
Uji Penerimaan Konsumen Terhadap Mutu Sensorik Timphan Komposit Dengan Tepung Substitusi
Uji Penerimaan Konsumen Terhadap Mutu Sensorik Timphan Komposit Dengan Tepung Substitusi
Abstrak : Tepung ketan merupakan tepung yang mempunyai amilopektin tinggi sebagai bahan pokok pembuatan berbagai macam kue tradisional yang memiliki tekstur kenyal. Kebutuhan beras...
Daya Terima Tortilla Chips Berbahan Tepung Pisang Lowe
Daya Terima Tortilla Chips Berbahan Tepung Pisang Lowe
Pisang lowe mempunyai peluang untuk pendiversifikasian pangan lokal. Produk turunan berupa tepung dapat diolah menjadi tortilla chips. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui...
Pemanfaatan Kulit Pisang Raja Sebagai Bahan Pembuatan Pelet
Pemanfaatan Kulit Pisang Raja Sebagai Bahan Pembuatan Pelet
Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah kulit pisang Raja sebagai bahan pembuatan pellet dan mengetahui bagaimana cara pembuatan pellet kulit pisang raja dan untuk menge...
Kerentanan Jenis Tepung terhadap Infestasi Kumbang Tepung Merah (Tribolium castaneum Herbst) (Coleoptera: Tenebrionidae)
Kerentanan Jenis Tepung terhadap Infestasi Kumbang Tepung Merah (Tribolium castaneum Herbst) (Coleoptera: Tenebrionidae)
ABSTRACT Susceptibility of various flour types to the investation of red flour beetle ( Tribolium castaneum Herbst) (Coleoptera: Tenebrionidae) The research on the level of flour...
Keragaman Jenis Pisang dan Olahannya Pada Masyarakat Desa Togoliua Kecamatan Tobelo Barat
Keragaman Jenis Pisang dan Olahannya Pada Masyarakat Desa Togoliua Kecamatan Tobelo Barat
Penelitian yang berlokasi di Desa Togoliua Kecamatan Tobelo Barat ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis, cara dan bentuk olahan pisang  yang dibudidayakan oleh masyarakat di D...

Back to Top