Javascript must be enabled to continue!
HUBUNGAN KETURUNAN DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI DI RSU PKU MUHAMMADIYAH BANJARNEGARA
View through CrossRef
ABSTRAK LatarBelakang : Hipertensi merupakan kelainan poligenik yang kompleks disebabkan oleh faktor genetik dan faktor lingkungan sehingga memengaruhi tekanan darah. Hipertensi atau tekanan darah tinggi, sering disebut sebagai “the silent killer karena sering tanpa keluhan. Faktor keturunan bisa menjadi salah satu penyebab bila salah satu keluarga menderita hipertensi.Tujuan :Tujuan dari penelitian ini adalah Hubungan keturunan dengan kejadian hipertensi di rsu pku muhammadiyah banjarnegara. Metode :Jenis penelitian ini adalah Analitik korelasi yakni melakukan analisis dinamika kolerasi antara fenomena, baik antara faktor resiko dengan faktor efek. Pendekatan yang dilakukan dengan Cross Sectional yaitu penelitian untuk mempelajari dinamika kolerasi antara faktor-faktor resiko dengan efek, dengan cara pendekatan, observasi atau pengumpulan data secara bersama-sama Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 65 Responden yang diteliti. Responden yang mempunyai keturunan sebanyak 47 responden, yang hipertensi sebanyak 41 (87.2%) responden yang tidak Hipertensi sebanyak 6 (12.8%). Responden yang tidak keturunan sebanyak 18 responden, yang hipertensi sebanyak 6 (33.3%) responden yang tidak hipertensi sebanyak 12 (66.7%). berdasarkan uji Pearson dapat digunakan dengan nilai p (0,000) < ? (0,05), maka Ha diterima H0 ditolak. Dapat disimpulkan bahwa Terdapat Hubungan keturunan Dengan Kejadian hipertensi Di Rsu Pku Muhammadiyah Banjarnegara..Kata Kunci : Keturunan, HipertensiKepustakaan : 2012-2024
Title: HUBUNGAN KETURUNAN DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI DI RSU PKU MUHAMMADIYAH BANJARNEGARA
Description:
ABSTRAK LatarBelakang : Hipertensi merupakan kelainan poligenik yang kompleks disebabkan oleh faktor genetik dan faktor lingkungan sehingga memengaruhi tekanan darah.
Hipertensi atau tekanan darah tinggi, sering disebut sebagai “the silent killer karena sering tanpa keluhan.
Faktor keturunan bisa menjadi salah satu penyebab bila salah satu keluarga menderita hipertensi.
Tujuan :Tujuan dari penelitian ini adalah Hubungan keturunan dengan kejadian hipertensi di rsu pku muhammadiyah banjarnegara.
Metode :Jenis penelitian ini adalah Analitik korelasi yakni melakukan analisis dinamika kolerasi antara fenomena, baik antara faktor resiko dengan faktor efek.
Pendekatan yang dilakukan dengan Cross Sectional yaitu penelitian untuk mempelajari dinamika kolerasi antara faktor-faktor resiko dengan efek, dengan cara pendekatan, observasi atau pengumpulan data secara bersama-sama Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 65 Responden yang diteliti.
Responden yang mempunyai keturunan sebanyak 47 responden, yang hipertensi sebanyak 41 (87.
2%) responden yang tidak Hipertensi sebanyak 6 (12.
8%).
Responden yang tidak keturunan sebanyak 18 responden, yang hipertensi sebanyak 6 (33.
3%) responden yang tidak hipertensi sebanyak 12 (66.
7%).
berdasarkan uji Pearson dapat digunakan dengan nilai p (0,000) < ? (0,05), maka Ha diterima H0 ditolak.
Dapat disimpulkan bahwa Terdapat Hubungan keturunan Dengan Kejadian hipertensi Di Rsu Pku Muhammadiyah Banjarnegara.
Kata Kunci : Keturunan, HipertensiKepustakaan : 2012-2024.
Related Results
Management of Phenylketonuria for Optimal Outcome: A Review of Guidelines for Phenylketonuria Management and a Report of Surveys of Parents, Patients, and Clinic Directors
Management of Phenylketonuria for Optimal Outcome: A Review of Guidelines for Phenylketonuria Management and a Report of Surveys of Parents, Patients, and Clinic Directors
Objective.
To convene a small group of experts in diagnosis and management of PKU to discuss the following issues: the Subject Review of PKU management being perf...
FAKTOR RESIKO KEJADIAN PENYAKIT HIPERTENSI DI PUSKESMAS BASUKI RAHMAT PALEMBANG
FAKTOR RESIKO KEJADIAN PENYAKIT HIPERTENSI DI PUSKESMAS BASUKI RAHMAT PALEMBANG
Penyakit hipertensi menjadi masalah utama kesehatan masyarakat yang ada di Indonesia dan negaralain dunia. Data yang diperoleh di Puskesmas Basuki Rahmat Palembang, angka penderita...
Pemberdayaan Masyarakat sebagai Upaya Deteksi Dini Faktor Risiko Hipertensi
Pemberdayaan Masyarakat sebagai Upaya Deteksi Dini Faktor Risiko Hipertensi
Hipertensi masih merupakan masalah kesehatan yang penting. Prevalensi hipertensi nasional di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sebesar 35,8% dengan proporsi kasus hipertensi yang te...
Hubungan Kepatuhan Diit Hipertensi Dengan Kejadian Hipertensi Pada Lansia
Hubungan Kepatuhan Diit Hipertensi Dengan Kejadian Hipertensi Pada Lansia
Hipertensi atau biasa disebut “Silent Killer” tanpa disadari dapat menyebabkan kematiankarena merupakan penyakit yang terkadang tidak memiliki gejala atau tanda-tanda dan dapatterj...
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Deteksi Dini dan Upaya Pencegahan Hipertensi Melalui Peer Group Support
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Deteksi Dini dan Upaya Pencegahan Hipertensi Melalui Peer Group Support
Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang mengalami peningkatan setiap tahun dan dikenal dengan penyakit silent killer. Penyakit ini menyerang semua tingkat usia namun yang ...
HUBUNGAN FREKUENSI MEROKOK DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA MASYARAKAT
HUBUNGAN FREKUENSI MEROKOK DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA MASYARAKAT
Abstract : A person is said to be a smoker if he has smoked at least 100 cigarettes. A person smoking more than a pack of cigarettes a day becomes 2 times more prone to hypertensio...
GANGGUAN POLA TIDUR PADA LANSIA HIPERTENSI
GANGGUAN POLA TIDUR PADA LANSIA HIPERTENSI
Abstrak
Hipertensi merupakan keadaan yang mana terjadi peningkatan tekanan darah sistolik dan diastolik di atas batas normal yaitu ≥ 140/90 mmHg. Gejala utama yang biasanya dirasak...
Hubungan Sikap dan Perilaku Lansia dengan Kejadian Hipertensi pada Lansia
Hubungan Sikap dan Perilaku Lansia dengan Kejadian Hipertensi pada Lansia
ABSTRACT Hypertension is often referred to as "The Silent Disease" generally sufferers do not know they have hypertension before checking their blood pressure. This disease is ofte...

