Javascript must be enabled to continue!
Status Praesen Sapi Bali Betina pada Kebuntingan Trimester Ke-III
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status praesen yang meliputi suhu tubuh, frekuensi respirasi, frekuensi detak jantung dan frekuensi denyut pulsus pada sapi bali betina dengan umur kebuntingan trimester ketiga yaitu umur kebuntingan 7 bulan, 8 bulan dan 9 bulan serta untuk mengetahui pengaruh umur kebuntingan terhadap status praesen. Penelitian dilakukan di Sentra Pembibitan Sapi Bali di Desa Sobangan Kecamatan Mengwi Kabupaten Badung dengan menggunakan rancangan acak lengkap dimana umur kebuntingan menjadi kelompok yang akan diteliti dan analisis data dilakukan menggunakan analisis varian. Hasil penelitian menunjukkan suhu tubuh pada umur kebuntingan 7, 8 dan 9 bulan adalah 38,12 + 0,94; 38,16 + 0,50 dan 38,37 + 0,98. Frekuensi respirasi pada umur kebuntingan 7, 8 dan 9 bulan adalah 17,71 + 3,34; 19,05 + 3,22 dan 20,87 + 4,86. Frekuensi detak jantung pada umur kebuntingan 7, 8 dan 9 bulan adalah 85,22 + 12,19 dan 85,44 + 15.37 dan 92,23 + 12,78. Frekuensi denyut pulsus pada umur kebuntingan 7, 8 dan 9 bulan adalah 78,39 + 10,37; 81,57 + 10,73 dan 88,18 + 13,01; Analisis statistik menunjukkan terjadi perbedaan yang signifikan (p<0,05) terhadap suhu tubuh, frekuensi respirasi, detak jantung dan denyut pulsus pada umur kebuntingan 7, 8 dan 9 bulan. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa umur kebuntingan mempengaruhi status praesen yang meliputi suhu tubuh, frekuensi respirasi, frekuensi detak jantung dan frekuensi denyut pulsus pada sapi bali umur kebuntingan trimester ketiga. Perlu dilakukan penelitian tentang status praesen menjelang terjadinya kelahiran.
Title: Status Praesen Sapi Bali Betina pada Kebuntingan Trimester Ke-III
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status praesen yang meliputi suhu tubuh, frekuensi respirasi, frekuensi detak jantung dan frekuensi denyut pulsus pada sapi bali betina dengan umur kebuntingan trimester ketiga yaitu umur kebuntingan 7 bulan, 8 bulan dan 9 bulan serta untuk mengetahui pengaruh umur kebuntingan terhadap status praesen.
Penelitian dilakukan di Sentra Pembibitan Sapi Bali di Desa Sobangan Kecamatan Mengwi Kabupaten Badung dengan menggunakan rancangan acak lengkap dimana umur kebuntingan menjadi kelompok yang akan diteliti dan analisis data dilakukan menggunakan analisis varian.
Hasil penelitian menunjukkan suhu tubuh pada umur kebuntingan 7, 8 dan 9 bulan adalah 38,12 + 0,94; 38,16 + 0,50 dan 38,37 + 0,98.
Frekuensi respirasi pada umur kebuntingan 7, 8 dan 9 bulan adalah 17,71 + 3,34; 19,05 + 3,22 dan 20,87 + 4,86.
Frekuensi detak jantung pada umur kebuntingan 7, 8 dan 9 bulan adalah 85,22 + 12,19 dan 85,44 + 15.
37 dan 92,23 + 12,78.
Frekuensi denyut pulsus pada umur kebuntingan 7, 8 dan 9 bulan adalah 78,39 + 10,37; 81,57 + 10,73 dan 88,18 + 13,01; Analisis statistik menunjukkan terjadi perbedaan yang signifikan (p<0,05) terhadap suhu tubuh, frekuensi respirasi, detak jantung dan denyut pulsus pada umur kebuntingan 7, 8 dan 9 bulan.
Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa umur kebuntingan mempengaruhi status praesen yang meliputi suhu tubuh, frekuensi respirasi, frekuensi detak jantung dan frekuensi denyut pulsus pada sapi bali umur kebuntingan trimester ketiga.
Perlu dilakukan penelitian tentang status praesen menjelang terjadinya kelahiran.
Related Results
Tracing Hematological Shifts in Pregnancy: How Anemia and Thrombocytopenia Evolve Across Trimesters
Tracing Hematological Shifts in Pregnancy: How Anemia and Thrombocytopenia Evolve Across Trimesters
Abstract
Introduction
Given pregnancy's significant impact on hematological parameters, monitoring these changes across trimesters is crucial. This study aims to evaluate hematolog...
PEWARISAN BUDAYA SAPI SONOK SEBAGAI AKTIVITAS BELAJAR INFORMAL BAGI MASYARAKAT MADURA
PEWARISAN BUDAYA SAPI SONOK SEBAGAI AKTIVITAS BELAJAR INFORMAL BAGI MASYARAKAT MADURA
RINGKASANIkbar, A.Nauvalul. 2020. Pewarisan Budaya Sapi Sonok Sebagai Aktivitas Belajar Informal Bagi Masyarakat Madura. Tesis. Program Studi S-2 Pendidikan Luar Sekolah. Pasca Sar...
Giant Sacrococcygeal Teratoma in Infant: Systematic Review
Giant Sacrococcygeal Teratoma in Infant: Systematic Review
Abstract
Introduction
Sacrococcygeal teratoma (SCT) is a rare embryonal tumor that occurs in the sacrococcygeal region, with an incidence of about 1 in 35,000 to 40,000 live births...
Evaluasi Ciri Fenotipe Turunan F2 Hasil Persilangan Ayam Brahman Jantan dengan Ayam Lokal Betina dan Ayam Cochin Betina pada Fase Starter
Evaluasi Ciri Fenotipe Turunan F2 Hasil Persilangan Ayam Brahman Jantan dengan Ayam Lokal Betina dan Ayam Cochin Betina pada Fase Starter
Permasalahan utama dalam pengembangan ayam Lokal sebagai ternak komersial adalah masih kurangnya varian dari turunan perkawinan silang dan masih rendahnya produktivitas baik sebaga...
Alternatif Kebijakan Pengendalian Pemotongan Sapi Bali Betina Produktif di Timor Barat
Alternatif Kebijakan Pengendalian Pemotongan Sapi Bali Betina Produktif di Timor Barat
Salah satu persoalan yang terjadi di daerah sentra produksi adalah pemotongan betina produktif. Fenomena tersebut diduga terjadi pula di Timor Barat sebagai salah satu daerah kan...
UPAYA PEMULIAAN DAN PELESTARIAN SAPI BALI DI PROVINSI BALI
UPAYA PEMULIAAN DAN PELESTARIAN SAPI BALI DI PROVINSI BALI
Di antara berbagai bangsa sapi yang terdapat di Indonesia, sapi Bali merupakan salahsatu sapi asli setempat yang berpotensial untuk dibudidayakan, sapi ini berasal dari hasildomest...
Analisis Morfometrik-Biofisika antara Sapi Karapan, Sapi Sonok dan Sapi Peternak Madura (Bos primiginius) di Kabupaten Sumenep
Analisis Morfometrik-Biofisika antara Sapi Karapan, Sapi Sonok dan Sapi Peternak Madura (Bos primiginius) di Kabupaten Sumenep
The purpose of this study was to determine the morphometric and biophysical differences between three types of Madura Cattle, namely Karapan Cattle, Sonok Cattle and Breeder Cattle...
Profile of D-dimer in Uncomplicated Pregnancy
Profile of D-dimer in Uncomplicated Pregnancy
Abstract
Objective: To obtain the profile of D-dimer in uncomplicated pregnancy.
Methods: A cross sectional study was done on 90 uncomplicated pregnant women consisted ...

