Javascript must be enabled to continue!
Analisis Livelihood Strategy Masyarakat Suku Baduy pada Masa Pandemi Covid-19
View through CrossRef
Livelihood Strategy merupakan kegiatan atau upaya untuk dapat memenuhi kebutuhanhidup. Tulisan ini dimaksudkan untuk menjelaskan terkait strategi pemenuhan kebutuhanhidup (Livelihood Strategy) masyarakat Kampung Gajeboh. Kampung Gajeboh merupakansalah satu kampung yang berada di Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kab. Lebak,Banten. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan Livelihood Strategy diKampung Gajeboh yang terdiri dari kondisi kehidupan masyarakat Kampung Gajebohselama pandemi Covid-19, penerapan Livelihood Strategy masyarakat Kampung Gajeboh,dan mekanisme Livelihood Strategy masyarakat Kampung Gajeboh. Penelitian ini dilakukanpada tanggal 5-7 November 2021 pada kegiatan Field Trip di Kampung Gajeboh, DesaKanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kab. Lebak, Banten. Dalam penelitian ini, penelitimenggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data menggunakan teknikinteraktif yang terdiri dari wawancara mendalam, observasi berperan, dan dokumentasidengan empat narasumber mengenai penerapan Livelihood Strategy di Kampung Gajeboh,Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kab. Lebak, Banten. Data dianalisis menggunakantiga alur aktivitas dalam analisis data interaktif yaitu data reduction (redaksi data), datadisplay (penyajian data), conclusion drawing/verification. Pandemi Covid-19 memberikandampak negatif terhadap bidang ekonomi masyarakat Kampung Gajeboh Baduy dalamproses mekanisme pasar dan penurunan kunjungan wisatawan. Namun, pada kehidupansehari-hari terutama dalam hal pemenuhan kebutuhan tidak berdampak secara signifikan.Masyarakat Kampung Gajeboh Baduy menerapkan Livelihood Strategy denganmemanfaatkan lima modal yang terdiri dari modal manusia (Human Capital), modal alam(Natural Capital), modal keuangan (Financial Capital), modal sosial (Social Capital), danmodal fisik (Physical Capital). konstruksi dari penerapan lima modal sosial menjadikontributor berlangsungnya mekanisme livelihood Strategy yaitu intensifikasi, ekstensifikasi,diversifikasi, dan rekayasa spasial. Keempat model tersebut menjadi indikator penerapanstrategi “Farm” yang terdiri dari strategi “On-Farm” dari penggabungan intensifikasi danekstensifikasi, serta strategi “Non-Farm” dari penggabungan diversifikasi dan rekayasaspasial.
Universitas Negeri Jakarta
Title: Analisis Livelihood Strategy Masyarakat Suku Baduy pada Masa Pandemi Covid-19
Description:
Livelihood Strategy merupakan kegiatan atau upaya untuk dapat memenuhi kebutuhanhidup.
Tulisan ini dimaksudkan untuk menjelaskan terkait strategi pemenuhan kebutuhanhidup (Livelihood Strategy) masyarakat Kampung Gajeboh.
Kampung Gajeboh merupakansalah satu kampung yang berada di Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kab.
Lebak,Banten.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan Livelihood Strategy diKampung Gajeboh yang terdiri dari kondisi kehidupan masyarakat Kampung Gajebohselama pandemi Covid-19, penerapan Livelihood Strategy masyarakat Kampung Gajeboh,dan mekanisme Livelihood Strategy masyarakat Kampung Gajeboh.
Penelitian ini dilakukanpada tanggal 5-7 November 2021 pada kegiatan Field Trip di Kampung Gajeboh, DesaKanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kab.
Lebak, Banten.
Dalam penelitian ini, penelitimenggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif.
Pengumpulan data menggunakan teknikinteraktif yang terdiri dari wawancara mendalam, observasi berperan, dan dokumentasidengan empat narasumber mengenai penerapan Livelihood Strategy di Kampung Gajeboh,Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kab.
Lebak, Banten.
Data dianalisis menggunakantiga alur aktivitas dalam analisis data interaktif yaitu data reduction (redaksi data), datadisplay (penyajian data), conclusion drawing/verification.
Pandemi Covid-19 memberikandampak negatif terhadap bidang ekonomi masyarakat Kampung Gajeboh Baduy dalamproses mekanisme pasar dan penurunan kunjungan wisatawan.
Namun, pada kehidupansehari-hari terutama dalam hal pemenuhan kebutuhan tidak berdampak secara signifikan.
Masyarakat Kampung Gajeboh Baduy menerapkan Livelihood Strategy denganmemanfaatkan lima modal yang terdiri dari modal manusia (Human Capital), modal alam(Natural Capital), modal keuangan (Financial Capital), modal sosial (Social Capital), danmodal fisik (Physical Capital).
konstruksi dari penerapan lima modal sosial menjadikontributor berlangsungnya mekanisme livelihood Strategy yaitu intensifikasi, ekstensifikasi,diversifikasi, dan rekayasa spasial.
Keempat model tersebut menjadi indikator penerapanstrategi “Farm” yang terdiri dari strategi “On-Farm” dari penggabungan intensifikasi danekstensifikasi, serta strategi “Non-Farm” dari penggabungan diversifikasi dan rekayasaspasial.
Related Results
Harmoni dan Toleransi dalam Keragaman (Studi Kasus Umat Beragama pada Masyarakat Suku Baduy Lebak Banten)
Harmoni dan Toleransi dalam Keragaman (Studi Kasus Umat Beragama pada Masyarakat Suku Baduy Lebak Banten)
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis; (1) Untuk mengetahui tentang keberagaman agama masyarakat suku Baduy, (2) Untuk mengetahui bentuk kerukunan dan tol...
Adaptasi masyarakat suku baduy luar terhadap perkembangan global berbasis kearifan lokal
Adaptasi masyarakat suku baduy luar terhadap perkembangan global berbasis kearifan lokal
Indonesia merupakan negara yang kaya akan keberagaman. Salah satu keanekaragaman yang dimiliki Indonesia yaitu terdapatnya beragam suku. Suku-suku tersebut tersebar dari Sabang hin...
Pengaruh Pandemi COVID-19 Terhadap Nilai Biologi Mahasiswa Semester Satu Fakultas Kedokteran Universitas Hang Tuah
Pengaruh Pandemi COVID-19 Terhadap Nilai Biologi Mahasiswa Semester Satu Fakultas Kedokteran Universitas Hang Tuah
Pandemi COVID-19 juga membawa dampak yang cukup besar pada bidang pendidikan. Kebijakan mengharuskan semua kegiatan yang dilakukan di luar rumah, termasuk kegiatan belajar-mengajar...
Pemanfaatan Digitalisasi Pemasaran bagi UKM Suku Baduy di Provinsi Banten
Pemanfaatan Digitalisasi Pemasaran bagi UKM Suku Baduy di Provinsi Banten
Suku Baduy dikenal karena budayanya yang unik dan sangat mentaati aturan adat yang mengatur berbagai aspek kehidupan sehari-hari mereka. Aktivitas ekonomi suku Baduy terutama bersu...
The development of coffee cultivation in the traditional agroforestry of mixed-garden (dukuh lembur) to provide social-economic benefit for the Outer Baduy Community, South Banten, Indonesia
The development of coffee cultivation in the traditional agroforestry of mixed-garden (dukuh lembur) to provide social-economic benefit for the Outer Baduy Community, South Banten, Indonesia
Abstract. Iskandar BS, Iskandar J, Irawan I, Suroso, Pasratasmita R. 2019. The development of coffee cultivation in the traditional agroforestry of mixed-garden (dukuh lembur) to p...
ANALISIS KEMAMPUAN MAHASISWA PG PAUD UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA DALAM PROSES PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS
ANALISIS KEMAMPUAN MAHASISWA PG PAUD UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA DALAM PROSES PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS
Bahasa merupakan aspek terpenting dalam hidup setiap individu. Bahasa adalah sebuah sistem yang digunakan untuk berkomunikasi antara satu individu dengan individu lainnya. Dengan m...
Keunikan Rumah Masyarakat Baduy
Keunikan Rumah Masyarakat Baduy
Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan, menggambarkan, dan mengetahui tentang keunikan rumah-rumah pada masyarakat Baduy. Metode penelitian menggunakan kualitatif dilakukan seb...

