Javascript must be enabled to continue!
Efisiensi Biaya Pakan Melalui Pemanfaatan Rayap Pohon (Coptotermes sp.) dalam Pembesaran Ikan Mas Komet(Carassius auratus auratus)
View through CrossRef
Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui pertumbuhan relatif ikan mas komet dengan persentasi pakan rayap dan pelet, rasio konversi pakan dan efisiensi pakan dari masing-masing perlakuan, dan menganalisis biaya pakan yang dikonsumsi. Perlakuan pada penelitian ini menggunakan pakan rayap dan pelet dengan persentase yang berbeda. Perlakuan A = rayap 20% ; pelet 80%, B = rayap 40% ; pelet 60% dan C = rayap 60% ; pelet 40%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase pakan rayap dan pelet memberikan pertumbuhan relatif yang lebih baik pada perlakuan A 0,42 gram, B 0,10 gram dan C 0,26 gram. Nilai FCR yang terbaik diperoleh oleh perlakuan A 2,04 diikuti oleh C 3,3 dan B 7,9. Begitu pula dengan nilai Efisiensi pakan nilai terbaik diperoleh oleh perlakuan A 51,6%, diikuti oleh C 29,58% dan B 11,02%. Nilai biaya pakan yang terendah didapat oleh perlakuan A Rp. 4.112,-, diikuti oleh C Rp. 4.496,- dan B Rp. 5.008,-. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan rayap pohon sebesar 20% dapat menjadi pakan komplementer dalam pembesaran ikan komet.
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Papua
Title: Efisiensi Biaya Pakan Melalui Pemanfaatan Rayap Pohon (Coptotermes sp.) dalam Pembesaran Ikan Mas Komet(Carassius auratus auratus)
Description:
Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui pertumbuhan relatif ikan mas komet dengan persentasi pakan rayap dan pelet, rasio konversi pakan dan efisiensi pakan dari masing-masing perlakuan, dan menganalisis biaya pakan yang dikonsumsi.
Perlakuan pada penelitian ini menggunakan pakan rayap dan pelet dengan persentase yang berbeda.
Perlakuan A = rayap 20% ; pelet 80%, B = rayap 40% ; pelet 60% dan C = rayap 60% ; pelet 40%.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase pakan rayap dan pelet memberikan pertumbuhan relatif yang lebih baik pada perlakuan A 0,42 gram, B 0,10 gram dan C 0,26 gram.
Nilai FCR yang terbaik diperoleh oleh perlakuan A 2,04 diikuti oleh C 3,3 dan B 7,9.
Begitu pula dengan nilai Efisiensi pakan nilai terbaik diperoleh oleh perlakuan A 51,6%, diikuti oleh C 29,58% dan B 11,02%.
Nilai biaya pakan yang terendah didapat oleh perlakuan A Rp.
4.
112,-, diikuti oleh C Rp.
4.
496,- dan B Rp.
5.
008,-.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan rayap pohon sebesar 20% dapat menjadi pakan komplementer dalam pembesaran ikan komet.
Related Results
Pengawasan dan Pemberian Pakan pada Kolam Ikan di Pondok Pesantren Lintang Songo Menggunakan Telegram
Pengawasan dan Pemberian Pakan pada Kolam Ikan di Pondok Pesantren Lintang Songo Menggunakan Telegram
Budidaya ikan menjadi salah satu usaha mandiri yang dilakukan oleh masyarakat, salah satunya adalah Pondok Pesantren Lintang Songo. Pentingnya memperhatikan cara merawat dan memeli...
PROBIOTIK UBI JALAR (POBIJAR) SEBAGAI PAKAN ORGANIK ALTERNATIF IKAN LELE
PROBIOTIK UBI JALAR (POBIJAR) SEBAGAI PAKAN ORGANIK ALTERNATIF IKAN LELE
Pakan di dalam budidaya lele menjadi faktor utama yang mempengaruhi hasil dan produksi petani lele. Dominasi pelet sebagai pakan satu-satunya pakan yang diberikan petani lele menja...
Pengolahan Ikan di Kabupaten Bantaeng
Pengolahan Ikan di Kabupaten Bantaeng
UKM Melati dan UKM Sipatujui adalah dua mitra yang bergerak dalam bidang pengolahan ikan di Kabupaten Bantaeng. Kedua mitra selama ini hanya mengembangkan kerupuk amplang dan bakso...
Kinerja benih ikan gurami (Osphronemus gouramy) yang diberi pakan maggot dan cacing sutera
Kinerja benih ikan gurami (Osphronemus gouramy) yang diberi pakan maggot dan cacing sutera
Permasalahan yang sering dihadapi dalam pembenihan ikan gurami adalah pertumbuhan ikan lambat dan penyediaan pakan ikan. Hal ini menjadi kendala dalam peningkatan produksi benih ik...
KERAGAAN PEMIJAHAN BUATAN ANTARA IKAN PATIN SIAM (Pangasianodon hypophthalmus) BETINA DAN IKAN PATIN JAMBAL (Pangasius djambal) JANTAN DAN IKAN PATIN NASUTUS (Pangasius nasutus) JANTAN
KERAGAAN PEMIJAHAN BUATAN ANTARA IKAN PATIN SIAM (Pangasianodon hypophthalmus) BETINA DAN IKAN PATIN JAMBAL (Pangasius djambal) JANTAN DAN IKAN PATIN NASUTUS (Pangasius nasutus) JANTAN
Upaya pengembangan budidaya ikan patin jambal (Pangasius djambal) dan ikan patin nasutus (P. nasutus) sebagai komoditas ekspor ikan patin daging putih sulit direalisasikan, karena ...
Margin Pemasaran Ikan di Kecamatan Insana Utara Kabupaten Timor Tengah Utara
Margin Pemasaran Ikan di Kecamatan Insana Utara Kabupaten Timor Tengah Utara
Penelitian bertujuan untuk mengetahui 1) fungsi-fungsi pemasaran yang dilakukan nelayan dan pedagang perantara; 2) saluran pemasaran ikan; dan 3) margin pemasaran ikan. Metode anal...
MENGHITUNG HPP BIBIT LELE DAN PEMBUATAN LAPORAN KEUANGAN PADA USAHA PEMBIBITAN LELE DI KAMPUNG LELE DESA HANGTUAH KECAMATAN PERHENTIAN RAJA KABUPATER KAMPAR
MENGHITUNG HPP BIBIT LELE DAN PEMBUATAN LAPORAN KEUANGAN PADA USAHA PEMBIBITAN LELE DI KAMPUNG LELE DESA HANGTUAH KECAMATAN PERHENTIAN RAJA KABUPATER KAMPAR
ABSTRAK
Ikan lele merupakan bagian dari salah satu komoditas air tawar yang sangat mudah dalam melakukan pengembangannya, ikan lele juga memiliki keistimewaan salah satu nya...
PENGARUH RASIO TEPUNG TAPIOKA TERHADAP KUALITAS PAKAN IKAN LELE
PENGARUH RASIO TEPUNG TAPIOKA TERHADAP KUALITAS PAKAN IKAN LELE
Pakan ikan memiliki peran penting dalam proses pertumbuhan ikan. Pertumbuhan ikan dapat maksimal apabila jumlah pakan, kualitas pakan dan kandungan nutrisi dalam pakan ikan terpenu...

