Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Analisis Dampak Sebelum dan Sesudah Penerapan PSAK 72 terhadap Kinerja Keuangan

View through CrossRef
Abstract. The drop in income at one of the property issuers, namely, PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) or Triniti Land, which is one of the companies listed on the Indonesia Stock Exchange, implemented PSAK 72, where the company posted first quarter 2020 revenue of IDR 11.6 billion or fell by 84.59% compared to the same period last year of IDR 75.3 billion. Meanwhile, if PSAK were not implemented, the pre-sales income obtained in the first quarter of this year would be IDR 93.3 billion. This has a big impact on each company, especially on the impact before and after the implementation of PSAK 72, where companies that have implemented this new regulation must look for strategies so that there is no significant impact on the company. So this research aims to analyze the impact before and after the implementation of PSAK 72 on financial performance. In collecting data, researchers used a purposive sampling method to obtain data in accordance with predetermined criteria. The sample used in this research was 27 property and real estate companies with an observation period of 2017–2022, resulting in 162 observation data points. The research method used is a descriptive verification method with a quantitative approach. Hypothesis testing is carried out using a different test, namely the paired sample t-test. The research results show that there is no significant impact before and after the implementation of PSAK 72 on financial performance by measuring the current ratio and debt-to-equity ratio, whereas if measured using the net profit margin, there is a significant impact before and after the implementation of PSAK 72 on the financial performance of property companies and real estate. Abstrak. Anjloknya pendapatan pada salah satu emiten property yaitu, PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) atau Triniti Land yang merupakan salah satu perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia,yang menerapkan PSAK 72 dimana perusahaan membukukan pendapatan kuartal pertama 2020 sebesar Rp 11,6 miliar atau anjlok hingga 84,59% dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp 75,3 miliar. Sementara apabila PSAK tidak diterapkan, pendapatan pra-penjualan yang didapat di kuartal pertama tahun ini sebesar Rp 93,3 milliar. Hal ini sangat berdampak kepada masing-masing perusahaan terutama pada dampak sebelum dan sesudah penerapan PSAK 72, dimana perusahaan yang sudah menerapkan peraturan baru ini harus mencari strategi agar tidak terjadi dampak yang signifikan pada Perusahaan. Maka penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis dampak sebelum dan sesudah penerapan PSAK 72 terhadap kinerja keuangan. Dalam melakukan pengambilan data, peneliti menggunakan metode purposive sampling sehingga mendapatkan data sesuai dengan kriteria yang sudah ditentukan. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 27 perusahaan properti dan real estate dengan masa pengamatan dari tahun 2017-2022 sehingga didapatkan 162 data pengamatan. Metode penelitian yang dipakai ada metode deskriptif verifikatif dengan pendekatan kuantitatif. Pengujian hipotesis dilakukan dengan memakai uji beda yaitu uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat dampak yang signifikan sebelum dan sesudah penerapan PSAK 72 terhadap kinerja keuangan dengan pengkuran current ratio dan debt to equity ratio, sedangkan jika diukur menggunakan net profit margin terdapat dampak yang signifikan sebelum dan setelah penerapan PSAK 72 terhadap kinerja keuangan perushaan properti dan real estate.
Title: Analisis Dampak Sebelum dan Sesudah Penerapan PSAK 72 terhadap Kinerja Keuangan
Description:
Abstract.
The drop in income at one of the property issuers, namely, PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) or Triniti Land, which is one of the companies listed on the Indonesia Stock Exchange, implemented PSAK 72, where the company posted first quarter 2020 revenue of IDR 11.
6 billion or fell by 84.
59% compared to the same period last year of IDR 75.
3 billion.
Meanwhile, if PSAK were not implemented, the pre-sales income obtained in the first quarter of this year would be IDR 93.
3 billion.
This has a big impact on each company, especially on the impact before and after the implementation of PSAK 72, where companies that have implemented this new regulation must look for strategies so that there is no significant impact on the company.
So this research aims to analyze the impact before and after the implementation of PSAK 72 on financial performance.
In collecting data, researchers used a purposive sampling method to obtain data in accordance with predetermined criteria.
The sample used in this research was 27 property and real estate companies with an observation period of 2017–2022, resulting in 162 observation data points.
The research method used is a descriptive verification method with a quantitative approach.
Hypothesis testing is carried out using a different test, namely the paired sample t-test.
The research results show that there is no significant impact before and after the implementation of PSAK 72 on financial performance by measuring the current ratio and debt-to-equity ratio, whereas if measured using the net profit margin, there is a significant impact before and after the implementation of PSAK 72 on the financial performance of property companies and real estate.
Abstrak.
Anjloknya pendapatan pada salah satu emiten property yaitu, PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) atau Triniti Land yang merupakan salah satu perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia,yang menerapkan PSAK 72 dimana perusahaan membukukan pendapatan kuartal pertama 2020 sebesar Rp 11,6 miliar atau anjlok hingga 84,59% dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp 75,3 miliar.
Sementara apabila PSAK tidak diterapkan, pendapatan pra-penjualan yang didapat di kuartal pertama tahun ini sebesar Rp 93,3 milliar.
 Hal ini sangat berdampak kepada masing-masing perusahaan terutama pada dampak sebelum dan sesudah penerapan PSAK 72, dimana perusahaan yang sudah menerapkan peraturan baru ini harus mencari strategi agar tidak terjadi dampak yang signifikan pada Perusahaan.
Maka penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis dampak sebelum dan sesudah penerapan PSAK 72 terhadap kinerja keuangan.
Dalam melakukan pengambilan data, peneliti menggunakan metode purposive sampling sehingga mendapatkan data sesuai dengan kriteria yang sudah ditentukan.
Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 27 perusahaan properti dan real estate dengan masa pengamatan dari tahun 2017-2022 sehingga didapatkan 162 data pengamatan.
Metode penelitian yang dipakai ada metode deskriptif verifikatif dengan pendekatan kuantitatif.
Pengujian hipotesis dilakukan dengan memakai uji beda yaitu uji paired sample t-test.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat dampak yang signifikan sebelum dan sesudah penerapan PSAK 72 terhadap kinerja keuangan dengan pengkuran current ratio dan debt to equity ratio, sedangkan jika diukur menggunakan net profit margin terdapat dampak yang signifikan sebelum dan setelah penerapan PSAK 72 terhadap kinerja keuangan perushaan properti dan real estate.

Related Results

Analisa PSAK 112 Tentang Pengakuan, Pengukuran, Penyajian, Serta Pengungkapan Aset Wakaf
Analisa PSAK 112 Tentang Pengakuan, Pengukuran, Penyajian, Serta Pengungkapan Aset Wakaf
The theory used in this research is PSAK 112. The problem in this research is that waqf asset management arrangements should be in accordance with PSAK 112 as effectively carried o...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN SEBELUM DAN SESUDAH PENAWARAN SAHAM PERDANA DI BURSA EFEK INDONESIA
KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN SEBELUM DAN SESUDAH PENAWARAN SAHAM PERDANA DI BURSA EFEK INDONESIA
The purpose of this research is to analyze differences in the company's financial performance before and after the initial public offering (IPO) on the Indonesian stock exchange us...
Analisis Penerapan Psak 73 Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan Subsektor Maskapai Penerbangan
Analisis Penerapan Psak 73 Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan Subsektor Maskapai Penerbangan
This study aims to analyze the effect of PSAK 73 implementation on the financial performance of airline companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX). This study employs q...
PENERAPAN PSAK 22 KOMBINASI BISNIS TERHADAP LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PENERAPAN PSAK 22 KOMBINASI BISNIS TERHADAP LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 22 tentang Kombinasi Bisnis terhadap laporan keuangan konsolidasian melalui metod...
Analisis Kendala Penyajian Laporan Keuangan Sesuai PSAK No. 112 pada Nazhir Wakaf
Analisis Kendala Penyajian Laporan Keuangan Sesuai PSAK No. 112 pada Nazhir Wakaf
Abstract. The implementation of PSAK 112, which should have been carried out in early 2021, could not be implemented by nazirs until mid-2023. Some of the obstacles related to the ...
Analisis Kinerja Keuangan Sebelum dan Sesudah Pengawasan Otoritas Jasa Keuangan pada Bank Perkreditan Rakyat di Kabupaten Jember
Analisis Kinerja Keuangan Sebelum dan Sesudah Pengawasan Otoritas Jasa Keuangan pada Bank Perkreditan Rakyat di Kabupaten Jember
Kinerja keuangan BPR merupakan suatu analisis yang dilakukan untuk melihat sejauh mana BPR telah melaksanakan dengan menggunakan aturan-aturan pelaksanaan keuangan secara baik. Kin...

Back to Top