Javascript must be enabled to continue!
ANALISIS KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS BERDASARKAN GAYA BELAJAR SISWA
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran mengenai kemampuan penalaran matematis berdasarkan gaya belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus.Objek pada penelitian ini adalah siswa kelas VIII di salah satu Madrasah Tsanawiyah daerah Ciamis Kecamatan Baregbeg sebanyak sembilan orang.Pengumpulan data menggunakan angket, tes tertulis dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan gaya belajar tipe visual yang memiliki kemampuan penalaran tinggi, sedang dan rendah dapat menyelesaikan soal penalaran matematis yang diberikan, dengan hambatan kurangnya ketelitian, terpengaruh oleh rekan. Siswa dengan gaya belajar auditori dan memiliki kemampuan penalaran tinggi, sedang dan rendah dapat menyelesaikan soal penalaran matematis yang diberikan, dengan hambatan siswa lebih tertarik jika menyelesaikan soal dengan cara berdiskusi. Siswa dengan gaya belajar kinestik dan memiliki kemampuan penalaran tinggi, sedang dan rendah dapat menyelesaikan soal penalaran matematis yang diberikan, dengan hambatan siswa merasa bosan jika terus-menerus belajar di kelas, kurang minat terhadap mata pelajaran matematika dan tidak bisa diam sehingga waktu yang diberikan untuk mengerjakan soal banyak terbuang. Kata Kunci :Kemampuan Penalaran, Gaya Belajar
Universitas Galuh Ciamis
Title: ANALISIS KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS BERDASARKAN GAYA BELAJAR SISWA
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran mengenai kemampuan penalaran matematis berdasarkan gaya belajar siswa.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus.
Objek pada penelitian ini adalah siswa kelas VIII di salah satu Madrasah Tsanawiyah daerah Ciamis Kecamatan Baregbeg sebanyak sembilan orang.
Pengumpulan data menggunakan angket, tes tertulis dan wawancara.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan gaya belajar tipe visual yang memiliki kemampuan penalaran tinggi, sedang dan rendah dapat menyelesaikan soal penalaran matematis yang diberikan, dengan hambatan kurangnya ketelitian, terpengaruh oleh rekan.
Siswa dengan gaya belajar auditori dan memiliki kemampuan penalaran tinggi, sedang dan rendah dapat menyelesaikan soal penalaran matematis yang diberikan, dengan hambatan siswa lebih tertarik jika menyelesaikan soal dengan cara berdiskusi.
Siswa dengan gaya belajar kinestik dan memiliki kemampuan penalaran tinggi, sedang dan rendah dapat menyelesaikan soal penalaran matematis yang diberikan, dengan hambatan siswa merasa bosan jika terus-menerus belajar di kelas, kurang minat terhadap mata pelajaran matematika dan tidak bisa diam sehingga waktu yang diberikan untuk mengerjakan soal banyak terbuang.
Kata Kunci :Kemampuan Penalaran, Gaya Belajar.
Related Results
Analisis Kemampuan Pemahaman Matematis Siswa SMP dengan Menggunakan Soal TIMSS Materi Aljabar
Analisis Kemampuan Pemahaman Matematis Siswa SMP dengan Menggunakan Soal TIMSS Materi Aljabar
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kemampuan pemahaman matematis siswa SMP dalam menyelesaikan soal TIMSS materi aljabar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif ...
Pengaruh Kemandirian Belajar Terhadap Kemampuan Penalaran Matematis Siswa SMK Negeri 1 Tuhemberua
Pengaruh Kemandirian Belajar Terhadap Kemampuan Penalaran Matematis Siswa SMK Negeri 1 Tuhemberua
Pengaruh Kemandirian Belajar Terhadap Kemampuan Penalaran Matematis Siswa SMK Negeri 1 Tuhemberua
Latar belakang penelitian didasarkan pada rendahnya kemampuan penalaran matematis...
ANALISIS KEMAMPUAN PENALARAN ANALOGI MATEMATIS DITINJAU DARI GAYA BELAJAR SILVER DAN HANSON
ANALISIS KEMAMPUAN PENALARAN ANALOGI MATEMATIS DITINJAU DARI GAYA BELAJAR SILVER DAN HANSON
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan penalaran analogi matematis siswa ditinjau dari gaya belajar Silver dan Hanson, yaitu mastery learning, self expressive learni...
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN LKPD DIGITAL TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN ASALAH MATEMATIS SISWA PADA MATERI STATISTIKA
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN LKPD DIGITAL TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN ASALAH MATEMATIS SISWA PADA MATERI STATISTIKA
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) digital terhadap kemampuan pemecahan...
Kemampuan Penalaran Matematis Siswa SMP dalam Kegiatan Penugasan Dosen di Sekolah (PDS)
Kemampuan Penalaran Matematis Siswa SMP dalam Kegiatan Penugasan Dosen di Sekolah (PDS)
Kemampuan penalaran matematis merupakan kemampuan yang dibutuhkan dalam memecahkan masalah dan mengembangkan pengetahuan matematis siswa. Melalui program Penugasan Dosen di Sekolah...
Hubungan Kemampuan Representasi Matematis Dengan Kemampuan Penalaran Matematis Siswa SMP Kelas VII
Hubungan Kemampuan Representasi Matematis Dengan Kemampuan Penalaran Matematis Siswa SMP Kelas VII
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kemampuan representasi matematis dan kemampuan penalaran matematis siswa SMP kelas VII pada materi Operasi Aljabar. Jenis ...
Kemampuan Penalaran Matematis Siswa Berdominasi Otak Kiri dalam Menyelesaikan Soal PISA
Kemampuan Penalaran Matematis Siswa Berdominasi Otak Kiri dalam Menyelesaikan Soal PISA
ABSTRAKKeikutsertaan Indonesia dalam studi Program for International Student Assessment (PISA) merupakan salah satu langkah pemerintah dalam mengevaluasi pendidikan yang telah dila...
Kemampuan Matematis pada Materi Program Linear
Kemampuan Matematis pada Materi Program Linear
Abstrak— Pendidikan memiliki peranan penting dalam perkembangan era society 5.0 yaitu memajukan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Untuk menghadapi era society 5.0, sumber daya ma...

