Javascript must be enabled to continue!
KONSTRUKSI NALAR ARAB DALAM BUKU TAKWIN AL-AQL AL-ARABY KARYA MUHAMMAD ABID AL-JABIRI
View through CrossRef
Dalam diskursus epistemologi, terdapat beberapa upaya para sarjana untuk memperlihatkan sistem epistemik nalar masyarakat Arab. Hal tersebut disebabkan adanya permasalahan-permasalahan tertentu yang menjadikan sistem penalaran tersebut mempengaruhi ketertinggalan masyarakat Arab-Islam terutama dalam hal peradaban. Tulisan ini bertujuan mengangkat usaha yang dilakukan Abid al-Jabiri dalam melakukan eksplorasi terhadap konstruksi sistem penalaran Arab dan menunjukkan beberapa sebab yang membentuk konstruksi sistem epistemik tersebut. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan dengan metode deskriptif-analitis. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Abid al-Jabiri menjustifikasi era jahili sebagai batu pertama pertama peletak struktur dasar bagi sistem epistemik nalar Arab. Kemudian al-Jabiri mencoba untuk menjabarkan kompleksitas ashr al-tadwin sebagai era dimana terjadi kristalisasi nalar Arab. Dalam kasus ini, al-Jabiri menunjukkan aspek-aspek tersembunyi yang pada dasarnya turut mempengaruhi segala proses epistemik yang terjadi pada era kodifikasi. Beberapa hal tersebut antara lain ialah, pertama, dorongan-dorongan ideologis, yang mana dalam hal ini al-Jabiri memperlihatkan perebutan dominasi dalam menjustifikasi suatu otoritas epistemik antara kelompok Sunni dan Syi’ah. Kedua, terdapat perkembangan ilmu-ilmu teologi dan ilmu-ilmu awa’il yang telah ada sejak awal abad ke 2 H yang diprakarsai dengan lahirnya karya Washil Ibn Atha’ dalam bidang ilmu kalam, dan Khalid Ibn Yazid dalam bidang ilmu awa’il. Ketiga, terdapat faktor arabisasi birokrasi yang diawali dengan kabijakan Abd Malik Ibn Marwan yang merubah penggunaan bahasa administrasi dari bahasa asing ke bahasa Arab. Keempat, terdapat pengaruh-pengaruh sekularisasi dalam sistem epistemik nalar Arab dalam banyak bidang yang dilakukan oleh tokoh-tokoh tertentu seperti Abdullah Ibn Muqaffa. Dengan demikian al-Jabiri hendak membongkar sisi-sisi tersembunyi dari terbentuknya konstruksi nalar Arab sebagai dasar epistemik masyarakat Arab untuk melakukan justifikasi terhadap sesuatu terutama atas ilmu pengetahuan.
PT. Jurnal Center Indonesia Publisher
Title: KONSTRUKSI NALAR ARAB DALAM BUKU TAKWIN AL-AQL AL-ARABY KARYA MUHAMMAD ABID AL-JABIRI
Description:
Dalam diskursus epistemologi, terdapat beberapa upaya para sarjana untuk memperlihatkan sistem epistemik nalar masyarakat Arab.
Hal tersebut disebabkan adanya permasalahan-permasalahan tertentu yang menjadikan sistem penalaran tersebut mempengaruhi ketertinggalan masyarakat Arab-Islam terutama dalam hal peradaban.
Tulisan ini bertujuan mengangkat usaha yang dilakukan Abid al-Jabiri dalam melakukan eksplorasi terhadap konstruksi sistem penalaran Arab dan menunjukkan beberapa sebab yang membentuk konstruksi sistem epistemik tersebut.
Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan dengan metode deskriptif-analitis.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Abid al-Jabiri menjustifikasi era jahili sebagai batu pertama pertama peletak struktur dasar bagi sistem epistemik nalar Arab.
Kemudian al-Jabiri mencoba untuk menjabarkan kompleksitas ashr al-tadwin sebagai era dimana terjadi kristalisasi nalar Arab.
Dalam kasus ini, al-Jabiri menunjukkan aspek-aspek tersembunyi yang pada dasarnya turut mempengaruhi segala proses epistemik yang terjadi pada era kodifikasi.
Beberapa hal tersebut antara lain ialah, pertama, dorongan-dorongan ideologis, yang mana dalam hal ini al-Jabiri memperlihatkan perebutan dominasi dalam menjustifikasi suatu otoritas epistemik antara kelompok Sunni dan Syi’ah.
Kedua, terdapat perkembangan ilmu-ilmu teologi dan ilmu-ilmu awa’il yang telah ada sejak awal abad ke 2 H yang diprakarsai dengan lahirnya karya Washil Ibn Atha’ dalam bidang ilmu kalam, dan Khalid Ibn Yazid dalam bidang ilmu awa’il.
Ketiga, terdapat faktor arabisasi birokrasi yang diawali dengan kabijakan Abd Malik Ibn Marwan yang merubah penggunaan bahasa administrasi dari bahasa asing ke bahasa Arab.
Keempat, terdapat pengaruh-pengaruh sekularisasi dalam sistem epistemik nalar Arab dalam banyak bidang yang dilakukan oleh tokoh-tokoh tertentu seperti Abdullah Ibn Muqaffa.
Dengan demikian al-Jabiri hendak membongkar sisi-sisi tersembunyi dari terbentuknya konstruksi nalar Arab sebagai dasar epistemik masyarakat Arab untuk melakukan justifikasi terhadap sesuatu terutama atas ilmu pengetahuan.
Related Results
Arab political reasoning: Muhammad Abid al-Jabiri’s contribution for understanding crisis of politics in the Arab world
Arab political reasoning: Muhammad Abid al-Jabiri’s contribution for understanding crisis of politics in the Arab world
xt-stroke-width: 0px; "> This paper deals with the thoughts of MuhammadAbid al-Jabiri (d. 2010), a prominent philosopher from Morocco, on the crisis of politics in the Arab worl...
Pemikiran Mohammad Abid al Jabiri tentang Dekonstruksi Pemikiran Islam
Pemikiran Mohammad Abid al Jabiri tentang Dekonstruksi Pemikiran Islam
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemikiran Mohammad Abid al-Jabiri tentang dekonstruksi pemikiran dalam konteks kritik terhadap nalar Arab-Islam. Al-Jabiri dikenal sebag...
ANALISIS PEMIKIRAN NALAR BAYANI, BURHANI, DAN IRFANI DALAM PERSPEKTIF FILSAFAT MUHAMMAD ABID AL-JABIRI
ANALISIS PEMIKIRAN NALAR BAYANI, BURHANI, DAN IRFANI DALAM PERSPEKTIF FILSAFAT MUHAMMAD ABID AL-JABIRI
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemikiran epistemologi Muhammad Abid al-Jabiri, khususnya mengenai tiga bentuk nalar yaitu nalar Bayani, Burhani, dan Irfani dalam konte...
Kritik Nalar Al-Jabiri dan Implikasinya Terhadap Perkembangan Ekonomi Syariah Modern: Perspektif Trilogi Epistemologi untuk Kemajuan Islam
Kritik Nalar Al-Jabiri dan Implikasinya Terhadap Perkembangan Ekonomi Syariah Modern: Perspektif Trilogi Epistemologi untuk Kemajuan Islam
Modern Islamic philosopher and commentator Muhammad Abid Al-Jabiri helped advance the study of Quranic interpretation today. His critical thinking of Arabic reason made him famous ...
Islam, State and Modernity: Mohammed Abed al-Jabri and the Future of the Arab World
Islam, State and Modernity: Mohammed Abed al-Jabri and the Future of the Arab World
Mohammed Abed al-Jabri (1935-2010) is one of the most original Arab philosophers, thinkers, and social theorist of recent times. Al-Jabri, who held the post of Professor of Philoso...
KINERJA EPISTEMOLOGI ISLAM KETERJALINAN NALAR BAYANI, BURHANI, IRFANI MUHAMMAD ABID AL JABARI
KINERJA EPISTEMOLOGI ISLAM KETERJALINAN NALAR BAYANI, BURHANI, IRFANI MUHAMMAD ABID AL JABARI
Nalar bayani, irfani, dan burhani merupakan tiga kerangka epistemologis utama dalam tradisi keilmuan Islam yang berperan penting dalam proses pembentukan, pengembangan, dan validas...
Metode Penafsiran Kontemporer Abid Al-Jabiri
Metode Penafsiran Kontemporer Abid Al-Jabiri
Abid Al-Jabiri is a character who was born in the middle of the 20th century in Morocco, a country that develops cultures of modernity. This certainly makes it a historical fact th...
KRITIK EPISTIMOLOGI NALAR ARAB MUHAMMAD ABED AL-JABIRI
KRITIK EPISTIMOLOGI NALAR ARAB MUHAMMAD ABED AL-JABIRI
Muhammad Abed Al-Jabiri adalah tokoh filsafat epistimologi yang concern terhadap kajian kritik epistimologi nalar Arab. Al-Jabiri menganggap epistimologi nalar Arab sebagai sebag...

