Javascript must be enabled to continue!
Hubungan Tingkat Pengetahuan ibu dengan Minat terhadap Penggunaan Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR) Pasca bersalin
View through CrossRef
Menurut World Health Organization Indonesia memiliki jumlah penduduk terpadat ke-4 didunia dengan jumlah populasi sekitar 250 juta penduduk. Badan Perencanaan Pembangunan (2018) menemukan bahwa jumlah penduduk Indonesia 265 juta. Sekitar 55% pengguna AKDR memutuskan untuk beralih ke metode kontrasepsi jangka pendek. Jumlah akseptor AKDR baru di Indonesia sebanyak 145.520 (7,20%) dengan total 2.020.490 akseptor AKDR aktif. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu dengan minat terhadap penggunaaan AKDR Pasca bersalin. Penelitian ini bersifat analitik melalui pendekatan Cross Sectional.Populasi dalam penelitian ini seluruh ibu yang menggunakan AKDR Pasca bersalin di BPM Eka Budiarti Kota Bogor tahun 2021 yang berjumlah 37 orang. Sampel dari penelitian ini adalah sampling jenuh. Dimana sampel yang digunakan oleh penelitian ini seluruh populasi sebanyak 37 orang. 25 orang (67,6%) memiliki pengetahuan yang baik dan 12 orang (32,4%) memiliki pengetahuan yang kurang. 26 orang (70,3%) minat tinggi, sedangkan 11 orang (29,7%) minat rendah. Hasil uji statistik chi-square menunjukkan variabel pengetahuan dengan nilai P value sebesar 0,000 (P< 0,05) sehingga dapat disimpulkan ada hubungan pengetahuan antara tingkat pengetahuan ibu dengan minat terhadap penggunaan AKDR. Diharapkan dapat meningkatan pelayanan pada ibu pasca bersalin, dengan peningkatan keterampilan melalui pendidikan, pelatihan, dan meningkatkan kwalitas pelayanan.
Universitas Bhakti Husada Indonesia
Title: Hubungan Tingkat Pengetahuan ibu dengan Minat terhadap Penggunaan Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR) Pasca bersalin
Description:
Menurut World Health Organization Indonesia memiliki jumlah penduduk terpadat ke-4 didunia dengan jumlah populasi sekitar 250 juta penduduk.
Badan Perencanaan Pembangunan (2018) menemukan bahwa jumlah penduduk Indonesia 265 juta.
Sekitar 55% pengguna AKDR memutuskan untuk beralih ke metode kontrasepsi jangka pendek.
Jumlah akseptor AKDR baru di Indonesia sebanyak 145.
520 (7,20%) dengan total 2.
020.
490 akseptor AKDR aktif.
Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu dengan minat terhadap penggunaaan AKDR Pasca bersalin.
Penelitian ini bersifat analitik melalui pendekatan Cross Sectional.
Populasi dalam penelitian ini seluruh ibu yang menggunakan AKDR Pasca bersalin di BPM Eka Budiarti Kota Bogor tahun 2021 yang berjumlah 37 orang.
Sampel dari penelitian ini adalah sampling jenuh.
Dimana sampel yang digunakan oleh penelitian ini seluruh populasi sebanyak 37 orang.
25 orang (67,6%) memiliki pengetahuan yang baik dan 12 orang (32,4%) memiliki pengetahuan yang kurang.
26 orang (70,3%) minat tinggi, sedangkan 11 orang (29,7%) minat rendah.
Hasil uji statistik chi-square menunjukkan variabel pengetahuan dengan nilai P value sebesar 0,000 (P< 0,05) sehingga dapat disimpulkan ada hubungan pengetahuan antara tingkat pengetahuan ibu dengan minat terhadap penggunaan AKDR.
Diharapkan dapat meningkatan pelayanan pada ibu pasca bersalin, dengan peningkatan keterampilan melalui pendidikan, pelatihan, dan meningkatkan kwalitas pelayanan.
Related Results
HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN DAN PENGETAHUAN DENGAN MINAT PENGGUNAAN KONTRASEPSI IUD DI PUSKESMAS PENDOPO KABUPATEN EMPAT LAWANG
HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN DAN PENGETAHUAN DENGAN MINAT PENGGUNAAN KONTRASEPSI IUD DI PUSKESMAS PENDOPO KABUPATEN EMPAT LAWANG
Pendahuluan: Cakupan pelayanan penggunaan alat kontrasepsi pasca persalinan di Pendopo Kabupaten Empat Lawang masih sangat rendah, Tahun 2023 tercatat hanya 1.250 ibu nifas yang me...
Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Pemkaian AKDR Di Puskesmas Beringin Raya
Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Pemkaian AKDR Di Puskesmas Beringin Raya
Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR) adalah alat kecil terdiri dari bahan plastik polyethylene yang lentur yang dimasukkan ke dalam rongga rahim, yang harus diganti jika sudah digun...
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KURANGNYA MINAT IBU TERHADAP PENGGUNAAN METODE KONTRASEPSI IMPLANT DI WILAYAH PUSKESMAS PONRE KECAMATAN GANTARANG KABUPATEN BULUKUMBA
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KURANGNYA MINAT IBU TERHADAP PENGGUNAAN METODE KONTRASEPSI IMPLANT DI WILAYAH PUSKESMAS PONRE KECAMATAN GANTARANG KABUPATEN BULUKUMBA
Kontrasepsi adalah obat atau alat untuk mencegah terjadinya konsepsi/kehamilan. Implant merupakan salah satu metode kontrasepsi hormonal yang efektif, yang diinsersikan tepat di ba...
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU NIFAS DENGAN KEIKUTSERTAAN PENGGUNAAN ALAT KONTRASEPSI
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU NIFAS DENGAN KEIKUTSERTAAN PENGGUNAAN ALAT KONTRASEPSI
Keikutsertaan ibu nifas menggunakan Alat Kontrasepsi merupakan hal yang penting untuk menjaga jarak kehamilan, data yang dimiliki BKKBN menyebutkan penggunaaan Alat Kontrasepsi pas...
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMILIHAN ALAT KONTRASEPSI DALAM RAHIM (AKDR) BAGI AKSEPTOR KB DI PUSKESMAS JAILOLO
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMILIHAN ALAT KONTRASEPSI DALAM RAHIM (AKDR) BAGI AKSEPTOR KB DI PUSKESMAS JAILOLO
Abstract: One strategy of the implementation of the family planning program stated in the Medium Term Development Plan in 2004-2009 was the increasing use of the long-term contrace...
PENGARUH TINGKAT PENDIDIKAN DENGAN PENGGUNAAN METODE KONTRASEPSI JANGKA PANJANG DI DESA RISEH TEUNGOH KECAMATAN SAWANG KABUPATEN ACEH UTARA
PENGARUH TINGKAT PENDIDIKAN DENGAN PENGGUNAAN METODE KONTRASEPSI JANGKA PANJANG DI DESA RISEH TEUNGOH KECAMATAN SAWANG KABUPATEN ACEH UTARA
Metode kontrasepsi jangka panjang merupakan suatu program Pemerintah untuk menekan laju pertumbuhan penduduk di Indonesia. Rendahnya minat penggunaan metode kontrasepsi jangka panj...
GAMBARAN PENGETAHUAN TENTANG KONTRASEPSI PADA AKSEPTOR
KONTRASEPSI WANITA DI PUSKESMAS WILAYAH KOTA PEKANBARU
INDONESIA
GAMBARAN PENGETAHUAN TENTANG KONTRASEPSI PADA AKSEPTOR
KONTRASEPSI WANITA DI PUSKESMAS WILAYAH KOTA PEKANBARU
INDONESIA
Pengguna Keluarga Berencana (KB) ditahun 2018 tercatat meningkat dibanding tahun 2017, namun Provinsi Riau masih menjadi provinsi kedelapan dengan cakupan pengguna aktif yang renda...
KARAKTERISTIK IBU BERSALIN DENGAN KETUBAN PECAH DINI DI RSUD SOEHADI PRIJONEGORO KABUPATEN SRAGEN
KARAKTERISTIK IBU BERSALIN DENGAN KETUBAN PECAH DINI DI RSUD SOEHADI PRIJONEGORO KABUPATEN SRAGEN
Latar belakang: Ketuban Pecah Dini (KPD) merupakan penyebab terbesar persalinan prematur dengan berbagai akibat. Kejadian Ketuban Pecah Dini (KPD) mendekati 10% dari semua persalin...

