Javascript must be enabled to continue!
Pengembangan Modul Pembelajaran Konsep Esensial Geografi Dalam Pembelajaran IPS di Sekolah Menengah Pertama
View through CrossRef
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui “Apakah Infografis Pengembangan Konsep Esensial Geografi praktis dan efektif untuk Pembelajaran IPS di Sekolah Menengah Pertama”. Metodologi yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian pengembangan atau Research and Development (R&D), dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka, dokumentasi dan wawancara serta penilaian dari guru mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam dan komprehensif tentang Konsep Esensial Geografi dalam silabus mata pelajaran IPS. Penelitian pengembangan yang akan dilakukan yaitu mengembangkan produk infografis konsep esensial geografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa infografis tentang Konsep Esensial Geografi yang berpedoman pada KD 3.1 dan KD 4.1 mata pelajaran IPS kurikulum 2013 untuk kelas VII, VIII, dan IX dengan tema-tema. Pada kelas VII, bertema Dataran Tinggi Dieng dan Aktivitas Masyarakat di Sekitarnya. Pada kelas VIII, bertema Perubahan Spasial dan Interaksi Indonesia dengan Negara-Negara ASEAN. Pada kelas IX, bertema Perubahan Spasial dan Interaksi dengan Negara-Negara ASIA. Dengan demikian, penggunaan infografis dalam pengembangan materi pelajaran IPS tentang Konsep Esensial Geografi bagi guru sangat penting, praktis, dan efektif pada Sekolah Menengah Pertama.
Universitas Negeri Jakarta
Title: Pengembangan Modul Pembelajaran Konsep Esensial Geografi Dalam Pembelajaran IPS di Sekolah Menengah Pertama
Description:
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui “Apakah Infografis Pengembangan Konsep Esensial Geografi praktis dan efektif untuk Pembelajaran IPS di Sekolah Menengah Pertama”.
Metodologi yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian pengembangan atau Research and Development (R&D), dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka, dokumentasi dan wawancara serta penilaian dari guru mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam dan komprehensif tentang Konsep Esensial Geografi dalam silabus mata pelajaran IPS.
Penelitian pengembangan yang akan dilakukan yaitu mengembangkan produk infografis konsep esensial geografi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa infografis tentang Konsep Esensial Geografi yang berpedoman pada KD 3.
1 dan KD 4.
1 mata pelajaran IPS kurikulum 2013 untuk kelas VII, VIII, dan IX dengan tema-tema.
Pada kelas VII, bertema Dataran Tinggi Dieng dan Aktivitas Masyarakat di Sekitarnya.
Pada kelas VIII, bertema Perubahan Spasial dan Interaksi Indonesia dengan Negara-Negara ASEAN.
Pada kelas IX, bertema Perubahan Spasial dan Interaksi dengan Negara-Negara ASIA.
Dengan demikian, penggunaan infografis dalam pengembangan materi pelajaran IPS tentang Konsep Esensial Geografi bagi guru sangat penting, praktis, dan efektif pada Sekolah Menengah Pertama.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
PEMANFAATAN LABORATORIUM IPS SMP
PEMANFAATAN LABORATORIUM IPS SMP
Penelitian ini bertujuan mengetahui pemanfaatan laboratorium IPS di SMP. Pemanfaatan laboratorium dalam penelitian ini ditinjau dari; 1) kondisi laboratorium IPS di SMP, 2) manajem...
PENGEMBANGAN E-MODUL PEMBELAJARAN TEMATIK BERBANTUAN CANVA UNTUK PESERTA DIDIK KELAS IV
PENGEMBANGAN E-MODUL PEMBELAJARAN TEMATIK BERBANTUAN CANVA UNTUK PESERTA DIDIK KELAS IV
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengembangan e-modul pembelajaran tematik berbantuan canva, mengetahui kelayakan e-modul pembelajaran tematik berbantuan canva, ...
UPAYA PEMBAHARUAN PENDIDIKAN IPS DI INDONESIA
UPAYA PEMBAHARUAN PENDIDIKAN IPS DI INDONESIA
Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk memberikan pemahaman lebih lanjut untuk dilakukan upayah pembaharuan pendidikan IPS di Indonesia. Ini didasarkan karena pendidikan IPS di ...
SIFAT-SIFAT MODUL SOFT
SIFAT-SIFAT MODUL SOFT
Suatu himpunan tak kosong disebut modul atas suatu ring dengan elemen satuan jika himpunan tersebut merupakan grup komutatif yang tertutup terhadap perkalian skalar yang memenuhi b...
Pengembangan Modul Ajar Berdiferensiasi Berbasis Sad Kerti Loka Bali pada Mata Pelajaran IPAS untuk Meningkatkan Kompetensi 4C Siswa Kelas V Gugus II Kecamatan Busungbiu Tahun Pelajaran 2024/2025
Pengembangan Modul Ajar Berdiferensiasi Berbasis Sad Kerti Loka Bali pada Mata Pelajaran IPAS untuk Meningkatkan Kompetensi 4C Siswa Kelas V Gugus II Kecamatan Busungbiu Tahun Pelajaran 2024/2025
Kemampuan 4C yang rendah pada siswa kelas lima akibat kurangnya pembelajaran kontekstual memerlukan dukungan pembelajaran dari berbagai aspek, termasuk modul pembelajaran yang digu...
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI, KOMPETENSI DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA GURU SEKOLAH MENENGAH PERTAMA DI MAJENE
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI, KOMPETENSI DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA GURU SEKOLAH MENENGAH PERTAMA DI MAJENE
Penelitian ini bertujuan untuk: Menganalisis dampak budaya organisasi terhadap kinerja guru di Sekolah Menengah Pertama di Majene, Menganalisis pengaruh kompetensi terhadap kinerja...
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS ICARE (Introduction, Connection, Application, Reflection dan Extention) UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS ICARE (Introduction, Connection, Application, Reflection dan Extention) UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA
Penelitian dilakukan sebagai sarana pembuatan modul pembelajaran matematika cetak berbasis ICARE, dengan tujuan meningkatkan kemandirian belajar siswa. Penelitian ini merupakan pen...

