Javascript must be enabled to continue!
HUBUNGAN PENGGUNAAN NON STEROID ANTI-INFLAMMATORY DRUG (NSAIDS) PADA PENGOBATAN DISMENORE DENGAN KEJADIAN DISPEPSIA PADA MAHASISWI FARMASI UNIVERSITAS YPIB MAJALENGKA
View through CrossRef
Dismenorea atau kram menstruasi dipicu oleh kontraksi otot rahim yangsangat kuat. Salah satu alternatif untuk mengurangi rasa nyeri adalah penggunaan. Non Steroidal Anti-Inflammatory Drugs (NSAIDs). NSAIDs dapat mengakibatkan efek samping pada saluran cerna dengan gejala klinis berupa dispepsia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan penggunaan NSAIDs pada pengobatan dismenorea dengan kejadian dispepsia pada mahasiswi farmasi Universitas YPIB Majalengka.
Penelitian ini bersifat analitik observasional dengan menggunakan desain cross sectional (potong silang). Subjek penelitian berjumlah 60 orang yang diambil dengan menggunakan metode simple rondom sampling dengan kriteria inklusi mengalami dismenorea selama menstruasi dan bersedia menjadi subjek penelitian. Instrumen penelitian ini berupa kuisioner yang meliputi penggunaan obat, dosis, waktu penggunaan, dan jangka waktu penggunaan NSAIDs pada pengobatan dismenorea yang dihubungkan dengan kejadian dispepsia. Data hasil kuisioner dianalisis dengan uji statistik chi square.
Hasil uji chi square antara penggunaan jenis obat NSAIDs dengan kejadian dispepsia diperoleh nilai p-value = 8,403 dan nilai α-sig = 0,078. Hasil uji chi square antara dosis NSAIDs dengan kejadian dispepsia diperoleh nilai p-value = 4,96 dan nilai α sig = 0,291. Hasil uji chi square antara waktu penggunaan NSAIDs dengan kejadian dispepsia diperoleh nilai p-value = 6,969 dan nilai α-sig = 0,138. Hasil uji chi square antara jangka waktu penggunaan NSAIDs dengan kejadian dispepsia diperoleh nilai pvalue = 3,365 dan nilai α-sig = 0,499. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa tidak terdapat hubungan antara jenis obat, dosis, waktu penggunaan, jangka waktu penggunaan NSAIDs dengan kejadian dispepsia pada pengobatan dismenorea.
Universitas Yayasan Pendidikan Imam Bonjol Majalengka
Title: HUBUNGAN PENGGUNAAN NON STEROID ANTI-INFLAMMATORY DRUG (NSAIDS) PADA PENGOBATAN DISMENORE DENGAN KEJADIAN DISPEPSIA PADA MAHASISWI FARMASI UNIVERSITAS YPIB MAJALENGKA
Description:
Dismenorea atau kram menstruasi dipicu oleh kontraksi otot rahim yangsangat kuat.
Salah satu alternatif untuk mengurangi rasa nyeri adalah penggunaan.
Non Steroidal Anti-Inflammatory Drugs (NSAIDs).
NSAIDs dapat mengakibatkan efek samping pada saluran cerna dengan gejala klinis berupa dispepsia.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan penggunaan NSAIDs pada pengobatan dismenorea dengan kejadian dispepsia pada mahasiswi farmasi Universitas YPIB Majalengka.
Penelitian ini bersifat analitik observasional dengan menggunakan desain cross sectional (potong silang).
Subjek penelitian berjumlah 60 orang yang diambil dengan menggunakan metode simple rondom sampling dengan kriteria inklusi mengalami dismenorea selama menstruasi dan bersedia menjadi subjek penelitian.
Instrumen penelitian ini berupa kuisioner yang meliputi penggunaan obat, dosis, waktu penggunaan, dan jangka waktu penggunaan NSAIDs pada pengobatan dismenorea yang dihubungkan dengan kejadian dispepsia.
Data hasil kuisioner dianalisis dengan uji statistik chi square.
Hasil uji chi square antara penggunaan jenis obat NSAIDs dengan kejadian dispepsia diperoleh nilai p-value = 8,403 dan nilai α-sig = 0,078.
Hasil uji chi square antara dosis NSAIDs dengan kejadian dispepsia diperoleh nilai p-value = 4,96 dan nilai α sig = 0,291.
Hasil uji chi square antara waktu penggunaan NSAIDs dengan kejadian dispepsia diperoleh nilai p-value = 6,969 dan nilai α-sig = 0,138.
Hasil uji chi square antara jangka waktu penggunaan NSAIDs dengan kejadian dispepsia diperoleh nilai pvalue = 3,365 dan nilai α-sig = 0,499.
Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa tidak terdapat hubungan antara jenis obat, dosis, waktu penggunaan, jangka waktu penggunaan NSAIDs dengan kejadian dispepsia pada pengobatan dismenorea.
.
Related Results
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Dismenore, Pengetahuan dan Tindakan untuk Mengatasi Dismenore pada Mahasiswi Universitas Airlangga
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Dismenore, Pengetahuan dan Tindakan untuk Mengatasi Dismenore pada Mahasiswi Universitas Airlangga
Dismenore merupakan suatu fenomena simptomatik meliputi nyeri abdomen, kram, dan sakit punggung sehingga dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Beberapa faktor yang mempengaruhi d...
JENIS TERAPI KOMPLEMENTER DAN DISMENORE PADA MAHASISWI
JENIS TERAPI KOMPLEMENTER DAN DISMENORE PADA MAHASISWI
Abstract
Dysmenorrhea is still an unresolved public health problem that may negatively impact women's health, social relationships, school or work activities and psyc...
Dispepsia : Klasifikasi, Faktor Risiko, Patofisiologi dan Tatalaksana
Dispepsia : Klasifikasi, Faktor Risiko, Patofisiologi dan Tatalaksana
Dispepsia merupakan kumpulan gejala yang mengarah pada penyakit/gangguan saluran pencernaan atas. Prevalensi uninvestigated dyspepsia dan dispepsia fungsional di Asia adalah 5-30%....
Hubungan antara indeks massa tubuh (imt) dengan kejadian dismenore primer pada mahasiswi semester 7 Fakultas Kedokteran Universitas Hang Tuah Surabaya
Hubungan antara indeks massa tubuh (imt) dengan kejadian dismenore primer pada mahasiswi semester 7 Fakultas Kedokteran Universitas Hang Tuah Surabaya
<p><strong>Latar Belakang: </strong>Dismenore, nyeri saat periode menstruasi, angka kejadiannya sangat tinggi. Terdapat banyak faktor yang dapat menyebabkan disme...
PEMBERIAN AIR KELAPA HIJAU DAPAT MENURUNKAN DISMENORE
PEMBERIAN AIR KELAPA HIJAU DAPAT MENURUNKAN DISMENORE
ABSTRACT Backgrund : Dysmenorrhea is the occurrence of discomfort during menstruation, usually with pain and centering on the lower abdomen. In Indonesia, in 2014 the incidence of...
HUBUNGAN JENIS MAKANAN YANG DIKONSUMSI DENGAN KEJADIAN DISMENORE PADA REMAJA PUTRI
HUBUNGAN JENIS MAKANAN YANG DIKONSUMSI DENGAN KEJADIAN DISMENORE PADA REMAJA PUTRI
Dismenore adalah nyeri perut yang berasal dari kram rahim yang terjadi selama haid. Bentuk dismenore yang banyak di alami oleh remaja adalah kekakuan pada bawah perut. Angka kejadi...
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DISPEPSIA PADA PASIEN RAWAT JALAN POLI PENYAKIT DALAM DI RSUD KOJA (Studi pada Pasien Rawat Jalan Poli Penyakit Dalam di RSUD Koja Tahun 2020)
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DISPEPSIA PADA PASIEN RAWAT JALAN POLI PENYAKIT DALAM DI RSUD KOJA (Studi pada Pasien Rawat Jalan Poli Penyakit Dalam di RSUD Koja Tahun 2020)
Dispepsia merupakan salah satu penyakit yang paling sering terjadi di masyarakat. WHO memprediksi pada tahun 2020, proporsi angka kematian karena penyakit tidak menular akan mening...
Hubungan Tingkat Pengetahuan Remaja Putri Terhadap Sikap Penanganan Dismenore
Hubungan Tingkat Pengetahuan Remaja Putri Terhadap Sikap Penanganan Dismenore
Kesehatan reproduksi remaja putri salah satu bidang kesehatan yang menjadi perhatian di Indonesia. Remaja putri yang mengalami menstruasi sebagian akan menimbulkan nyeri yang diseb...

